• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Aceh Siap Hadapi Global ASEAN Economic Community 2015

Program Studi Akuntansi Universitas Syiah Kuala dengan Himpunan Mahasiswa Akuntansi, dalam Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) XVII Oktober ini akan mengadakan “Seminar Nasional Menghadapi Tantangan Global ASEAN Economic Community 2015″ yang mengundang pemateri yang berkompeten serta berpengalaman dalam cakupan global.

Seminar nasional yang akan dilaksanakan pada hari Senin, (13/10/2014) ini yang bertempat di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala.

Adapun sejumlah narasumber seminar akan dihadiri oleh mereka yang berkompeten dan berpengalaman dalam cakupan global, seperti Bambang Irawan (Senior Officer Finance Integration Division of ASEAN), Dasrul Chaniago (CFO General Electric), dan Dr. Islahuddin, M.Ec. (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala).

Kawasan ASEAN telah menjadi salah satu pusat perkembangan ekonomi dan politik yang paling pesat dan aman untuk investasi. Pada tahun 2015 mendatang, Negara-negara di Asia Tenggara akan menghadapi tantangan global ASEAN Economic Community (AEC), termasuk di Indonesia.

Seminar Nasional Pekan Ilmiah Akuntansi XVII

Pembentukan ASEAN Community tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota ASEAN sehingga mampu menghadapi persaingan pada lingkup regional dan global. Hal ini merupakan suatu kemajuan yang sangat signifikan sebagai respons terhadap care of human security yang mencakup keamanan ekonomi, keamanan pangan, keamanan kesehatan, keamanan lingkungan, keamanan individu, keamanan komunitas, dan keamanan politik.

Kaum muda yang produktif, memegang peran penting di AEC ini, agar tantangan global ini menjadi sebuah peluang besar bagi Indonesia untuk memajukan bidang ekonomi, mengingat Indonesia menyumbang 40% dari total penduduk ASEAN, letak geografis, serta luas wilayah tentu akan sangat menguntungkan apabila dimanfaatkan dengan baik. Namun apabila diabaikan, Indonesia dengan adanya AEC ini akan terus menerus menkonsumsi.

Biaya pendaftaran sebesar Rp 35.000,- untuk mahasiswa dan Rp 50.000,- untuk umum. Pendaftaran seminar dapat dilakukan dengan mengunjungi stand pendaftaran PIA XVII di Terminal Campus (TC) Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala pada hari kerja.

Acara ini bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia, KAP Rizal Yahya, Hadrah, DJ Gallery, Radio Three FM, LPM Perspektif, The Globe Journal, @ILoveAceh.

Untuk informasi dapat menghubungi Meri (085260603782), Yoly (082360000932) dan melihat linimasa @Himaka_USK atau di www.himakausk.blog.com, dan laman Facebook Himaka Unsyiah. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie