• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Jakarta Melayu Festival 2016 Angkat Tema Keindonesiaan

Dengan mengangkat tema “71 Tahun Daulat Negeri”, perhelatan budaya Jakarta Melayu Festival (JMF) 2016 dipastikan akan tampil beda dengan tahun sebelumnya, acara ini digelar 20 Agustus ini di outdoor Ancol Beach City, Jakarta.

Produser JMF Gita Cinta Production, Geiz Califah mengaku tema yang diangkat JMF tahun ini memang bukan tema biasa, namun menggambarkan pencapaian yang luar biasa sebagai sebuah negara yang mayoritas penduduknya merupakan rumpun melayu.

“Di era yang semakin serba tekhnologi dan digital, melayu harus bangkit menghadapi zaman yang berubah sangat cepat dan dinamis. Kekuatannya ada pada manusia Indonesianya, nah kita perkuat itu,” tegas Geisz saat konferensi pers beberapa waktu lalu dihadapan beberapa tokoh politk yang hadir seperti Anies Baswedan, Ferry Mursidan Baldan, dan Fadly Zon yang menaruh perhatian besar terhadap budaya dan musik melayu.

Para pemimpin yang biasanya aktif di dunia politik ini, sesaat menyempatkan waktu untuk mendukung kegiatan yang ternyata mereka juga punya refensi banyak terhadap budaya melayu. Banyak langkah nyata yang telah mereka lakukan seperti turun ke lapangan untuk mendukung Ronggeng dan Zapin Melayu, membuat buku referensi melayu, sampai bergabung dalam lembaga-lembaga melayu.

Musik Melalyu Sebagai Identitas

Ferry Mursidan menyebutkan, bahwa musik melayu adalah jiwa dan identitas bangsa, hal ini selaras seperti ide mencintai musik melayu yang disarankan oleh Anies Baswedan.

“Membuat anak menyukai musik melayu bukan dipaksa saat dia dewasa, tetapi didengarkan sejak dini. Jika anak dibiasakan sejak kecil dengan pantauan orang tua yang baik, yang terjadi nanti bukan melestarikan tapi membangun,” sebut Anies.

Harapan besar juga disampaikan oleh Darmansyah sebagai artis senior musik melayu.

Darmansyah berharap adanya peran media yang cukup baik dalam mengangkat hal-hal yang terkait melayu ke permukaan, tanpa peran media dalam mendukung dan menjaga pemberitaan melayu, boleh jadi musik melayu akan kalah oleh berbagai musik lain yang masuk ke Indonesia.

Konferensi Pers Jakarta Melayu Festival 2016_1

Sementara itu, Nong Niken sebagai artis muda melayu Indonesia menyebutkan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk mengisi acara ini menjadi sarana menguatkan identitas pilihan bermusik.

“Passion saya di Melayu, jadi ruang ini tidak hanya untuk belajar dan menjaga budaya, tetapi regenerasi untuk perkembangan Indonesia di masa mendatang,” sebut dara Aceh ini.

JMF 2016 nantinya akan diiringi oleh Anwar Fauzi Orchestra yang akan memimpin paduan musik yang akan digelar di tepi pantai pasir putih Ancol itu dengan menampilkan Iyeth Bustami yang dikenal dengan lagu-lagu melayu dan cengkok khas yang dimilikinya, juga Darmansyah, Nong Niken, Kiki Ameera, Tom Salmin, Fahad Munif, Butong, Hendri Lamiri, Konsentra Sumut, dan Amigos Band. (ed)

Jakarta Melayu Fetival 2016_Ancol Beach

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie