• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Selamat HUT Komunitas Fansclub @BIGREDS_Aceh #8thBigredsAceh

The greatest Reds! Thanks udah ramein dan tertib. You're awesome!Komunitas fansclub pencinta Liverpool atau yang dikenal dengan sebutan BIGREDS Aceh hari ini, Selasa (19/08/2014) merayakan hari jadinya yang ke-8.

Hal ini terlihat di akun twitternya @BIGREDS_Aceh yang berkicau dengan tagar #8thBigredsAceh tepat di pukul 00.00 WIB. Kicauan dari akun resmi BIGREDS Aceh itu pun diikuti oleh kicauan beberapa anggota BIGREDS Aceh lainnya yang juga menyisipkan poster ulang tahun ke-8.

ILATeam yang memantau hal ini, langsung menghubungi koordinator wilayah (korwil) BIGREDS Aceh, Fadhlur Rahman via layanan pesan Blackberry Messenger.

Fadhlur Rahman yang akrab disapa Bedul ini sudah aktif nonbar (nonton bareng) di musim 2010/2011. Kecintaannya terhadap Liverpool dan keinginannya untuk menyaksikan Liverpool bertanding dengan nuansa yang berbeda akhirnya menggerakan Bedul bergabung ke BIGREDS Aceh.

“Selain agar bisa bertukar ideologi dan sharing tentang Liverpool, saya juga ingin bisa selalu heboh tiap kali nonton Liverpool. Gak kayak sebelumnya yang cuman nonton sendiri,” jelasnya saat diwawancarai ILATeam, Selasa (19/08/2014).

BIGREDS Aceh yang tidak lepas dari pasang surut sejak berdirinya di tahun 2006 meninggalkan harapan besar dibenak Bedul selaku korwil BIGREDS Aceh saat ini.

“Harapannya BIGREDS Aceh tetap konsisten pada paham bahwa kita hanya supporter club, namun juga sebuah keluarga yang juga peka terhadap sosial. Serta mengubah paradigma orang tentang fans sepakbola yang rusuh,” ungkap pemilik akun twitter @DoelBedul dengan penuh harapan.

Karena tak hanya sebatas nonton bola, BIGREDS Aceh juga rutin mengumpulkan OGOT (One Goal One Thousand). Dimana satu gol yang dilesakan Liverpool ke gawang lawan berarti bernilai Rp.1000 yang dikumpulkan di akhir pertandingan. Uang tersebut akan digunakan untuk kegiatan peduli sosial, seperti sebelumnya Peduli Bencana Gunung Sinabung dan Peduli Daffa bersama @iloveaceh. (ant)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie