• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Lintas Komunitas Gelar Aksi Sosial #PeduliDaffa

BmPChIkCAAE8RAIBocah sembilan bulan yang badannya terus kian mengecil, terlihat sedang lelap menahan perih dalam pelukan sang ibu. dihidungnya terpasang selang untuk memudahkan ia bernapas serta di kaki bagian kanan juga ikut terpasang selang. Sang ibu tanpa letih terus memeluk bayi semata wayangnya tersebut, tatapannya kosong menghadap kejendela yang sering mondar-mandir dilalui orang ingin membesuk.

Siang tadi, Minggu (26/4/2014) tim @iloveaceh membesuk bocah yang sedang menahan perih dari penyakit yang sedang dideritanya tersebut. Sekilas ia tampak normal seperti bayi-bayi lain pada umumnya namun kondisi fisiknya kian memburuk, itu terlihat dari bentuk perutnya yang semakin membasar dan ukuran badannya yang kian mengecil. Sesekali ia tampak menangis rintih, menandakan ia sedang bergulat melawan rasa sakit yang mendera bagian perutnya.

Dalam pelukan sang ibu bocah itu tampak sesekali menggelinjangkan tubuhnya, merintih kesakitan sambil memecahkan tangisan mungilnya. Sang ibu dengan sigap langsung menenangkan buah hatinya tersebut, memeluk penuh kasih sayang. Tampak dari raut wajahnya memancarkan rasa keletihan, namun ia buang jauh-jauh rasa letih itu kala si buah hati merintih mengisyaratkan kesakitan.

Bocah malang itu adalah Daffa Delfira (9 bulan). Anak semata wayang dari pasangan Hermanjal dan Rita Mailinar asal Meukek, Aceh Selatan. Bocah ini menderita penyakit langka yang dalam bahasa medis di sebut Atresia Bilier dimanana suatu keadaan saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara baik. Daffa diketahui mengidap penyakit tersebut dari sebulan yang lalu.

Bersama kedua orang tua serta beberapa pihak keluarga yang ikut merawat Daffa, menuturkan kepada @iloveaceh bahwasanya mereka amat terkejut saat mengetahui Daffa terserang penyakit terbut.

“Saya amat terkejut saat pertama sekali mendengar keponakan saya ini mengalami penyakit langka. Kasihan, kerena umurnya yang masih kecil sudah menanggung beban demikian berat. Tiap hari tubuhnya kian tampak mengecil dan perutnya terus saja membesar. Saya merasa amat sedih,” ucap Rismayanto paman dari Daffa Delfira, yang saat diwawancarai @iloveaceh tampak berkaca-kaca matanya menahan sedih.

Lanjutnya, saya sangat mengharapkan uluran tangan dari siapapun yang ingin menolong keponakan saya ini. Penyakitnya begitu amat langka sehingga memerlukan dana pengobatan yang cukup besar. Kami dari pihak keluarga kebingungan hendak mencari bantuan kemana.

“Sebagai pekerja lepas seperti ini, terus terang saya katakan kebingungan dengan dana untuk menyebuhkan keponakan saya ini. Terlebih lagi Ayah Daffa juga sama seperti saya yang rezekinya tidak menentu. Kadang ada kadang tidak,” keluh Rismayanto.

Sementara itu Ayah Daffa menuturkan kepada @iloveaceh sangat mengharapkan belas kasih dari siapapun yang ingin membantu kesembuhan buah hatinya itu.

“Sehari-hari saya bekerja dengan penghasilan tidak menentu. Saya sangat berharap ada yang membantu Daffa dari derita penyakitnya ini. Dari keluarga sendiri kami sudah berusaha semampunya. Saya berharap dari pemerintah Aceh, tokoh masyarakat, dan dari siapapun, tolonglah perhatikan Anak kami ini,” turur Hermanjal sambil menyekah air matanya.

Disamping itu tim @iloveaceh bersama lintas komunitas tergerak untuk membantu Daffa. Komitmen ini muncul saat mengetahui pemberitaan tentang Daffa ramai diperbincangkan di sosial media. Untuk itu mulailah lintas komunitas menyatukan langkah meringankan beban daffa lewat tagar Amal #PeduliDaffa. Lintas komunitas ini membuka donasi di rekening BRI cabang Banda Aceh: 0037-01-009963-53-3 a.n ILATeam Menagement. (alf)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie