• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Mengenal Lebih Jauh tentang Paper Asset

Mungkin sebelum kita mengenal apa itu coaching paper asset, alangkah lebih baiknya kita melihat beberapa tahun silam perjalanan inflasi negara kita.

Tahukah Anda berapa harga 1 bungkus mie instan tahun 2000 dibandingkan dengan tahun 2015 sekarang? Dari hasil penelitian dilapangan ditemukan fakta bahwa perbandingan harga 1 bungkus mie instan antara tahun 2000 sampai dengan 2015 berkisar antara Rp500 sampai dengan Rp1.550.

Dari data ini bisa kita simpulkan bahwa pada tahun 2000 hingga tahun 2015 telah terjadi kenaikan harga mie instan sebesar 210 persen atau yang lebih sering dikenal dengan inflasi.

Lalu sadarkah kita seandainya pada tahun 2000 kita berinvestasi pada mie instan yang kita beli sebanyak 1 juta bungkus tadi lalu kita menjualnya pada tahun 2015, bisa kebayang berapa keuntungan yang kita dapat?

Lalu pertanyaannya bisakah kita melakukan demikian, jika dalam jangka waktu 1 tahun saja mie instan tersebut sudah kadaluarsa perlukah kita membeli sebanyak-banyaknya mie instan lalu menjualnya 5 tahun kemudian? Kalau Anda yakin dengan investasi yang demikian jawabannya adalah “tidak”.

Sekarang ini untuk berinvestasi pada suatu perusahaan yang telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI), kita tidak perlu mempunyai dana yang cukup besar untuk bisa berinvestasi atau ikut memiliki saham perusahaan tersebut karena hanya dengan modal 500 ribu rupiah saja kita sudah bisa memiliki saham sebuah perusahaan besar.

Artinya Anda adalah pemilik perusahaan dengan sekian persen dari saham yang diperjual belikan di pasar saham atau pasar modal BEI bahkan perusahaan sekelas Astra, Bank Mandiri, dan Adhi Karya sekalipun bisa Anda miliki beberapa lembar sahamnya.

Untuk di Indonesia tentunya, peluang berinvestasi disaham ini sangat besar sekali. Kenapa? Selain masih banyaknya investor asing yang menguasai hampir 70 persen pasar saham Indonesia, tetapi juga masih kurangnya para investor-investor Indonesia dalam menanamkan uangnya di pasar modal atau saham karena berbagai hal dan alasan.

Hal inilah yang membuat lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri mulai menggalakkan sosialisasi mengenai pasar saham atau pasar modal sendiri, karena jika investor asing yang modalnya hampir 70 persen menguasai pasar saham atau pasar modal kita, menarik uang mereka seluruhnya dari perusahaan kita ini bisa jadi akan mengalami krisis seperti di negara Yunani yang baru-baru ini santer diberitakan.

Sekolah Paper Asset

Selain OJK, belakangan ini ada seorang praktisi yang mulai menggalakkan dan mengajak orang lain untuk investasi didunia saham sendiri, adalah Adam Nova.

Adam ini seorang yang bisa dikatakan sudah cukup berpengalaman didunia saham, akhirnya memutuskan untuk berbagi ilmunya dalam dunia saham agar dapat dipakai dalam mencapai kebebasan finansial yang selama ini banyak dicari oleh orang-orang untuk mencapai kesuksesannya.

Adam Nova sendiri akhirnya mendirikan sekolah Paper Asset dibeberapa tempat di Indonesia, agar setiap lapisan masyarakat dapat mengenal apa itu Paper Asset atau pasar saham.

Dengan mengadakan Coaching Paper Asset terlebih dahulu, Adam mengajak beberapa orang alumni untuk bermitra mendirikan sekolah paper asset didaerahnya.

Coaching ini secara khusus didesain dengan tujuan untuk membantu peserta pelatihan memilih dan membeli saham perusahaan, baik untuk investasi atau bisnis.

Ada beberapa tujuan dari diadakannya pelatihan ini, yang secara spesifik meliputi: Membantu peserta mengenal dan memahami pasar modal; Membantu peserta untuk bisa mendapatkan penghasilan minimal 500 ribu per hari dari saham; Membantu peserta yang tidak tidak memiliki ide bisnis, tidak bisa kelola pegawai, tidak bisa jualan tapi ingin bisnis; serta Strategi praktis pilihan yang selama ini digunakan dan menjadi andalan orang-orang kaya, untuk sukses dari saham.

Selain itu materi yang dipelajari dalam coaching paper asset sangat kompleks, antara lain: Menghitung harga wajar nilai saham sebuah perusahaan; Memilah saham-saham perusahaan yang berkinerja baik dengan hasil yang optimal; Cara membuka rekening di sekuritas; Cara membeli dan menjual saham; Cara mudah mendapatkan minimal 500.000 per hari dari saham; Mengenali waktu dan pola yang tepat untuk membeli dan menjual saham; dan Manajemen resiko berbisnis dan berinvestasi di pasar modal.

Coaching paper asset ini memang diperuntukkan bagi para pimpinan atau pemilik perusahaan untuk mengirimkan semua karyawannya mengikuti coaching ini agar karyawan terampil mengelola gaji mereka, kemudian juga bagi para professional dan pemilik bisnis yang ingin menambah assetnya 5 kali lebih cepat dan pastinya bagi setiap orang yang ingin belajar cara menternakan uangnya.

Kali ini coaching paper asset hadir di Aceh untuk kali perdana yang akan di isi langsung oleh Adam Nova pada tanggal 19 September di Hotel Mekkah dengan fasilitas makan, modul softcopy, serta bisa bergabung dan berbagi pengalaman dengan seluruh alumni paper asset yang ada di Indonesia.

Informasi lanjut bisa mengakses di www.sekolahpaperasset.com atau dapat melakukan registrasi dengan menghubungi atau SMS ke 08116711091. (ed)

#paperaset CoachAdamNova

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie