• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Jurusan Rupa Sendratasik Unsyiah Gelar Pameran

gdMahasiswa FKIP Sendratasik Unsyiah menggelar pameran seni rupa yang berlangsung di lobby Fakultas Keguruan Unsyiah, Rabu (11/6/2014). Acara

berjalan meriah, pengunjung sangat antusias mengamati hasil karya seni dari mahasiswa Universitas jantong hate rakyat Aceh tersebut.

Acara yang bertemakan pameraan Dimensi Baru Dunia Rupa “Satukan Perbedaan Dalam Karya” ini, menampilkan berbagai macam hasil karya mata kuliah mahasiswa FKIP Sendratasik.

“Yang ditampilin dalam pameran ini adalah karya rupa murni dan terapan. Karya rupa murni itu bisa dijadikan pajangan, contohnya seperti poster. Sedangkan karya seni terapan itu seperti baju yang dilukis, bisa langsung dipakai,” sebut Annisa Phalupi, selaku ketua panitia.

Pemeran yang diselenggarakan oleh FKIP Sendratasik, jurusan Rupa ini menampilkan hasil dari mata kuliah yang sudah ditempuh mahasiswa selama satu semester. Ada berbagai macam karya seni dari mahasiswa seperti lukisan, lampu tidur, patung dari tanah liat, kaligrafi dari cangkang telur, dan prakarya seni lainnya.

Acara yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Juni 2014 ini nantinya juga akan dibuka kesempatan bagi pengunjung yang ingin membeli karya mahasiswa.

“Ada beberapa karya yang dijual untuk pengunjung. Lampu hias, lukisan, patung, baju, akan kita jual bagi siapa saja yang tertarik ingin membeli. Namun juga ada karya-karya yang tidak dijual. Ingin jadi koleksi pribadi,” tutup Annisa.

Karya seni memang mengundang berbagai macam perbedaan bagi setiap orang yang menafsirkannya. Namun bagi mahasiswa FKIP Sendratasik Unsyiah, karya seni merupakan sebuah kekuatan tersendiri. Kekuatan dalam menciptakan harmonisasi dalam berkarya, demi untuk Aceh yang lebih kaya akan budaya. (alf)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie