• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Ramadhan Berkah bersama IMAPA Jakarta

Buka Puasa IMAPA JakartaIkatan Mahasiswa dan Pemuda Aceh (IMAPA) Jakarta mengisi bulan Ramadan dengan mengadakan diskusi Wawasan Kebangsaan “Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Pemuda” serta buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang diadakan Selasa, 7 Juli 2015 di Aula Bale Taman Iskandar Muda Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Amizar selaku Ketua Umum PP IMAPA Jakarta sangat berterima kasih atas kerjasamanya dengan Bakesbangpol DKI Jakarta. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk memulai hubungan baik dengan semua OKP dibawah bendera Bakesbangpol DKI Jakarta.

Acara yang dibuka oleh Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol DKI Jakarta Darwis M. Adji ini berjalan dengan khidmat. Beliau mengungkapkan kita harus peduli terhadap semua OKP yang ada di DKI Jakarta baik itu bersifat Primordial ataupun OKP Nasional.

Pembauran Kebangsaan merupakan salah satu yang menjadi topik diskusi. “Pembauran Kebangsaan adalah keadaan saling tenggang rasa oleh individu yang satu dengan individu yang lain, dari keluarga satu dengan keluarga yang lain dan dari suku satu ke suku yang lain yang ada Indonesia. Ini menjadi penting mengingat penduduk Indonesia yang majemuk dan multietnis. Kita harus saling menghormati sesama agar tidak terjadi konflik akibat perbedaan,” ungkap Isti Khairiani dari Kasi Kewarganegaraan Kemendagri RI.

Adapun Azwir Nazar lebih banyak berbicara tentang hidup harmonis dalam perbedaan.

“Belajar dari pengalamannya selama di Turki hidup dengan multietnis dan negara yang berbeda. Dari perempuan mata biru sampai mata hijau saya sudah melihatnya. Itulah indahnya perbedaan,” imbuh Azwir sambil tersenyum.

Azwir menyebutkan, semua harus ikut andil dalam mengawal anak bangsa tetap terjaga nasionalismenya. Ada” sekitar seribu mahasiswa Indonesia di Turki yang menjaga nama baik Indonesia untuk tetap baik dimata masyarakat dunia,” tegas kandidat Doktor Komunikasi Politik tersebut.

Acara yang dihadiri sekitar oleh 70 mahasiswa ini ditutup dengan memberikan santunan Anak Yatim dan dilanjutkan dengan Buka Puasa serta sholat magrib bersama. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie