• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Craving Light, Tempat Santai Bernuansa ‘Vintage’

Craving Light, tempat santai ala 'Vintage' / @cherararaHadir ditengah-tengah kegundahan teman-temannya soal tempat menyantap makanan ringan, yang sekaligus bisa di jadikan tempat nongkrong untuk bersantai, membuat Putri dan teman-temannya tertarik untuk menghadirkan konsep cafe bergaya vintage.

Penampilan retro dan klasik, menghiasi sejumlah ruangan di cafe bilangan Batoh, Banda Aceh ini. Mulanya Putri tidak kepikiran untuk membuat cafe dengan konsep vintage tersebut seperti yang dituturkan kepad @iloveaceh beberapa waktu lalu.

“Awalnya nggak kepikiran. Karena lihat kawan-kawan di sosial media pada ngeluh susahnya mencari tempat makan yang santai, nggak bising, bernuansa klasik, di Banda Aceh. Maka saya dan teman-teman timbul satu ide untuk membuat cafe dengan nuansa yang betul-betul membuat pengunjung betah. Maka lahirlah Craving Light ini,” ujar Putri, perempuan berparas ayu ini yang berani terjun menjadi pengusaha diusia muda.

Berangkat dari kegundahan teman-temannya yang curhat di sosial media itulah, membuat Putri untuk memberanikan diri dengan menghadirkan usaha kulinernya yang diberinama Craving Light.

Craving Light, tempat santai ala 'Vintage' / @cherararaMenurut Putri, Craving Light memang beda dengan konsep cafe-cafe lainnya, disini ia menawarkan konsep kenyamanan dan tentu saja dengan sajian makanan yang menggugah lidah, ditambahkan lagi nuansa yang buat pengunjung betah berlama-lama.

Saat pertama sekali masuk ke cafe ini, Anda akan merasakan nuansa klasik dengan sejumlah pernak-pernik modern. Dinding-dinding cafe yang berbalut warna putih cerah, memberikan kesan nyaman, selain itu akan kita jumpai banyak hiasan seperti foto-foto dan karya seni lainnya terpajang disana. Soal pencahayaan, cafe ini cukup membuat Anda terasa rileks.

“Sengaja aja saya memilih warna cafe-nya putih. Soalnya kan warna putih masuk dengan suasana kepribadian orang-orang yang ingin mencari ketentraman. Pun warna putih itu kan warna netral,” kisah Putri tentang pemilihan warna untuk cafe ini.

Putri melanjutkan, ia dan teman-temanya yang juga pemilik Craving Light ini, memberanikan diri membuat nuansa cafe layaknya rumah sendiri bagi pengunjung. Sebab baginya, inilah salah satu faktor pendukung yang membuat pengunjung nyaman berlama-lama disini, dan pasti mereka tak akan bosan-bosannya untuk kembali lagi kesana.

Anak-anak muda yang sangat menggemari tempat nongkrong yang jauh dari keramaian, suara bising, sangat cocok sekali untuk mengunjungi cafe yang beralamat di jalan Tgk Muhammad Hasan Batoh, sembari meluangkan waktu sejenak untuk duduk santai bersama teman-teman sambil menikmati makanan yang disuguhkan.

Salah satu menu di cafe Craving Light / @cherararaSajian menu makanannya di Craving Light cukup beragam. Dari makanan bergaya Eropa semisal Smoothies, Cake, Bistik Ayam, Tiramisu cake, Banana Strawberry, dan masih banyak menu-menu andalan khas lainnnya. Namun bagi Anda penikmat makan khas tradisional Aceh jangan khawatir, di sini juga menyediakan berbagai macam aneka makanan yang populer di Aceh, mie Aceh salah satunya yang siap menggoyang lidah Anda.

Tentu, di samping makanan yang enak, harga juga menjadi patokan “mau tidaknya” pembeli untuk datang ke sebuah cafe. Untuk cafe Craving Light sendiri Anda tidak perlu khawatir soal harga. Sebab, harga makanan yang di tawarkan disini sangat bersahabat dengan isi kantong. Terlebih bagi Anda yang berstatus pelajar, dijamin sangat tidak mencekik dompet.

Selain itu, cafe yang aktif di akun Twitter @craving_light ini juga menyediakan beberapa fasilitas lain untuk semakin membuat pengunjung nyaman. Seperti fasilitas musholla untuk beribadah dan Water Closet (WC).

Mushalla di Craving Light, tempat santai ala 'Vintage' / @cherarara

Bagi Anda yang suka bernarsis ria sendiri atau bersama teman-teman dan keluarga, tenang saja Craving Light menyediakan tempat khusus untuk photobooth. 

Yang lebih unik lagi, caffee ini juga menyediakan penjualan bunga-bunga segar yang sudah sedemikian cantik di rangkai. Seperti bunga mawar segar, yang bisa anda beri kepada orang spesial di hari-hari penting dalam kehidupan anda.

Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 H yang sudah dekat di depan mata, Criving Light juga menyediakan beberapa macam jenis kue kering yang bisa Anda beli atau sebagai oleh-oleh buat sanak saudara setelah Anda, atau untuk Anda sendiri mungkin sebagai penambah koleksi kue di rumah saat Idul Fitri Nanti. (alf/che)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie