• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Yuk, Dukung Film Sineas Muda Aceh “Hikayat dari Ujung Pesisir”

Film dokumenter karya sineas muda Aceh, Cut Ervida Diana dan Darang Melati Z dengan berjudul “Hikayat dari Ujung Pesisir” yang mengangkat tentang pengeboman ikan yang sudah menjadi tradisi turun temurun di kawasan Kabupaten Aceh Besar, akan di tayangkan pertama kali di Metro TV, Senin (28/102013) mendatang pukul 21:30 WIB.

Karya dari dua sutradara asal kampus Unsyiah ini sudah pernah ditayangkan di jaringan bioskop Cinema 21 beberapa waktu lalu.

Dengan mengambil lokasi syuting di Pulo Bunta dan Ujong Pancu, Aceh Besar, film yang berdurasi 20 menit tersebut bercerita tentang kehidupan sebagian nelayan yang menggantungkan hidupnya dari kegiatan melaut. Akibat dari pengeboman ikan, berbagai masalah pun timbul, mulai dari kerusakan ekosistem laut, berkurangnya hasil laut dan munculnya korban akibat dari penggunaan bom saat melakukan penangkapan ikan.

Jangan lupa, bagi Anda yang ingin mendukung khusus warga Aceh bisa memberikan dukungan dengan mengirimkan SMS, ketik EA (spasi) HIKAYAT kirim ke 9189. “Dukungan dari seluruh masyarakat Aceh sangat membantu agar film ini memenangkan nominasi film terfavorit di ajang Eagle Award,” sebut Cut. (ed)

Profil Sineas Muda Aceh

Cut Ervida Diana (kiri), lahir di Sigli 31 Desember 1990, pemilik akun @cutervida merupakan putri pertama dari pasangan Teuku Anwar dan Cut Darmawati. saat ini ia tercatat sebagai mahasiswi FKIP Bahasa Inggris di Universitas Syiah Kuala angkatan 2009 dan juga sebagai mahasiswi jurusan Syariah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh angkatan 2008. Ketertarikannya dalam hal lingkungan hidup membuat dia terlibat aktif mengikuti sejumlah kegiatan dan even pada komunitas lingkungan di Aceh diantaranya KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) 2012, BLP Community (Bridging Leadership Program) 2010, dan ia merupakan koordinator Sahabat WALHI (SAWA) 2012-2013. Selain terlibat dalam komunitas peduli lingkungan ia juga pengajar Bahasa Inggris pada siswa homeschooling dan siswa SMA. Dia senang menemukan hal-hal baru dan berani mengambil tantangan positif. Motivasinya mengikuti Eagle Award adalah mengaktualisasi diri untuk belajar dan berkarya agar memberikan banyak manfaat terhadap seluruh masyarakat luas.

Sementara Darang Melati Z (kanan), lahir di Banda Aceh 29 Februari 1992, pemilik akun @daraaang merupakan anak kedua dari Zainuddin dan Cut Ubit. Ia adalah mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala. Ketertarikannya terhadap isu lingkungan dan hal-hal sosial membuatnya ingin menjadi sineas muda. Dengan motto hidup “aku pasti bisa, kalo aku pikir aku bisa”, ia menjadi orang yang selalu berusaha untuk mencapai apa keinginannya dan tujuannya yang ingin dicapai. Motivasinya mengikuti Eagle AWard adalah ketertarikannya akan film dokumenter, sehingga ia menganggap Eagle adalah ajang dimana bisa menjadi anak muda berprestasi, berkreasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat banyak.

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie