• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

9 Insan Peduli Sejarah dan Budaya Aceh, Sabet Penghargaan #BandaAcehHeritageAwards

BmJ-_ItCAAA01PN.jpg largeDalam rangka memperingati HUT kota Banda Aceh ke-809 tahun 2014, wali kota Banda Aceh dan Kadisbudpar Provinsi Aceh memberikan penghargaan kepada insan-insan tokoh masyarakat dan komunitas yang telah merawat serta ikut turun tangan peduli pada sejarah Aceh, terutama sejarah Banda Aceh yang dulunya disebut Kutaradja.

Malam penganugrahan #BandaAcehHeritageAwards yang diselenggarakan di Amel Convention Hall, Sabtu (27/4/2014) berlangsung meriah.

Ada sembilan kategori yang mendapatkan penghargaan #BandaAcehHeritageAwards ini, diantaranya :

  1. Kategori pelestari sejarah dan budaya Aceh diberikan kepada, Perpusatakaan & Museum Yayasan Pendidikan Prof. Ali Hasjmy
  2. Kategori Arsiparis sejarah Aceh diberikan kepada, Teuku Ali Basyah Tatsya
  3. Kategori penyelamat warisan dan budaya Aceh diberikan kepada, H. Harun Keuchik Leumik
  4. Kategori penulis dan peneliti sejarah Aceh diberikan kepada, Rusdi Sufi
  5. Kategori pelestari manuskrip kuno Aceh diberikan kepada, Tarmizi Abdul Hamid
  6. Kategori pengkaji tulisan kuno diberikan kepada, Taqiyuddin Muhammad
  7. Kategori penggiat muda dan pelestari sejarah Aceh diberikan kepada, Reza Fahlevi (Kadisbudpar Prov Aceh)
  8. Kategori komunitas peduli sejarah Aceh diberikan kepada, MAPESA (Masyarakat Peduli Sejarah)
  9. Kategori pelestari sejarah Gampong Pande diberikan kepada, Adian Yahya SE. Ak

Sementara itu diacara penghargaan kepada insan-insan yang peduli pada sejarah Aceh ini, turut pula diberikan penghargaan special #BandaAcehHeritageAwards kepada Ir. Mawardy, M. Eng, Sc wali kota Banda Aceh yang belum saja habis masa jabatannya telah terlebih dahulu meninggalkan warga serta kota yang telah susah payah ia bangun, untuk berpulang kepangkuan Allah SWT. Disamping itu penghargaan special #BandaAcehHeritageAwards juga dibawa pulang oleh Plh walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE.

Dalam kata-kata sambutannya Plh wali kota Banda Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat ikut melestarikan sejarah serta budaya Aceh yang sarat akan ajaran Islamnya.

“Ketika kita menghargai sejarah, inilah indikator sebuah kemajuan peradaban bangsa,” ucap Illiza Sa’aduddin Djamal dalam sambutan pidatonya di acara #BandaAcehHeritageAwards yang baru pertama sekali digelar ini. (alf)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie