• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Tiara Fatimah, Wakili Aceh di Interfaith Youth Pilgrimage Indonesia 2013

Tiara FatimahTiara Fatimah, sarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh terpilih sebagai salah satu peserta dalam program Interfaith Youth Pilgrimage Indonesia (IYP) 2013 yang akan di selenggaraan di lima kota di Indonesia yaitu Yogyakarta, Surakarta, Karanganyar, Salatiga dan Magelang.

“Ada 25 peserta dari seluruh Indonesia yang lolos seleksi mengikuti program IYP 2013 ini, saya satu-satunya yang mewakili Aceh. kami akan keliling ke lima kota di pulau Jawa tersebut selama 10 hari dari 10-20 November,” ujar Tiara kepada @iloveaceh, Rabu (06/11/2013).

Program IYP ini merupakan salah satu penerima Alumni Engagement Innovation Fund 2013. Kegiatan berupa dialog yang mengikutsertakan pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia. Selama program akan membahas mengenai konflik agama yang saat ini kerapkali terjadi di Indonesia beserta dengan penyelesaiannya. Selain itu, program ini diharapkan bisa menumbuhkan perdamaian dan toleransi antar umat beragama.

Selain diskusi, peserta juga akan mendapatkan pengetahuan tentang kepemimpinan, perdamaian antar agama dan resolusi konflik dari para fasilitator yang berpengalaman.

“Nantinya para peserta juga dapat saling berbagi pengalaman dan berkesempatan untuk mengekspresikan tentang pengalaman mereka selama mengikuti program ini di e-journals, web blog dan social media di IYP Indonesia,” tambah sarjana yang berprofesi sebagai penyiar radio ini.

Melalui kegiatan Interfaith Youth Pilgrimage ini, diharapan bagi para peserta kaum muda yang kemudian akan menjadi agent of peace, penebar benih perdamaian di bumi Indonesia.

“Hidup dengan damai memang keinginan setiap orang akan tetapi kita sering lupa bagaimana cara menciptakan damai dalam perbedaan. Semoga pengalaman dan materi yang saya dapatkan nanti bisa dibagikan manfaatnya untuk mewujudkan perdamaian di Aceh khususnya bagi kaum muda,” tutup Tiara yang aktif di organisasi kepemudaan The Leader. (rma)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie