• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Menanti Nek Maneh Kembali

Nek Maneh / Foto Agus SetyadiHari telah melewati siang, pencarian kami kami masih berlanjut, Sabtu (21/12/2013). Sejumlah informasi terus kami gali dari orang-orang yang mungkin memudahkan untuk mencari sosok Nek Maneh (Ainal Mardhiah (68 tahun), nama aslinya) yang sejak seminggu kami menggalang donasi untuk membantunya yang kini menderita kanker payudara.

Kedatangan kami ke RSUZA Banda Aceh pada Senin (17/12/2013) malam tidak membuahkan hasil saat ingin menyerahkan sedikit donasi #PeduliNekManeh yang telah terkumpulkan selama enam hari. “Ada banyak Ainal Mardhiah dicatatan pasien, tapi tidak ada yang dari Meulaboh,” sebut pihak rumah sakit, saat kami mencari tahu keberadaan Nek Maneh.

Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, bersama teman-teman Komunitas Sidom Blogger pencarian ke masing-masing blok RS terus kami cari, alhasil tidak dapat juga dimana Nek Maneh beristirahat malam itu.

Simpang siurnya informasi dari pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terpaksa membuat kami harus bersabar. Wajar saja, sejak diberitakan oleh media pada hari Minggu (8/12/2013) hingga Selasa (10/12/2013) menyebutkan bahwa Nek Maneh telah mendapat perhatian dari Pemda setempat dan berjanji mengurusi biaya pengobatan dengan bantuan jaminan kesehatan di RSUZA, namun kesulitan untuk mendapatkan nomor kontak ke Nek Maneh juga menjadi hal yang sulit bagi kami berhubung beliau hanya hidup sebatang kara.

Sampai akhirnya kami pun menghubungi Wakil Bupati Aceh Barat, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA untuk mengklarifikasi keberadaan Nek Maneh. Informasi yang kami dapat juga tidak memuaskan, bahwa saat ini Nek Maneh sudah dititipkan pada anak Geuchik untuk membantunya agar ada orang yang mengurusi. “Berarti Nek Maneh sudah tidak ada di RSUZA lagi,” sebut salah satu dari #ILATeam kami.

Berselang sehari informasi keberadaan Nek Maneh mulai ada sedikit titik temu. “Nek Maneh ada di Darussalam, kalau tidak salah berada di belakang kampus FE Unsyiah,” jawaban dari informan #ILATeam.

Akhirnya, kejelasan yang membuat sedikit lega juga kami dapatkan. “Nek Maneh sudah kembali sejenak ke Meulaboh, menunggu panggilan dari RSUZA untuk tindakan perawatan selanjutnya. Nek Maneh direncanakan akan mendaptkan tindakan operasi dari RSUZA, namun masih perlu pertimbangan karena usia Nek Maneh yang sudah tua,” jelas lebih lanjut dari informan kami.

Kami pun menanti Nek Maneh kembali ke RSUZA untuk perawatan agar bisa bertemu dan bertatap muka sembari bisa memberikan semangat untuk beliau agar kuat dan lekas sembuh. Hingga kini donasi #PeduliNekManeh yang terkumpul masih kami jaga sebagai amanah yang harus kami tunaikan kepada beliau, mohon do’anya agar Nek Maneh bisa lekas kembali ke Banda Aceh. (ed/mag)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie