• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Tim @Rapai_Rampoe Aceh Ingin Harumkan Nama Indonesia

Tim Rampo Rapai (FB Tim Rampoe Rapa'i Geleng)Pernah mendengar suara rapa’i? Itulah dia salah satu alat musik tabuh tradisional dari Aceh yang menghasilkan suara begitu dahsyat. Bicara rapai, pasti akan teringat dengan kesenian Aceh, apalagi kalau bukan Rapa’i Geleng.

Kita patut berbangga, kesenian lokal Aceh ini tidak saja cuma dikenal dikampung-kampung pedalaman di Aceh. Melainkan ada semangat kuat dari muda-mudi Indonesia yang tergabung di Ikatan Mahasiswa Sastra Asia Barat (IMABA) Universitas Gajah Mada lewat timnya bernama Tari Rampoe Rapa’i Geleng yang akan mewakili Indonesia ke ajang internasional 24th Wereldfolkloreade Festival.

Festival yang akan diselenggarakan di Belgia tersebut merupakan festival kesenian tingkat dunia yang diadakan setiap 2 tahun oleh West Vlaans Volkskunstensemble Die Rooselaer bekerjasama dengan UNESCO. Tahun ini peserta yang terpilih berasal dari Indonesia, Belgia, Paraguay, Polandia, Rumania, Ukraina, Yunani dan Senegal yang akan berlangsung 8-13 Mei 2013 mendatang di Oostrozebeke, Belgia.

“Sejak Oktober 2009 hingga saat ini, kami telah melakukan lebih dari 60 penampilan di Yogyakarta, Jawa Barat, bahkan negara luar. Yang paling terkini, The Best International Group Performance dalam kegiatan Festival Colours of the World (FESCO) tahun 2011 di Chancellor Hall Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia,” begitulah profil singkat tim Tari Rampoe Rapa’i seperti dikutip dari laman wujudkan.com.

Adapun dana yang dibutuhkan oleh tim nanti di acara 24th Wereldfolkloreade Festival mencakup transportasi menuju ke Belgia, selain itu akan ditanggung oleh panitia festival.

“Tim kami harus mengumpulkan dana yang cukup besar untuk memberangkatkan personil tim. Sehingga kami melakukan berbagai upaya penggalangan dana, di antaranya melalui pengiriman proposal sponsorship, street performance, serta melalui wujudkan.com. Harapannya semakin banyak masyarakat luas mengetahui tentang proyek ini dan ikut berpartisipasi menyukseskan acara ini,” tulis mereka.

Inilah beberapa tweet mereka yang berhasil kami pantau di linimassa dengan akun @rapai_rampoe :

Nah, bagi Anda yang ingin mendukung dan membantu mereka menjadi donatur bisa akses keterangan lebih lanjut di Rampo-Rapai Goes to Wereldfolkloreade Festival. Untuk kontak person bisa menghubungi Dyas Nurrahmawati 085642645145 atau ke e-mail rampoerapai.imaba(at)yahoo.co.id.***

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie