• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Dara Aceh Fadliana Surya, Terpilih Jadi Pendamping Sail Tomini

Fadliana SuryaKegiatan tahunan yang dilaksanakan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Sail kembali digelar mulai 26 Agustus hingga 26 September 2015 mendatang.

Sail Tomini Indonesia tahun ini akan mengambil daerah Indonesian bagian tengah yaitu Sulawesi dengan mengangkat tema “Mutiara Khatullistiwa untuk Kehidupan Masa Depan”.

Berbekal pengalaman menjadi peserta pada Sail Komodo pada tahun 2013 silam serta sempat menjadi pendamping di Sail Raja Ampat 2014 lalu, pada tahun 2015 ini, wanita bernama lengkap Fadliana Surya kembali mendapat kepercayaan dari Kemenpora terpilih kembali menjadi pendamping pada Sail Tomini.

Perempuan asal Aceh ini, terpilih dari sekian banyak pendamping yang mendaftar di seluruh Indonesia.

Untuk tahun ini, Lily –sapaan akrab pemilik akun Twitter @NonaLilly ini– mengaku akan memperjuangkan agar tahun 2017 Sail dapat dilaksanakan di Aceh.

“Inginnya agar tahun depan setelah Sail Karimata pada 2016 dilaksanakan Sail Simeulue supaya bisa ikut serta dalam memajukan pariwisata di Aceh,” ujar dara kelahiran Pidie tersebut.

Menurutnya, kesempatan tiga tahun mengarungi Samudra Indonesia selama sebulan dalam rangka kegiatan ini, telah cukup membuat Ia yakin Aceh juga mampu menjadi tuan rumah. Didukung oleh laut yang indah dan masih sangat original tentu akan memunculkan banyak ide brilian dalam memajukan wisata bahari Aceh.

“Jika Simeulue terpilih menjadi tuan rumah akan banyak sekali manfaat, karena tujuan dari pada sail itu sendiri menjadikan tuan rumah sail menjadi pusat destinasi dunia, seperti Sail Wakatobi dan Sail Raja Ampat,” jelas pentolan kegiatan sosial untuk masyarakat pulau terluar Indonesia Nagekeo Care Island ini.

Lily juga berharap agar Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dapat mendukung Kabupaten Simeulue khususnya, untuk berkoordinasi dan getol dalam rangka mengajukan sebagai tuan rumah kegiatanya ini, sehingga pada 2017 kita benar-benar terwujud Sail Simeulue.

“Semoga Pemerintah mendukung kegiatan positif ini agar dapat terlaksana,” harapnya.

Adapun rute pelayaran Sail Tomini tahun ini antara lain Jakarta, Kota Baru, Pulau Siau, Pula Tahuna, Pulau Merampit, Parigi Mautong, Pulau Muna, dan berakhir kembali di Jakarta. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie