• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Tarian Aceh Dibalik Ekskul SMA Islam Al-Azhar 4 Bekasi

DSC_0185 - Copy

SMA Islam Al-Azhar 4 Bekasi saat Penutupan Pekan Kebudayaan Aceh ke-6 (29/09/2013).

Masih ingatkah anda pada kelompok tari SMA Islam Al-Azhar 4 Bekasi yang tampil di penutupan PKA VI? Nah, ayo kita kenal mereka lebih jauh, dan apa saja yang sudah mereka raih sejauh ini? Kita awali darimana ya? Haha…

SMA Islam Al-Azhar 4 Bekasi ini merupakan langganan juara lomba tari Aceh se-Jabodetabek, terutama 3 kali juara pertama memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Aceh yang digelar di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah. Tahun 2009, 2010 dan 2012 merupakan tahun yang luar biasa bagi mereka yang menjadi sekolah terbaik di ajang kompetisi tarian Aceh tersebut. Bukan cuma itu saja, setiap kompetisi tari Aceh yang diadakan di Jakarta dan sekitarnya, mereka hampir selalu menjadi juara, sehingga piala-piala pun menghiasi ruang sekretariat mereka. Dengan prestasi yang cukup luar biasa, jadi tidak heran dong jika mereka menjadi salah satu talent yang tampil di penutupan PKA VI.

Tidak hanya tampil di ajang kompetisi/perlombaan, mereka juga sering mendapatkan tawaran manggung di acara-acara resmi perusahaan, pernikahan, ulang tahun dan berbagai event umum yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

Saman Al-Azhar 4 atau biasa dikenal “Salzha” pada dasarnya bukan merupakan sanggar seperti yang kebanyakan kita lihat di Aceh, mereka merupakan sekumpulan gadis-gadis cantik yang gemar akan tarian Aceh dan tergabung dalam tim ekstra kurikuler (ekskul) saman. Selama 9 tahun berjalan, ekskul saman ini tiap tahunnya hanya menerima 18 anggota baru untuk meneruskan jejak-jejak manis yang telah diukir oleh para senior mereka sebelumnya.

Pada dasarnya penari yang tergabung dalam Salzha bukan hanya anak Jakarta, tapi berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia tergabung didalamnya, termasuk beberapa anak-anak berdarah Aceh, Padang, Jawa, Bali, Sunda dan lainnya. Dengan niat untuk memperkenalkan budaya Aceh dan Indonesia mereka mengaku gembira bisa tergabung dalam Salzha dan bisa mengharumkan nama sekolah.

Pada akhirnya, para gadis cantik yang tergabung dalam Salzha berharap agar mereka bisa terus memperkenalkan budaya Indonesia pada khalayak ramai dan bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda lainnya agar terus berprestasi untuk memperkenalkan Indonesia pada dunia.

Mereka saja mau memperkenalkan budaya Aceh, anda sendiri sebagai orang Aceh??? 😀

 Penulis : Rahmat Nazillah (@rahmatnaziel)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie