SAIN Banda Aceh Adakan Seminar Sadar Budaya Sadar Wisata

Seminar Sadar Budaya Sadar Wisata

Syarikat Agam Inong (SAIN) Banda Aceh mengelar seminar budaya sadar wisata yang berlokasi di Aula Pemko Banda Aceh, Minggu (26/10/2013).

Acara yang yang dibuka oleh Staf Ahli Pemko Banda Aceh Drs. M. Ali Lathief ini mengangkat tema “Saboh Pakat Peuturi Nanggroe”. “Seminar ini kita laksanakan dengan tujuan untuk memotivasi rakan muda dan mudi Aceh untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah dan meningkatkan potensi wisata dan budaya Aceh,”  ujar Imam Zulfian kepada @iloveaceh.

Peserta hadir dalam seminar ini berjumlah 150 orang dari berbagai kalangan di Kota Banda Aceh.

“Kita mengundang Duta Wisata, Duta Mahasiswa, Duta Bahasa, Putroe Bungoeng dan mahasiswa juga pelajar se-kota Banda Aceh, untuk mempersiapkan mereka menjadi agen budaya dan wisata,” tambah finalis Duta Wisata Banda Aceh 2013 ini.

Seperti yang terlihat, pemateri yang dihadirkan dalam seminar ini, yaitu H. Muslim Amiren S.Si M.InfoTech, Hijrah Saputra yang merupakan Founder Mr.Piyoh serta Citra Rahman yang juga Travel Blogger Aceh.

“Kita berharap agar seminar ini mampu mengangkat nilai jual budaya dan pariwisata kota Banda Aceh,” tutupnya. (rma)

@AMSAUnsyiah Gelar BIMATERIL 2013

Peserta BIMATERIL AMSA Unsyiah 2013

Asean Medical  Student Association (AMSA) Universitas Syiah Kuala kembali menggelar Basic Training & Meeting the Experts for Sharing Experience to Develope Organizing Skill (BIMATERIL) 2013 di Aula Program Studi Psikologi FK Unsyiah, Minggu (26/10/2013).

BIMATERIL 2013 merupakan acara berskala lokal yang bertujuan mencetak calon-calon pemimpin dari dunia kedokteran serta memberikan pemahaman yang baik dalam berorganisasi. “BIMATERIL dilaksanakan untuk membekali mahasiswa kedokteran unsyiah pada umumnya dan anggota AMSA pada khususnya, dengan pengetahuan mengenai dasar-dasar kepemimpinan,” ujar Ketua Panitia Hendra Dwitanto kepada @iloveaceh.

Pelatihan kepemimpinan ini merupakan wadah training yang diharapkan mampu melahirkan cikal bakal pemimpin dimasa depan sebagai sebuah kekuatan yang besar serta untuk menyegarkan dan menggali kembali potensi-potensi yang dimiliki oleh mahasiswa itu sendiri

“Dengan diadakannya BIMATERIL diharapkan akan muncul calon pemimpin muda dari dunia kedokteran Unsyiah yang siap melangkah ke kancah nasional maupun internasional,” tambah mahasiswa Pendidikan Dokter  angkatan 2012 ini.

Setiap peserta training dibekali pengetahuan dan dasar kepemimpinan oleh organisasi yang fokus terhadap pemberdayaan pemuda.

“Kita mengundang LSM The Leader untuk memberikan materi tentang River of Live, Dream Plan, Leadership, Project Management dan Leadership Games. Semoga setiap anggota AMSA FK Unsyiah mampu membangun jiwa organisasi dalam memasuki dunia keorganisasian,” tutupnya. (rma)

AMSA FK Unsyiah Akan Peringati World Diabetic Day

world-diabetic-dayDalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia (World Diabetic Day) yang jatuh pada 14 November mendatang, Asian Medical Students’ Association (AMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kualah menggelar sejumlah kegiatan.

Salah satu panitia pelaksana, Nia Wahyuni Harti menyebutkan kegiatan tersebut akan diselenggarakan 17 November di Banda Aceh. “World Diabetic Day sebenarnya jatuh pada tanggal 14 November 2013. Namun, acara ini di Banda Aceh akan digelar 17 November 2013,” sebutnya.

Sejumlah konsep acara pun disiapkan oleh panitia dengan berbagai lokasi yang menjadi pusat kegiatan.

“Acara nanti ada beberapa konsep, yang pertama glukocheck yang dilaksanakan di Blang Padang, dilanjutkan dengan jalan santai ke Simpang Lima Banda Aceh dengan menggunakan kostum, dan terakhir ditutup dengan acara puncak, yaitu orasi teatrical di simpang lima tentang bahaya diabetes melitus yang turut mengundang The Leader,” jelas pemilik akun @Nia_Harti. (ed)

Pegiat Sosial Media #PeduliTangse

loteng-sd-neubok-badeuk-tangse-pidie-aceh-rusak-akibat-gempaBelum usai duka gempa di Aceh Tengah dan Bener Meriah, tepat tanggal 22 Oktober pukul 12.40 wib gempa kembali melanda Aceh. Kali ini kabupaten Pidie yang di hantam guncangan gempa bumi berkekuatan 5.6 SR, dengan kerusakan parah terdapat di kecamatan Tangse. Aceh kembali berduka.

Belum pun genap setahun gempa yang pernah mengguncang Tangse, pada 22 Januari 2013. Kini dilaporkan 547 unit bangunan rusak, puluhan korban mengalami luka-luka dan 1 orang korban meninggal. Jumlah korban 2613 jiwa (547 Kepala keluarga), 30% korban gempa mengungsi ke Tenda dan sekitar 597 murid sekolah yg terpaksa belajar dibawah tenda pasca gempa.

Pegiat Sosial Media @iloveceh, @iloveacehrayeuk dan @ozradioaceh turut melakukan penggalangan dana seperti yang pernah dilakukan saat gempa Gayo #PrayforGayo yang awalnya dimulai dari Sosial Media.

Maka kami mengajak rakan-rakan semua untuk meringankan luka sodara kita di Tangse, dengan berdonasi seikhlasnya. Donasi dapat ditransfer ke rekening BRI 3907-01-004778-53-9 a.n ASOE KAYA. Untuk konfirmasi donasi, bisa SMS ke nomor 085333797778 atau ke 081286596543.

Berapapun donasi anda akan meringankan beban saudara kita yang sedang berduka ditimpa bencana. Barakallah. (ant)

IT Positif untuk Aceh

Suasana diskusi socmed bersama Komunitas Buddha Dharma Indonesia Informasi Teknologi (IT) pada saat ini bukanlah hal yang asing buat penduduk di Indonesia bahkan juga dunia, hingga anak kecil pun sudah mulai memahami sedikit demi sedikit apa itu IT.

Dengan perkembangan IT yang cukup signifikan akhir-akhir ini, bukan berarti seluruh masyarakat yang ada di Indonesia mengerti fungsi IT dengan baik, terkhusus beberapa kelompok masyarakat di Aceh.

Menilik kemungkinan yang ada, akhirnya Buddha Dharma Indonesia bekerjasama dengan @iloveaceh dan @iloveacehrayeuk berinisiatif untuk membuat diskusi kecil seputar IT terutama yang berkaitan dengan socmed (social media).

Dengan menghadirkan 5 narasumber dari @iloveaceh dan @iloveacehrayeuk, peserta diskusi yang berasal dari komunitas Buddha Dharma Indonesia yang berada di Kota Banda Aceh tampak antusias memperhatikan presentasi yang disampaikan oleh para narasumber yang memfokuskan pada kiat-kiat positif melalui socmed.

Diantara para peserta diskusi ini, tidak sedikit diantara mereka merupakan pendatang baru (newbie) di dunia socmed, terutama media Twitter yang memang menjadi kiblat socmed dunia akhir-akhir ini. Sehingga para peserta diskusi ini yang rata-rata diantara mereka merupakan usahawan di Kota Banda Aceh berharap bisa mempromosikan usaha mereka melalui social media terutama Twitter.

Para narasumber pun senada dengan para peserta, mereka berharap semoga dengan diskusi kecil tentang IT dan socmed ini bisa membantu masyarakat khususnya di Aceh lebih mengenal dan menggunakan IT itu dengan ketentuan yang baik, dan pastinya berharap IT juga bisa bermanfaat dalam memajukan Aceh dimata nasional dan dunia.

Diskusi kecil yang berlangsung Minggi (20/10/2013) ini berakhir dengan diajarkannya kepada para peserta diskusi bagaimana cara membuat twitter dan ditandai juga dengan launchingnya twitter @Banda_bakery.

(Oleh : @rahmatnaziel)

Yuk, Dukung Film Sineas Muda Aceh “Hikayat dari Ujung Pesisir”

Film dokumenter karya sineas muda Aceh, Cut Ervida Diana dan Darang Melati Z dengan berjudul “Hikayat dari Ujung Pesisir” yang mengangkat tentang pengeboman ikan yang sudah menjadi tradisi turun temurun di kawasan Kabupaten Aceh Besar, akan di tayangkan pertama kali di Metro TV, Senin (28/102013) mendatang pukul 21:30 WIB.

Karya dari dua sutradara asal kampus Unsyiah ini sudah pernah ditayangkan di jaringan bioskop Cinema 21 beberapa waktu lalu.

Dengan mengambil lokasi syuting di Pulo Bunta dan Ujong Pancu, Aceh Besar, film yang berdurasi 20 menit tersebut bercerita tentang kehidupan sebagian nelayan yang menggantungkan hidupnya dari kegiatan melaut. Akibat dari pengeboman ikan, berbagai masalah pun timbul, mulai dari kerusakan ekosistem laut, berkurangnya hasil laut dan munculnya korban akibat dari penggunaan bom saat melakukan penangkapan ikan.

Jangan lupa, bagi Anda yang ingin mendukung khusus warga Aceh bisa memberikan dukungan dengan mengirimkan SMS, ketik EA (spasi) HIKAYAT kirim ke 9189. “Dukungan dari seluruh masyarakat Aceh sangat membantu agar film ini memenangkan nominasi film terfavorit di ajang Eagle Award,” sebut Cut. (ed)

Profil Sineas Muda Aceh

Cut Ervida Diana (kiri), lahir di Sigli 31 Desember 1990, pemilik akun @cutervida merupakan putri pertama dari pasangan Teuku Anwar dan Cut Darmawati. saat ini ia tercatat sebagai mahasiswi FKIP Bahasa Inggris di Universitas Syiah Kuala angkatan 2009 dan juga sebagai mahasiswi jurusan Syariah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh angkatan 2008. Ketertarikannya dalam hal lingkungan hidup membuat dia terlibat aktif mengikuti sejumlah kegiatan dan even pada komunitas lingkungan di Aceh diantaranya KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) 2012, BLP Community (Bridging Leadership Program) 2010, dan ia merupakan koordinator Sahabat WALHI (SAWA) 2012-2013. Selain terlibat dalam komunitas peduli lingkungan ia juga pengajar Bahasa Inggris pada siswa homeschooling dan siswa SMA. Dia senang menemukan hal-hal baru dan berani mengambil tantangan positif. Motivasinya mengikuti Eagle Award adalah mengaktualisasi diri untuk belajar dan berkarya agar memberikan banyak manfaat terhadap seluruh masyarakat luas.

Sementara Darang Melati Z (kanan), lahir di Banda Aceh 29 Februari 1992, pemilik akun @daraaang merupakan anak kedua dari Zainuddin dan Cut Ubit. Ia adalah mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala. Ketertarikannya terhadap isu lingkungan dan hal-hal sosial membuatnya ingin menjadi sineas muda. Dengan motto hidup “aku pasti bisa, kalo aku pikir aku bisa”, ia menjadi orang yang selalu berusaha untuk mencapai apa keinginannya dan tujuannya yang ingin dicapai. Motivasinya mengikuti Eagle AWard adalah ketertarikannya akan film dokumenter, sehingga ia menganggap Eagle adalah ajang dimana bisa menjadi anak muda berprestasi, berkreasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat banyak.