• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

@tashasetiawan, Kapten Perempuan Pencetus Lahirnya BIGREDS Aceh

1408386448618Berbicara tentang sepakbola, pasti hampir semua dari kita setuju jikalau olahraga ini sangat identik dengan sosok kaum adam. Tapi jika melihat kisah dibalik lahirnya komunitas fansclub Liverpool di tanah Aceh, nampaknya dua jempol patut kita acungkan untuk sosok yang satu ini.

Namanya Natasha Rahmany, perempuan berzodiak cancer inilah pencetus lahirnya BIGREDS Aceh yang tepat hari ini, Selasa (19/08/2014) yang sudah menginjak tahun ke-8. Usia yang bisa dibilang tidak muda lagi bagi sebuah komunitas.

Tasha panggilan akrabnya, sejak dulu memang sudah mendukung Liverpool. Teringat, dulu beliau pernah bercerita kepada saya kalau aktivitas kerja sekalipun tidak boleh mengganggu waktunya untuk menonton tiap pertandingan klub asal kota pelabuhan tersebut di televisi.

“Dulu awalnya aku iseng maksa ngajakin kawan-kawan kantorku untuk ikut temenin aku nonton Liverpool. Eh akhirnya mereka juga ngefans sama Liverpool,” ungkapnya dengan penuh gelak tawa.

Wanita kelahiran Banda Aceh, 10 Juli 1980 ini memang tidak akan sungkan untuk melepaskan tawa jika sudah duduk satu meja bersama teman-teman BIGREDS dengan pembahasan yang tidak jauh dari Liverpool Football Club. Sosoknya yang ramah ini membuat dirinya cepat sekali akrab dengan teman-teman BIGREDS lainnya.

Isengnya Tasha mengajak kawan-kawan kerjanya untuk ikut menonton Liverpool adalah cikal bakal lahirnya BIGREDS di ujung barat Indonesia. Mereka yang awalnya hanya menemani Tasha kemudian mulai ikut jatuh cinta kepada Liverpool. Dan seterusnya hampir tidak pernah melewatkan nonton bareng Liverpool.

“Tahun 2005 sudah mulai nonbar, dan setahun setelahnya pada tahun 2006 akhirnya resmi menjadi regional. Hal itu setelah mendapat saran dari presiden BIGREDS saat itu Andhika Suksmana,” jelasnya sambil mengingat kembali.

Dan saat ini, BIGREDS Aceh sudah berusia 8 tahun. Dimana sudah banyak member yang pergi dan datang di BIGREDS Aceh, tapi Tasha tetap tinggal untuk menyambut member-member lainnya datang memperkuat fondasi BIGREDS Aceh agar lebih kokoh kedepannya.

Tasha yang friendly dan tidak pernah pelit membagi pengalaman dan nasihat kepada anggota-anggota baru di BIGREDS Aceh mengingatkan saya kepada Steven Gerrard. Sosok kapten Liverpool yang dikenal karena loyalitas dan menjadi panutan di timnya. Captain! #YNWA. (Penulis: @antoniogayo)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie