• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Tundukkan Korea Selatan, Timnas U-19 Melaju ke Putaran Final Piala Asia

Zulfiandi dkk saat laga melawan Korea Selatan / Foto vivanews.comGaruda Jaya Indonesia akhirnya memastikan diri lolos ke putaran final AFC Cup U-19 tahun 2014 setelah berhasil menundukkan lawan sang juara bertahan Korea Selatan dengan skor ketat 3-2 dalam laga pamungkas babak kualifikasi Grup G di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (12/10/2013) malam.

Salah satu sosok pemain Timnas Indonesia U19, yakni kerjasama Evan Dimas dan kawan-kawan di lapangan menjadikan pahlawan lewat gol hat-trick yang bermain apik dengan dibantu duet Maldini Pali, sang sayap lincah dari tim Garuda Muda.

Hasil pertandingan yang berlangsung alot dan juga sempat ditunda karena hujan deras ini, membuat Indonesia memuncaki klasemen Grup G dengan 9 poin. Hasil ini memastikan Garuda Jaya melaju ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung tahun depan di Myanmar.

Sementara itu, Korea Selatan sebagai sang juara bertahan dan juga peraih 12 gelar event ini, hanya bisa berharap menjadi runner-up terbaik untuk menjadi pendamping tim Merah-Putih, karena hanya mengumpulkan enam poin.

Banyak sekali peluang yang tercipta selama pertandingan ‘panas’ malam tadi, sejumlah pemain dari kedua kubu juga saling menyerang dan mempertahankan. Tidak ketinggalan seperti peluang terbaik pada menit ke-25 lewat Zulfiandi (pemain PSSB Bireuen). Di kotak penalti Korea, dia berhasil mencuri bola dari kaki bek lawan yang tak sempurna mengontrol bola karena memang kondisi lapangan sangat buruk akibat genangan air.

Sayang, umpannya ke mulut gawang tak berbuah gol karena tak ada teman di sana. Dua menit berselang, Zulfiandi kembali mengancam gawang Korea lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayang, bola melebar tipis di sisi kanan gawang Lee Taehui.

Hendra Sandi Gunawan (Persiraja Banda Aceh) pun akhirnya masuk menggantikan Zulfiandi dimenit-menit terakhir melawan Korea. Hingga peluit terakhir Indonesia akhirnya tetap mempertahankan skor 3-2 sampai peluit panjang ditiupkan oleh wasit asal Malaysia.

Selamat untuk Indonesia, semoga jalan perubahan ada ditangan-tangan pemuda dan bersyukurlah atas segala kemenangan dan juga apa yang akan terjadi kedepan. Bravo Garuda Jaya! (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie