• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Pianis Wanita Aceh, Erlinda Sofyan Gelar Konser ‘Denting Damai’

Berbagai kelompok masyarakat yang mendambakan keberlangsungan perdamaian di Aceh punya berbagai cara untuk menunjukkan keinginannya. Konser ‘Denting Damai’ adalah salah satu bentuk untuk menampakkan keinginan itu yang akan diwujudkan pada Sabtu (28/11/2015) malam di Auditorium RRI Banda Aceh.

Hal inilah yang mendasari tekad komponis wanita Aceh, Erlinda Sofyan yang akan menunjukkan sejumlah karya dari komposisi ciptaannya dengan tema perdamaian Aceh.

Sembilan karya dari pianis kelahiran lahir Nagan Raya, 11 Agustus 1985 silam ini akan membawakan jenis musik instrumental.

“Untuk lebih memperjelas pesan-pesan dalam konser ini, saya mencipta dua lagu untuk vokal, yang satu berirama seriosa dan satu lagi berirama folk,” sebut Erlinda dalam rilisnya yang diterima @iloveaceh.

Konser yang akan berlangsung selama kurang lebih 90 menit ini nantinya melibatkan 45 penampil. Selain menampilkan karyanya sendiri, komponis yang sekaligus pianis ini juga mengundang penampilan bintang tamu Rapai Tuha dari Lamreung, Aceh Besar dan kelompok paduan suara New Laras Cita dari Banda Aceh.

“Saya ingin menampilkan komposisi musik ciptaan saya setidaknya satu kali dalam setahun,” ujar Erlinda Sofyan, komponis dan pianis yang mengajar di Sekolah Musik Moritza, Banda Aceh dan di ISBI Aceh, Jantho.

Konser ‘Denting Damai’ tersebut merupakan konser keduanya setelah konser pertama yang berjudul ‘Sultan Iskandar Muda’ yang berlangsung tahun lalu di Yogyakarta. Seperti konser sebelumnya, konser ‘Denting Damai’ ini juga terwujud atas dukungan Hibah Cipta Perempuan Kelola.

“Berbeda dengan konser pertama di Yogyakarta pada Oktober 2014 lalu yang seluruh komposisinya saya tulis untuk orkestra penuh, kali ini untuk konser di Banda Aceh, komposisi yang saya buat lebih variatif. Konser ini akan saya buka dengan komposisi piano solo yang saya mainkan sendiri. Saya juga akan berkolaborasi secara duet dengan penyanyi seriosa, penyanyi folk, penari, pembaca sajak dan pemain contrabass. Selain itu sayaadamembuat komposisi untuk trio, kwartet hingga combo band,” jelasnya.

Menurut Erlinda, konsernya ini akan banyak berbicara tentang Aceh.

“Bila pada konser orkestra tahun lalu saya bercerita tentang secuplik sejarah melalui konser ‘Sultan Iskandar Muda’ maka pada tahun ini yang bertepatan dengan 10 tahun perjanjian damai Aceh, saya akan mengumandangkan pentingnya merawatperdamaian Aceh melalui konser ‘Denting Damai’ ini. Perdamaian itu harus selalu didengungkan agar dia terawat,” harap wanita lulusan pascasarjana ISI Yogyakarta tahun 2012 lalu.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan pertunjukkan konser ‘Denting Damai’ jangan lupa hadir pada pukul 20.15 WIB dan terbuka untuk umum tanpa tiket masuk. (ed)

November_ILA_Erlinda Sofyan Poster Konser Denting Damai

  • Share on Tumblr

Share This Post

Recent Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie