• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Aceh Surfing Festival 2016 Siap Digelar 10-11 Desember

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali menggelar sport tourism Aceh Surfing Festival 2016 yang akan digelar pada Sabtu dan Minggu (10-11/12/2016) di Pantai Kuala Cut Lampuuk, Aceh Besar.

Acara yang dikemas dengan tema “Challenge the Waves and Enjoy Culture” itu tidak saja menghadirkan kompetisi surfing bagi surfer, melainkan juga beberapa agenda menarik lainnya seperti gathering lintas komunitas, flashmob, windsurfing, rapai, dan hiburan serta yang tidak ketinggalan sajian kuliner khas Aceh, kuah beulangong.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi diruang kerjanya, Jumat (2/11/2016).

“Tahun ini agenda surfing memang sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, selain menghadirkan ajang kompetisi kita juga ingin mengenalkan potensi objek wisata Pantai Kuala Cut Lampuuk khususnya dan Aceh Besar pada umumnya juga bisa menarik minat surfer untuk uji adrenalin dengan ombak yang bagus,” sebut Reza yang didampingi Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani.

Olahraga air seperti surfing, sebut Reza, juga tidak hanya dikuti oleh orang dewasa, namun juga akan melibatkan talenta muda agar kedepan bisa memanfaatkan potensi ombak Pantai Lampuuk sebagai daya tarik wisata.

“Dari informasi panitia, untuk kompetisi surfing sendiri selain dibuka kelas open juga akan ada kelas khusus, yakni grommet yang diperuntukkan bagi anak-anak yang berumur di bawah 16 tahun yang tentu ini menarik untuk disaksikan kelincahan mereka menantang ombak,” sebutnya.

Sementara itu, sekretaris pelaksana Aceh Surfing Festival 2016, Nasrul menyebutkan target peserta kompetisi surfing kali ini 50 orang termasuk untuk kelas open dan grommet.

“Untuk peserta kompetisi surfing kita buka umum, baik itu bagi surfer lokal di Aceh atau luar Aceh yang totalnya 50 orang, dimana nanti mereka akan melakukan penyisihan mulai tanggal 10 Desember dan masuk final di 11 Desember sekaligus dari puncak acara yang memperebutkan hadiah belasan juta,” jelasnya.

Tidal hanya itu, bagi peserta surfer yang lolos ke babak final, kata Nasrul, panitia juga telah menyediakan sejumlah hadiah hiburan doorprize.

“Kita mau acara surfing yang dikemas lewat festival ini bisa membangkitkan semangat surfer untuk terus berkompetisi dan juga menjadi ajang silaturrahmi. Jadi, semua bisa merasakan suasana fun bagi peserta serta bagi penonton dengan sejumlah agenda yang telah dipersiapkan panitia,” harapnya.

Aceh Surfing Festival 2016

Bagi yang ikut serta di kompetisi ASF 2016 bisa langsung menghubungi saudara Robin lewat narahubung +6285358751152, mengingat terbatas hanya untuk 50 orang peserta. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2017 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie