• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

“Street Campaign” Darah Untuk Aceh di Peringatan #WorldThalassemiaDay

IMG-20140508-01722Hampir seratusan anak-anak muda dengan memakai baju merah berkumpul di Simpang Lima Kota Banda Aceh, Kamis sore (8/5/2014).

Mereka yang hadir dengan semangat jiwa saling membantu antar sesama, mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap suatu penyakit yang amat membayakan keberlangsungan hidup manusia. Penyakit itu adalah thalassemia.

Penyakit yang satu ini, saat sekarang gaungnya terdengar memang belum sepopuler diabetes, kanker, dan sebagainya, namun ancaman dari penyakit ini bisa luar biasa mengancam hidup manusia. Thalassemia adalah penyakit dimana kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih singkat dari sel normal (120 hari).

Aceh sendiri merupakan salah satu propinsi dengan prevelensi thalassemia tertinggi di Indonesia. Berangkat dari fakta tersebut, maka teman-teman dari @DarahUntukAceh bergerak untuk melakukan “street campaign” mensosialisasikan tentang penyakit thalessemia kepada masyarakat.

“Saat ini orang-orang belum tersadar betul atas kehadiran penyakit ini. Kami berharap dengan kampanye aksi sosial ala jalan ini membuat masyarakat tergerak untuk mencari tau, dan Syukur-syukur jika masyarakat juga ikut tergerak mau mendonorkan darahnya. Sebab, pengidap thalassemia ini dalam tempo sebulan sekali membutuhkan darah dari pendonor. Donor darah itu jangan takut, tidak sakit kok. Mari kita semua jadi sahabat thalassemia,” ujar Nurjannah Husien selaku founder @DarahUntukAceh di dalam aksi orasinya.

Dalam rangka memperingati hari #WorldThalassemiaDay 2014, Aksi sosial dalam bentuk street campaign ini mengambil latar di bundaran simpang lima kota Banda Aceh. Tidak hanya melakukan aksi orasi, para peserta pun mengisi kegiatan dengan baca puisi, bernyanyi, serta membagikan selebaran info tentang thalassemia.

Disamping itu juga ada aksi unik badut berkostum tetesan darah yang membagikan boneka tangan berbentuk tetesan darah kepada para pengguna jalan.

Aksi yang berlangsung sore hari itu juga turut serta partisipasi beberapa komunitas. Hadir disana Aceh Blogger Community, Komunitas @iloveaceh, Aceh Bicycle Community, Komunitas Turun Tangan, Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalessemia Indonesia (POPTI), CIMSI, Fakultas Keperawatan Unsyiah, BEM-FISIP Unsyiah, HIMASIO Unsyiah, Agam-Inong Banda Aceh, PPKS, dan FJPI-Aceh.

Rangkaian acara “street campaign” sosialisasi thalassemia ini berakhir dengan pelepasan balon udara berwarna merah. Lalu bersahut-sahutan terdengar yel-yel dari peserta aksi “tak ada kata letih untuk berbuat kebaikan”. (alf)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Recent Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie