• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Husnul Khatimah, #positifkanAceh Berawal dari Hal Kecil

Belajar dan bermain di TPM Tanyoe Lambirah / @indieGemAdalah di sebuah desa, Lambirah, 5 km dari jalan utama Banda Aceh-Medan di Kecamatan Sukamakmur Sibreh, Aceh Besar berdiri sebuah komunitas pengembangan pendidikan anak. Taman Pendidikan Masyarakat (TPM) Tanyoe, sebuah gerakan yang mengumpulkan berbagai latar belakang anak yang punya semangat tinggi untuk belajar.

Husnul Khatimah, yang akrab dipanggil kak Imah oleh anak-anak Lambirah merupakan founder TPM Tanyoe. Gadis enerjik ini sebenarnya adalah warga setempat yang kemudian benar-benar mempelajari kondisi sekitarnya dan memulai untuk berbuat. Dimulai dari hal kecil.

Husnul, karena saya lebih akrab memanggilnya dengan nama itu, sudah menjalankan aktivitas ini kira-kira satu tahun. Awalnya dia mengumpulkan anak-anak di desanya untuk diajak belajar kelompok, kemudian dia mengajak secara terbuka teman yang dikenalinya untuk dapat mengajari anak-anak disana.

Cukup sulit untuk mendapatkan pengajar, dikarenakan lokasi Lambirah ini jauh dari Banda Aceh. Namun Husnul tak putus asa, dia tetap berkomitmen untuk terus menjalankan aktivitas ini. Sebagian anak SMP atau SMA diberdayakan untuk dapat mengajarkan adik-adiknya.

Kegiatan di TPM Tanyoe ini sangat beragam. Dimulai dari belajar seperti kelas layaknya di sekolahan, membuat grup kecil diisi dengan permainan yang meriah, juga sesekali diadakan syukuran maulid misalnya, bahkan baru-baru ini mereka mengadakan lomba Geulayang Tunang, yaitu perlombaan menaikkan layangan yang diadakan pascapanen padi di desa tersebut.

Anak-anak disana sangat bersemangat dalam menerima pelajaran, mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh TPM Tanyoe. Mereka punya keyakinan dan percaya diri dalam belajar dan berinteraksi dengan siapapun orang baru yang datang untuk mengajari mereka. Bahasa Inggris mereka juga sudah mulai lancar, lho.

Harapannya TPM Tanyoe ini dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Aceh untuk terus berpikir dan berbuat apapun dengan tujuan mempositifkan Aceh. Bagi teman-teman yang penasaran, ingin menjadi donatur atau pengajar, bisa langsung hubungi foundernya, Husnul Khatimah di 085277350698 atau mention di @ahhuskha. Intip juga kegiatannya di Facebook TPM Tanyoe dan Twitter @tpmtanyoe. (Devi Fitriani)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2016 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie