• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Dara Aceh Ini Kembali Terpilih sebagai Coach Sail Karimata 2016

Siapa sangka, dara kelahiran Rambayan, Sigli 29 Desember silam, Fadliana Surya Rasyib kembali menorehkan catatan kebanggaan untuk Aceh, setelah mengikuti berbagai tahapan seleksi nasional akhirnya terpilih menjadi coach Sail Karimata 2016, Kayong Utara provinsi Kalimantan Barat.

“Mendapat kepercayaan oleh kementerian adalah hal langka, saya akan berupaya sebaik-baiknya melaksanakan tugas yang diberikan dan tentunya dengan maksimal,” sebut sulung dari empat bersaudara tersebut.

Setelah hampir satu periode mengikuti rangkaian kegiatan sail, buah perjuangannya menemukan titik terang dengan ditetapkan Aceh sebagai tuan rumah Sail Indonesia, dengan nama Sail Sabang pada tahun 2017.

“Kita mengalahkan Lombok dan Karakatau untuk menjadi tuan rumah, kita patut berbangga akan hal tersebut dan bekerja ekstra untuk memberikan rangkaian kegiatan terbaik pada Sail Sabang 2017 nanti,” ujarnya dengan penuh semangat.

Lily juga menyampaikan rasa terimakasih untuk semua pihak yang telah mendukungnya dari awal hingga seperti saat ini.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk semua dukungan. Sejak dari awal, saya percaya dengan mimpi ini bisa mewujudkannya adalah anugerah yang tidak terkira,” dara yang hobi membaca ini.

Sebelumnya, beberapa kegiatan Sail telah diikuti oleh Lily seperti Sail Komodo 2013, Sail Raja Ampat 2014, Sail Tomini dan sekarang dipercayakan untuk mengikuti rangkaian Sail Karimata 2016.

Lily berharap Pemerintah Aceh lebih peduli kepada putra-putri aceh yang berprestasi.

“Hal ini bisa diberikan semacam diberikan reward untuk mereka yang berbuat sesuatu yang mengharumkan nama Aceh, agar mereka yang terlena dengan kesenangan pribadi bisa berbuat lebih dan membangun daerahnya, dari pada melakukan hal yang tidak bagus, pergaulan bebas, narkoba, alisan sesat bahkan hal-hal yang berbau radikal,” tutupnya. (ed)

fadliana-surya-rasyib

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie