About ILATeam

MCD #ILATeam Management

Silaturrahmi Pengguna Instagram Melalui #WWIM11_Aceh

Silaturrahmi Pengguna Instagram Melalui #WWIM11_AcehWorld Wide Instameet (WWIM) ke-11 Aceh sukses digelar dibeberapa tempat di Banda Aceh seperti Taman Putroe Phang dan Museum Tsunami serta didukung lebih dari 100 orang pengguna aktif media sosial Instagram, Minggu (22/3/2015).

Dengan menggunakan tagar resmi #wwim11 untuk kumpulan foto kegiatan WWIM11 keseluruhan, serta tagar khsus wilayah Aceh yaitu #wwim11_aceh. Pengguna instagram bisa turut merasakan kegiatan ini melalui tagar-tagar tersebut.

“Kita pilih Museum Tsunami sebagai maskot dalam WWIM 11 Aceh kali ini khususnya Banda Aceh, dikarenakan tempat ini sangat diminati pendatang dari Aceh maupun luar Aceh,” ungkap Zulhidayat selaku panitia kepada @iloveaceh.

Zulhidayat menambahkan dengan adanya media sosial Instagram tersebut, hobi fotografi dapat tersalurkan dan menjadi kegiatan positif yang dapat membangun kebersamaan diantara mereka.

Keseruan bertambah ketika seluruh pengguna Instagram diseluruh dunia yang berpartisipasi di #wwim11 tersebut saling bertukar hasil bidikan kamera mereka masing-masing. (che)

“Pertamini” Solusi Bensin Aman Selain Pertamina

“Pertamini” Solusi Bensin Aman  Selain PertaminaAdalah Muhammad Nasir sebagai pemilik Pertamini wilayah Banda Aceh, yang kini menjadi solusi untuk mengisi bensin selain mengisi di Pertamina.

Telah hadir di tengah-tengah masyarkat Banda Aceh seminggu yang lalu, Pertamini mengangkat slogan “Insha Allah, Pas….!” sehingga mayarakat percaya untuk mengisi bensin di pinggiran jalan.

“Masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran pertamini ini, karena pertamini ini memiliki takaran minyak yang dapat dilihat langsung,” cerita Fajar Sidik selaku petugas pertamini kepada @iloveaceh, Rabu (11/2/2015).

Banda Aceh bukan daerah yang pertama munculnya kehadiran Pertamini, sebelumnya juga sudah ada di Bireuen, Sigli dan daerah lainnya. Sekarang Anda tidak perlu khawatir mengisi bensin eceran. (che)

Sore Ini, Cut Nyak Niken Dendangkan “Prang Sabi” di Peringatan #10thnTsunami

Cut Nyak Niken / ILATeam

Penyanyi ibu kota, Cut Nyak Niken siap hadir menghibur penggemar di panggung apresiasi seni peringatan #10thnTsunami pada Sabtu (27/12/2014) sore, di Lapanganan Blang Padang, Banda Aceh.

Niken dipastikan akan membawakan single terbarunya “Prang Sabi”. Dara Aceh yang akrab disapa Niken ini juga salah satu penyanyi yang ikut berpartisipasi dalam Hari Kepedulian (Care Day), sebagai wujud terima kasihnya terhadap seluruh bantuan yang telah disalurkan dunia kepada Aceh.

“Saya sangat bahagia karena diminta untuk menjadi bagian dari peringatan 10 tahun tsunami ini. Saya harap Aceh terus bangkit, dan tetap me,pertahankan martabat Aceh dimata dunia,” ungkap Niken.

Bagi, Anda yang penasaran dengan penampilan livenya, jangan sampai ketinggalan. Sore ini tampil di panggung apresiasi seni. (che)

Ada Parade Thank’s to The World di Peringatan #10thnTsunami

Gladi Bersih Color Guide Aceh di #10thnTsunami

Gladi Bersih Color Guide Aceh di #10thnTsunami.

Marching Band Aceh dengan julukan Color Guard siap melakukan parade “Thank’s to The World” pada pembukaan peringatan 10 tahun Tsunami Aceh, Jum’at (26/12/2014), bertempat di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Dengan membawakan 35 bendera dari negara-negara bantuan, Color Guard ingin megungkapkan terima kasihnya kepada dunia melalui parade bendera di depan sejumlah perwakilan duta besar negara yang akan hadir.

“Aceh bisa terus bangkit dari segala keterpurukan akibat bencana yang telah melanda, dan tetap mempertahankan syariat yang menjadi ciri khasnya,” ungkap Nabil Kartin selaku pelatih ketika ditemui @iloveaceh. (che).

Tausyiah Bersama Syekh Ali Jaber Di Banda Aceh

B5tRBO0CIAEJphpImam Mesjid Nabawi, Syekh Ali Jaber mengisi podium di Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis malam (25/12/2014).

Tausyiah dan do’a bersama yang dihadiri ratusan jama’ah mesjid Baiturrahman menjadi malam pembuka serangkaian acara Peringatan 1 (dekade) bencana gempa dan Tsunami di Aceh.

Syekh Ali Jaber mengaku kedatangannya di Aceh merupakan keinginan terbesarnya karena merasa harus mengunjungi saudara-saudara di Aceh, sebelum beliau kembali ke kampung halamannya Mekkah.

“Melalui Aceh, Indonesia bisa bangkit dan menjadi cahaya islam untuk dunia.”, ungkap Syekh Ali Jaber dalam Tausyiahnya. (che)

Teater Rakyat Aceh Pada Peringatan #10thnTsunami

Sanggar Meurak Jeumpa akan menghadirkan “Teater Rakyat Aceh” pada peringatan 10 Tahun Tsunami Aceh mendatang, Sabtu (27/12/2014) malam bertempat di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Penanggung jawab panggung, Tejo kepada @iloveaceh, Kamis (25/12/2014) menyebutkan, Sanggar Merak Jeumpa yang berasal dari Krueng Mane, Aceh Utara ini siap menampilkan kesenian tradisional Aceh yang terkenal di tahun 70-an. Kesenian ini juga menghadirkan alat musik khas Aceh yaitu Mob-Mob Aceh atau biasa disebut biola Aceh.

“Saya harap melalui partisipasi Sanggar Meurak Jeumpa pada peringatan Tsunami ini mampu mewakili ungkapan terima kasih kepada dunia yang telah membantu kebangkitan Aceh,” tutupnya (che)