• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Mahasiswa Sosiologi Unsyiah Gelar Sosialisasi Perdamaian

An Acehnese Man Rides His Bike Past Free Aceh Movement Rebels

Mahasiswa Sosiologi FISIP Unsyiah melakukan Program Perdamaian Pada Anak Sekolah Dasar di Daerah Bekas Konflik di SDN Bueng Cala, Aceh Besar, Senin (19/08/2013). Program ini dilaksanakan atas hasil kerjasama Universitas Syiah Kuala dengan Direktorat  Jenderal Tinggi (Dikti) Kemendikbud melalui Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M).

Program ini merupakan bentuk dari kepedulian mahasiswa terhadap perdamaian di Aceh khususnya dengan mengubah mindset masyarakat anak sekolah dasar dalam memaknai perdamaian.

“Kita mencoba membangun karakter yang paham dan cinta akan kedamaian pada diri setiap anak sejak usia belia dan melahirkan  generasi yang dapat mengkampanyekan pesan-pesan perdamaian pada anak-anak seusianya melalui program ini” ” Ujar Putra Rizki Youlan Radhianto, Ketua Pelaksana kepada @iloveaceh.

Seperti pantauan terlihat acara yang disambut antusias oleh ratusan siswa-siswi SDN Bueng Cala dimulai dengan pemberian materi seputar perbedaan dan perdamaian. Lalu dilanjutkan oleh Peace Edugames, menceritakan kembali sejarah panjang konflik Aceh dan pengenalan tokoh-tokoh perdamaian Aceh serta pemilihan Tunas Muda Perdamaian 2013.

“Dengan Adanya Pemilihan Tunas Muda Perdamaian diharapkan mereka akan menjadi role model bagi generasi Aceh selanjutnya” tambahnya.

Ryan dan Syiba Tunas Muda Perdamaian 2013

Setelah penilaian secara mendalam akhirnya dewan juri yang terdiri dari Meina Tursia, Dara Hilda Maisyita dan Putra Riski Youlan R menetapkan Ryan dan Syiba sebagai Tunas Muda Perdamaian 2013.

“Keduanya setelah dilakukan penilaian mampu menyerap dan menyampaikan materi-materi yang diberikan oleh Tim PKM. Kita juga melihat perilaku mereka selama menjadi nominator” Ujar Meina Tursia yang juga Ketua Dewan Juri.

Nantinya Tunas Muda Perdamaian ini akan dibawa ke sekolah-sekolah lainnya untuk dijadikan sebagai model perdamaian sehingga setiap siswa-siswi lainnya mempunyai kesempatan untuk mengeyam ilmu perdamaian dan negoisasi agar tercipta generasi Aceh tanpa konflik.

Kemudian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan juga cap tangan sebagai bentuk garansi perdamaian di Aceh oleh seluruh peserta dan juga guru-guru SDN Bueng Cala.(rma)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie