• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Peringati Hari Film Nasional, Tikar Pandan Gelar Pemutaran Film

KTP-Hari Film NasionalDalam rangka memperingati 64 Tahun Hari Film Nasional, Komunitas Tikar Pandan bekerja sama dengan Pic[k]lock Production akan melakukan pemutaran dua film nasional, yakni film Minggu Pagi Di Victoria Park (2010) dan Rayya, Cahaya di Atas Cahaya (2012).

Kegiatan pemutaran film ini akan dilaksanakan pada Ahad, (30/3/2014) yang terdiri dari 2 sesi. Sesi pertama film Minggu Pagi Di Victoria Park pukul 13.45 WIB dan sesi kedua film Rayya, Cahaya di Atas Cahaya) pada pukul 16.00 WIB. Pemutaran bertempat di Episentrum Ulee Kareng, Jl. Tgk. Menara VIII, No. 8, Garot, Aceh Besar (depan Kantor Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh). Biaya donasi karcis Rp10.000 per sesi/judul film.

Untuk registrasi dan informasi dapat menghubungi Putra (0852 6267 3007).

Acara ini dilaksanakan bersama oleh Komunitas Tikar Pandan, Pic[k]lock Production, Aneuk Mulieng Publishing, Episentrum Ulee Kareng, Sekolah Menulis Dokarim, Kedai Buku Dokarim, Metamorfosa Institute, Epicentrum Entertainment, Banda Aceh Membaca, Geuroebee, LPM Perspektif Unsyiah, Aliansi Jurnalis Independen Kota Banda Aceh, Muharram Journalism College, Himpunan Mahasiswa Komunikasi Unsyiah, Gemasastrin Unsyiah, ruangrupa, IloveAceh, Banda Aceh Info, dan Radio Flamboyant.

Film Minggu Pagi di Victoria Park disutradarai oleh Lola Amaria. Film berdurasi 101 menit ini berkisah dari realitas TKW di Hongkong. Cerita bermula ketika seorang ayah menginginkan tokoh utama, Mayang, untuk mencari kakaknya (Sekar) yang telah lama berprofesi sebagai TKW di Hongkong. Di luar pengetahuan banyak orang, Sekar terlilit hutang dan tergiring ke dunia gelap. Akankah Sekar berhasil kembali?

Film Minggu Pagi di Victoria Park ini telah meraih banyak penghargaan misalnya di Festival Film Bandung, Indonesian Movie Awards, Bali International Film Festival, Jakarta International Film Festival, dan Festival Film Indonesia.

Film Rayya disutradarai oleh Viva Westi. Film berdurasi 114 menit ini bercerita tentang seorang diva, Rayya (Titi Sjuman). Keberhasilan Rayya didukung oleh tim suksesnya, yang sedang merencanakan menerbitkan biografi beserta album foto Rayya. Padahal Rayya sedang galau menyangkut hubungan asmaranya yang tidak menentu. Arya (Tio Pakusadewo) dipilih untuk melanjutkan rencana perjalanan untuk pemotretan. Sebetulnya Arya juga sedang dalam kemelut rumah tangga. Selama perjalanan, Rayya banyak mendapat pelajaran hidup. Apa saja pelajaran hidup itu?

Film ini telah diikutsertakan dalam beberapa festival di dalam dan luar negeri. Beberapa penghargaan adalah Best Director of Photography ASEAN International Film Festival and Awards 2013; Nominate Best Director, Best Picture-Drama, Best Actor, Best Actress, Best Screenplay di ajang yang sama. Film ini adalah salah satu film perjalanan yang diproduksi di Indonesia. Dialog dalam film ini juga sarat makna dan puitis karena skenario film ini ditulis oleh sastrawan Emha Ainun Nadjib bersama dengan Viva Westi. (rel)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie