• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Yuk Dukung Indonesia #BebasSampah2020

Dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016, sejumlah relawan yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Bebas Sampah akan menyelenggarakan kegiatan secara serempak bekerjasama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, swasta, berbagai komunitas, tokoh masyarakat, artis, media dan setiap individu yang memiliki kepedulian akan persoalan sampah yang dihadapi pada tanggal 21 Februari 2016 mendatang di beberapa titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Tanggal 21 Februari merupakan pengingat akan kenangan kelam di mana tragedi longsornya gunungan sampah di TPA Leuwigajah, telah menimpa perkampungan warga Cilimus dan Pojok, Jawa Barat pada tahun 2005 silam yang menewaskan ratusan korban. Kini hampir 11 tahun setelah peristiwa tersebut belum ada perubahan yang signifikan menghadapi persoalan sampah di Indonesia, ironisnya penelitian dari tim yang dipimpin oleh Jenna R. Jambeck dari Universitas Georgia menyatakan bahwa Indonesia berada dalam peringkat kedua dunia sebagai penyumbang sampah plastik ke laut,” jelas Syir Asih Amanati, selaku Humas HPSN 2016.

Hal tersebutlah, tambah Syir yang menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia tengah menghadapi kondisi “Darurat Sampah”.

Menurut Syir, kegiatan HPSN 2016 nanti juga akan serentak dengan berbagai kegiatan yang dipusatkan disejumlah titik-titik strategis disetiap kota di Indonesia.

“Kegiatan nanti lebih ke kerja bakti (clean-up) bersama pada titik-titik strategis di seluruh Indonesia, di mana seluruh peserta akan mengumpulkan sampah di tempat yang ditentukan bersama, memilah sampah yang dikumpulkan menjadi dua, sampah yang dapat diolah/daur ulang dan yang tidak dapat dimanfaatkan kembali kemudian mengumpulkan sampah-sampah tersebut di lokasi yang direkomendasikan oleh pemerintah setempat,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat berkontribusi dengan kampanye melalui sosial media dengan menyertakan tagar #Bebassampah2020. Selain itu, dapat pula melakukan kegiatan dengan menggunakan aplikasi phiruntrophy di mana dari setiap kilometer yang tercatat dalam aplikasi tersebut akan didonasikan Rp 2000,00.- dari sponsor/donatur untuk pengembangan aplikasi www.bebassampah.id dan laporan seluruh dana yang terkumpul dapat dilihat melalui http://charitylights.org/report/.

Tidak hanya itu, masyarakat atau sejumlah komunitas juga dibebaskan untuk menyelenggarakan kegiatan secara kreatif, unik dan semaksimal mungkin demi kepentingan bersama tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan. (ed)

Bebas Sampah 2020

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie