• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

UKA ITB Hadirkan Gelar Budaya Aceh 2015

Unit Kebudayaan Aceh Institut Teknologi Bandung (UKA-ITB) kembali menghelat Gelar Budaya Aceh 2015 yang mengangkat kembali sejumlah kebudayaan dan kesenian Aceh dalam bentuk pergelaran dan pertunjukan.

Sejak berdiri pada tahun 1989, UKA ITB telah menjadi salah satu ikon utama budaya Aceh di kota Bandung dan sekitarnya.

Pada tahun ini, dengan tema “Cempala Kuneng”, UKA ITB kembali mengenalka fauna endemik khas Aceh bagi masyarakat luar.

“Cicem Pala Kuneng (Copsychus pyrropygus) atau biasa disebut Cempala Kuneng adalah fauna endemik khas Provinsi Aceh yang merupakan burung kebanggan rakyat Aceh,” jelas panitia dalam rilisnya kepada @iloveaceh.

Kemegahan dan keindahan burung Cicem Pala Kuneng diperlihatkan oleh warnanya yang coklat keabuan tua mengkilap dengan ciri khas sebentuk alis putih di atas mata, serta paruh hitam ramping tajam. Sebagian dada dan perut sampai pangkal ekor dan punggung berwarna kuning kemerahan, sedangkan ujung ekornya berwarna hitam dengan pinggir putih pada bagian bawahnya.

Cempala kuneng ini difilosofikan sebagai bentuk kemegahan Aceh, menunjukkan bahwa Aceh memiliki ragam seni budaya, ragam suku dan bahasa daerah, Aceh mampu menjulang tinggi persis seperti burung cempala kuneng ini yang memiliki ragam warna, suara yang nyaring dan mengepakkan sayapnya yang indah untuk terbang tinggi.

Agenda GBA

Rangkaian acara Gelar Budaya Aceh 2015 akan menyajikan sebuah hikayat dari Sultan Aceh yang terkenal, yakni Hikayat Sultan Iskandar Muda. Hikayat Aceh ini akan memberikan suatu kemegahan Aceh dari segi sisi kehidupan, kebudayaan dan semangat perjuangan.

Penyajian hikayat ini akan dikemas dalam bentuk petunjukan drama tari yang akan menuntun penonton dalam keindahan dan kemegahan Aceh. Dalam pengemasan hikayat ini, Gelar Budaya Aceh 2015 akan berkolaborasi dengan sejumlah Unit Aceh lain di Pulau Jawa, seperti Unit Aceh dari Universitas Indonesia, IT Telkom, Universitas Padjajaran, berkolaborasi dengan unit-unit seni budaya ITB lainnya serta berkolaborasi juga dengan sanggar kebudayaan Aceh yang diundang dari langsung dari Aceh.

Kolaborasi yang indah ini bertujuan untuk memberikan suatu hasil pertunjukan yang megah, dikisahkan dalam hikayat Aceh bahwasanya kemegahan Aceh sungguh memesona. Sementara drama dan tari terus berkutat di atas panggung, hikayat Aceh akan menjadi pertunjukan yang megah dengan selipan nyanyian, alat musik Aceh yang akan menemani hadirin menuju tangga kemegahan Aceh.

Pagelaran ini diadakan pada hari Minggu tanggal 8 Maret 2015 pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB di Sasana Budaya Ganesha ITB. Target pengunjung seluruh rangkaian acara Gelar Budaya Aceh 2015 ini yaitu 4000 orang. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie