• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Disbudpar Aceh Promosi “Semarak Idul Adha” di MATTA Fair 2015

MATTA Fair 2015_2Sukses dengan paket wisata Ramadhan bertema “Amazing Ramadhan in Aceh” beberapa waktu lalu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali promosikan paket wisata menarik lainnya “Semarak Idul Adha” pada pameran Malaysian Association Tour and Travel Agency (MATTA) Fair 2015, 4-6 September di Putra World Trade Center (PWTC), Kuala Lumpur, Malaysia.

Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi menyebutkan, keikutsertaan Aceh dalam pameran terbesar di Asia Tenggara ini diharapkan mampu mempromosikan Aceh lewat citra positif sebagai tujuan destinasi wisata di Indonesia kepada masyarakat luas.

“Pameran ini menjadi bagian strategis bagi Aceh khususnya, melalui stand yang dirancang khusus yang bernuansa keacehan dapat membangun pencitraan positif tentang Aceh sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang aman, nyaman dan menarik dan mampu menarik minat wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan Malaysia untuk berkunjung ke Aceh serta menikmati pesona wisata alam dan budaya Aceh, khususnya keunikan Wisata Qurban melalui paket wisata Semarak Idul Adha,” sebutnya.

MATTA Fair 2015_welcomeSementara itu, Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani menambahkan, di MATTA Fair stand Aceh dirancang khusus berlatar belakang kubah masjid dan tampilan berbagai poster dengan daya tarik wisata spiritual dan budaya Aceh.

“Stand Aceh kita buat khusus untuk mengambarkan ke-Aceh-an, dan posisinya pun berdekatan dengan Pavilion Indonesia yang berada di antara stand-stand internasional lainnya menjadi salah satu stand favorit yang memiliki tingkat kunjungan yang relatif ramai dengan berbagai pilihan paket wisata yang menarik dan kreatif,” tambahnya.

Stand Aceh, selain diisi oleh Disbudpar Aceh juga turut serta diramaikan oleh Disbudpar Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, serta 15 pelaku biro perjalanan wisata Aceh dan dua orang Duta Wisata Aceh.

“Menariknya, perwakilan dari Aceh Besar mampu menarik daya tarik pengunjung MATTA Fair, mereka ikut menampilkan atraksi, seperti tarian Panyoet Ratoh Meutalo, Piasan Raya dan Marhaban dalam memperkenalkan Aceh secara lebih dekat dan emosional kepada para pengunjung,” ujar Rahmadhani.

Selain itu, grup nasyid terkenal Malaysia, Raihan yang sangat terkenal di Malaysia juga turut hadir dan mempromosikan Aceh sebagai daerah tujuan wisata budaya.

Ketua ASITA Aceh, Anwar yang turut hadir dalam pameran ini menyatakan rasa optimisnya bahwa sekitar 80 grup wisatawan Malaysia akan berkunjung ke Aceh dalam rangka menikmati Pesona Idul Adha di Aceh dan wisata Tsunami Aceh.

Pameran MATTA Fair 2015 yang mempromosikan berbagai paket wisata menarik dan murah dari berbagai destinasi dunia tidak hanya menjadi momentum penting untuk mempromosikan potensi wisata Indonesia melalui “Pavilion Indonesia”, namun juga momentum penting lainnya untuk mempromosikan Aceh sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan baru di kawasan paling barat Republik Indonesia. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie