Aceh, Salah Satu Daerah Wisata Favorit Nicholas Saputra

Nicholas saat berada di Geurute, Aceh JayaTidak disangka, aktor Indonesia yang juga suka traveling Nicholas Saputra telah menempatkan Aceh sebagai salah satu daerah wisata favoritnya di Indonesia. Hal tersebut dijelaskan oleh pemeran Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) saat berkunjung ke Serambi Mekkah beberapa hari lalu.

Pria kelahiran 30 tahun silam ini kembali menginjak kaki di Aceh, Sabtu (23/2/2014) lalu sehari sebelum ulang tahunnya.

Kepada @iloveaceh, Kamis (27/2/2014) kemarin, Nicholas menyebutkan Aceh dan daya tarik kopi telah menjadi pilihan baginya untuk menjadikan daerah paling ujung Sumatera ini sebagai salah satu tempat liburan dan berwisata.

“Bagi ku, Aceh ini adalah tempat favorit buat berwisata. Selain alamnya yang indah, juga ada kopi yang terkenal ini,” sebut Nico disela-sela menikmati kopi pagi di sebuah warkop di Aceh.

Selain berliburan seorang diri ke Banda Aceh, pemilik akun @nicsap juga kerap berbagi foto-foto tempat yang dikunjunginya lewat akun instagram.

Kehadirannya ke Aceh selama 5 hari juga mengunjungi sejumlah tempat. Tidak hanya di Banda Aceh, alumni dari kampus Universitas Indonesia ini juga berkunjung ke pantai Lhok Me di Aceh Besar, melihat gajah di Conservation Respon Unit (CRU) Mane, Pidie serta ke Lamno dan menyempatkan diri untuk melihat sunset di Geureute, Aceh Jaya. (ed)

#SuaraWarga | Aceh Harus Mandiri Tangani Krisis Listrik

Suasana mati lampu di Banda Aceh salah satu rumah #ATwitLovers, gelap sangatkan / IstBeberaha hari terakhir ini, di linimasa bermunculan banyak pertanyaan yang masuk lewat mention ke @iloveaceh dengan drastis mendadak ramai soal pemadaman listrik, baik siang atau pun malam hari.

Pemadaman listrik yang terjadi berjam-jam bahkan setengah hari di Aceh ini seakan-akan telah menjadi hal yang biasa, namun kondisi ini tidak bisa dilihat sebelah mata.

Pasokan listrik dari Sumatera Utara (Sumut) ke Aceh sampai saat ini masih belum teratasi. Hal tersebut diakui oleh PT PLN (Persero) yang terus melakukan cara untuk menangulanginya, namun tidak sedikit rintangan juga untuk mengatasi defisit listrik ini.

“Banyak kendala yang di luar kewenangan kami, mulai dari pembebasan lahan yang tidak kunjung selesai, sehingga membuat pengerjaan proyek pembangkit listrik terhambat, si kontraktor yang mengerjakan pembangkit telat selesai membangun pembangkit, tanah sudah dibebaskan muncul masalah-masalah sosial di sana, sudah ada pembangkit ditolak masyarakat dan lain sebagainya yang terjadi di lapangan,” ungkap Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto, Senin (24/2/2014) lalu.

Bambang menyebutkan, PLN terus melakukan langkah darurat untuk menangani krisis listrik tersebut dengan melakukan sewa genset berkapasitas total 150 MW.

“Tapi tentu itu masih belum cukup, karena seharusnya kelistrikan di Sumatera Utara sudah direncanakan dipasok dari PLTU-PLTU seperti Nagan Raya berkapasitas 2 x 110 MW di Meulaboh, Aceh, PLTU Pangkalan Susu 2 x 200 MW di Sumatera Utara dan PLTU Teluk Sirih 2 x 112 MW di Sumatera Barat. Namun PLTU-PLTU tersebut molor pengerjaanya sesuai target yang ditentukan. Terlambatnya proyek tersebut di luar kuasa PLN, karena yang mengerjakan proyek tersebut adalah kontraktor dari China,” ungkapnya Bambang.

Ia menegaskan, PLN akan berusaha mengurangi dampak defisit listrik ini dan akan mulai terlihat antara Maret-April.

“Pasalnya PLTU Nagan Raya 2 x 110 MW unit 1 sudah mulai tes dan sudah menghasilkan listrik, tidak lama lagi bisa segera mengalir listriknya ke masyarakat, apalagi PLTU Labuan Angin 2 x 115 MW akan segera selesai perbaikkannya dan mulai beroperasi kembali minggu depan, ini akan menambah pasokan listrik sekitar 200 MW,” tandasnya.

Apa Pendapat Mereka

Lewat linimasa kita pun memulai dengan #suarawarga dari sejumlah #ATwitLovers, pada Rabu (26/2/2014) malam jelang pagi hari. Kami pun mulai menanyakan sejumlah pendapat, opini, serta ide-ide dari sejumlah #ATwitLovers terkait seringnya pemadaman listrik di beberapa daerah.

Berikut ini yang kami rangkum, #suarawarga dari #ATwitLovers agar Aceh juga mampu dan bisa menjadi mandiri dalam menangani krisis listrik ini.

Demikianlah #suarawarga dari raka-rakan, memang 140 karakter ini tidak akan berarti apa-apa jika tanpa solusi nyata. Namun, apa yang telah dikatakan warga ini menjadi poin penting bagi pengambilan kebijakan untuk menyikapi apa yang diperlukan masyarakat saat ini. Infrastruktur, SDA, dan juga SDM yang tidak kalah penting juga bagian yang perlu disorot lagi.

Semoga saja, kemandirian Aceh dalam soal listrik bisa terus dewasa seiring dengan sejumlah perkembangan sarana dan prasana yang kelak bisa mensejahterakan rakyat. Do’a kita bersama untuk Aceh tercinta. (ed)

Ulang Tahun yang ke-5, Oz Radio Banda Aceh Hadirkan Adera untuk OZzers

wTvzW63h Masih dalam rangka ulang tahun OZ Radio Banda Aceh yang kelima, Oz Radio yang mengadakan serangkaian kegiatan mulai dari pelepasan balon di beberapa tempat, serta berbagi bersama anak-anak di Panti Asuhan Nirmala.

Nah, kali ini @ozradioaceh  -akun resmi OZ Radio Banda Aceh- menghadirkan penyanyi solo ibukota “Adera”, Sabtu (1/3/2014) di Amel Convention Center, Banda Aceh.

Pembelian tiket konser Adera yang bertema “Hi5 Annivesary Radio Unplugged” tersebut berlangsung selama 10 hari yaitu, pada 2 hari pertama bisa didapatkan di kantor @ozradioaceh  pada tangal 19-20 Februari. Dan selanjutnya tersedia di Uyee, One4Chocolatte, dan Kabuji pada tanggal 21-28 Februari 2014. 500 orang pembeli pertama akan mendapat OZcecories.

Adera merupakan penyanyi yang terkenal dari keisengannya untuk mengunggah video rekamannya yang sedang bernyanyi sambil bermain gitar. Dari sanalah masyarakat mulai mengenalnya. Hingga kini Adera telah merillis single perdananya yang berjudul “Lebih Indah”.

Adera yang juga merupakan anak seorang legendaris Ebiet G. Ade ini akan menghibur penggemarnya di Banda Aceh mulai pukul 20.00 wib hingga selesai. So, don’t miss it. (che)

Semarak #4thiloveaceh “Bersama untuk Lebih Baik”

Anggota ILATeam Management yang menjadi pilar dan pendukung dalam menjalankan seluruh aktivitas di komunitas @iloveacehSetiap perjalanan yang telah dilewati, semua akan menjadi catatan kecil dan bukan mustahil apa yang telah ditoreh juga tercatat dalam sejarah masa mendatang.

Jika selama setahun belakangan ini banyak perbuatan buruk dan khilaf yang sudah dilakukan itu adalah kerugian, maka hendaknya berusaha untuk mengurangi, meninggalkan dan jangan sampai mengulanginya lagi. Sebaliknya apabila dalam satu tahun ini banyak perbuatan baik yang sudah dilakukan ini menjadi keuntungan dan bermanfaat, maka hendaknya untuk dipertahankan, dikembangkan, ditingkatkan dan terus dilakukan. Intinya kita harus menjadi lebih bersemangat di umur yang nantinya akan bertambah untuk meningkatkan kebajikan dan mengurangi kekurangan yang telah ada.

Karena dengan adanya perubahan perilaku, ucapan, dan cara berpikir ke arah yang baik dan menjadi lebih baik, maka kita sudah mendapatkan manfaat (keuntungan) yang sangat besar.

23 Februari 2010 silam atau tepat 8 Rabiul Awwal 1431 telah menjadi sebuah hari yang tak pernah kami lupakan. Hari dimana, kerinduan untuk Aceh kami kirim lewat 140 karakter lewat medium elektronik yang bernama Twitter.

Melihat penanggalan masehi, kini genap sudah umur @iloveaceh 4 tahun tepatnya pada tanggal 23 Februari 2014 kemarin.

Bersamaan dengan itu pula akun #ATwitLovers (Aceh Twit Lovers, sapaan untuk followers @iloveaceh) ini tidak lagi berdiri sendiri atau personal. Komunitas, itulah awal semangat dari akun yang lahir pada hari Selasa dengan ranah baru yang masih begitu asing di Aceh lewat tagline sederhana “Teumpat tanyoe sapa rakan ngon syedara (Tempat kita menyapa kawan dan sanak saudara)”, sebuah alternatif media informasi ditengah maraknya media elektronik lainnya.

Beda dari Tahun Sebelumnya

Di usia 4 tahun ini, Komunitas @iloveaceh sedikit hadir beda. Ada sebuah mimpi, dimana komunitas ini ingin terus berbuat untuk Aceh dan suatu saat ada tempat mereka berteduh, memikirkan dan melahirkan sejumlah ide untuk Aceh, melepaskan lelah sejenak, dan bermimpi lewat sebuah aksi nyata dalam satu atap bersama, yakni tempat dalam bekerja.

Rumoh ILA, begitulah sebutannya dan kini tempat tersebut telah ada, beralamat di Jalan Malikus Saleh No. 23, Lampineung Banda Aceh. Berkonsepkan community center dan coworking space tanpa ada label eksklusif, kami pun terbuka untuk berbagi bersama rakan-rakan dan syedara semua.

Tak ada rasa yang patut kami sembunyikan, hanya mampu bersyukur kepada Allah SWT atas semua dorongan dan masukan dari rakan-rakan yang memberikan kami semangat untuk tetap ada, kini mimpi itu telah terwujudkan. Sejak Sabtu (22/2/2014), kami pun menggelar acara syukuran bersama anak-anak yatim di lingkungan sekitar.

Syukuran bersama anak yatim sekitar Rumoh ILA Lampineung

Keseruan dan Semaraknya #4thiloveaceh

Hari Minggu (23/2/2014) kemarin menjadi hari yang paling bahagia bagi semua tim kami, waktunya untuk menyapa rakan #ATwitLovers di linimasa juga datang waktunya tepat pada malam hari. Sebelumnya, pada sore hari pun kami mengudara untuk mengabarkan semangat “Bersama untuk Lebih Baik” di radio dalam rangka peringati #4thiloveaceh di Twitter.

Keseruan di linimasa memang tidak terbendung, sejak Sabtu hingga Minggu malam perbincangan #4thiloveaceh berhasil kami pantau mencapai 711 tweets (topsy.com) dengan jumlah 42.355 followers, perbincangan paling banyak terjadi di Banda Aceh dan Sumatera Utara (trendsmap.com).

Tidak hanya itu, profil dari @iloveaceh juga mencatat rekor baru dalam jajaran akun lainnya di Indonesia. Pada tahun ini @iloveaceh berhasil menduduki urutan 3.185 versi Indonesian Twopcharts, bersaing ketat dengan akun artis @sarah_azhari (3.184) dan akun universitas @KomunitasUG (3.186).

Masih dari data yang sama, pada tahun 2014 ini @iloveaceh mencatat penambahan sekitar 16.372 dari 25.983 followers sejak setahun belakangan ini atau naik sejumlah 63% dari sebelumya. Peningkatan jumlah followers ini tentu bukan terjadi begitu saja, sejumlah masukan dan saran yang ditampung oleh @iloveaceh, membuat tim untuk terus berpikir kreatif dan mencoba selalu untuk dapat berkomunikasi kedua arah sesuai dengan semangat dari tagline dengan menganut prinsip-prinsip etika dalam berkomunikasi.

Anggota ILATeam Management di Rumoh ILA Lampineung

Terima Kasih #ATwitLovers

Semarak dari acara ulang tahun ini @iloveaceh memang sudah berakhir, program kuis lewat tagar #ILAquiz malam tadi menjadi sebuah kado spesial dari kami sebagai penutup perayaan #4thiloveaceh kepada rakan semua. Selamat kepada yang beruntung dan yang belum bisa coba lagi dilain kesempatan dan tetap semangat untuk berbagi.

Sekali lagi, kami sadar betul setiap ada pencapaian tidak lepas dari semua kekurangan dan rintangan, baik itu ada salah kata atau yang membuat hati rakan-rakan tidak enak atau tersakiti bisa saja di dunia maya dan juga hubungan di dunia nyata yang tak pernah luput dari khilaf kami sebagai manusia.

“Ampon syedara meuribee ampon, jaroe kamoe seuon ateueh jeumala / Kamoe nyoe bandum ka meuhimpon, meulake meuah bak rakan dumna”.

Dengan semangat “bersama untuk lebih baik” tahun ini, kami yakin seremonial yang telah lewat tidaklah hilang begitu saja. Komunitas @iloveaceh telah menjadi bagian dari kita semua untuk menjadi sebuah pergerakan dalam membangun Aceh ke depannya.

Kepada semua #ATwitLovers yang telah mengirimkan do’a dan semangat, lewat sejumlah sosial media Twitter, Facebook, dan sejumlah media lainnya. Walaupun tidak bisa terbalas satu per satu, kami ucapkan terima kasih untuk semua. Semoga setiap do’a yang baik, akan diberikan kebaikan yang baik pula untuk kita semua.

Inilah perjalanan 4 tahun @iloveaceh bersama rakan-rakan dan syedara semua, tetap bimbing dan dukung kami untuk terus ada dan berbagi untuk negeri ini dalam memberikan ruang bicara untuk #positifkanAceh.

Izinkanlah kami mengucapkan banyak terima kasih kepada rakan-rakan #ATwitLovers ban sigom donya (dunia), @FlamboyantFM, @KABUJI_Martabak, @joa_atjeh, @sugarsopbuah, @SISbandaaceh, @one4chocolatte, @homhaiStore, @MieAcehManagat, @OZRadioAceh, #LeuserCoffee, #HugoPerfume, #CandrienCafe. Serta tidak lupa kepada kontributor kami dimana pun berada, pengelola dan pengurus @iloveaceh, seluruh #ILANetworks yang berada di kabupaten/kota Aceh serta partner kami yang tidak mungkin kami sebut satu persatu. Semuanya luar biasa!

4thiloveaceh

Rumoh ILA Banda Aceh, 24 Februari 2014
ILATeam dan Tim Redaksi

Ulang Tahun ke-4, @iloveaceh Gelar Syukuran di #RumohILA

BhC3j16CIAAjMhZJelang ulang tahun ke-4, Komunitas akun twitter @iloveaceh menggelar acara syukuran sekaligus peusijuk di Rumoh ILA yang akan menjadi kantor ILATeam Management kedepannya, Sabtu (22/2/2014).

Acara syukuran yang dihadiri sejumlah anggota tersebut, diawali dengan peusijuk oleh beberapa pemuka Gampong Kuta Baru, Lampineung, Banda Aceh.

“Dalam rangka HUT ke-4 ini, Komunitas @iloveaceh membawakan semangat yang bertema “Bersama Untuk Lebih Baik”, kedepannya diharapkan bisa terus bersemangat untuk meningkatkan kebajikan dan mengurangi kekurangan yang telah ada,” sebut Uzlifatil Jannah selaku Manajer Operasional ILATeam Management.

Selain syukuran, acara juga dilanjutkan dengan do’a bersama selepas Dzuhur bersama anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nirmala yang juga ikut hadir di Rumoh ILA bergabung bersama sejumlah anggota tim @iloveaceh.

Rasa bahagia terlihat di seluruh raut wajah ILATeam seusai menggelar acara syukuran. Dengan umur yang sudah 4 tahun ini besar harapan dari Komunitas @iloveaceh bisa semakin berkembang dan terus komit mempositifkan Aceh lewat sosial media.

Sementara itu, Rahmat Nazillah selaku Humas dari ILATeam Management juga menyebutkan kehadiran Rumoh ILA nantinya bisa menjadi wadah juga bagi sejumlah komunitas di Banda Aceh sebagai tempat saling menukar ide dan pikiran.

“Rumoh ILA saat ini belum ada fasilitas yang memadai, nantinya akan terus kita usahakan untuk mewujudkan tempat ini bisa menjadi wadah bagi komunitas-komunitas, serta tempat belajar bersama dan bekerja,” tutupnya. (ant/ed)

Sosialisasi Social Media bersama @iloveaceh Tim di Yayasan Methodist Banda Aceh

IMG_7571Dalam rangka roadshow @iloveaceh  Goes to School untuk mengenalkan sosial media, kali ini #ILATeam mengunjungi  siswa-siswi Yayasan Kristen Methodist di Banda Aceh, Jum’at (14/2/2014).

Sebagai wujud kepedulian komunitas @iloveaceh terhadap perkembangan social media dewasa ini, maka diadakan sosialisasi mengenai social media dan media @iloveaceh itu sendiri.

Kegiatan ini, secara umum memaparkan dampak positif maupun negatif yang akan ditimbulkan pada penggunaannya. Maka dari itu pentingnya kegiatan ini diadakan agar siswa-siswi yang ada sekarang tidak salah mengartikan dalam beraksi di dunia social media bahkan bisa mendapatkan keuntungan positif tersendiri, mengingat hampir seluruh dari mereka mempunyai akun social media, namun belum semua menggunakannya dengan baik.

Bukan hanya siswa-siswi dari Yayasan @methodist_bna –akun publiknya-  ini saja yang antusias dengan kegiatan ini, para pengajarnya juga begitu saksama mengikuti acara yang di laksanakan di ruang aula sekolah setempat hingga selesai. Terbukti dari apresiasi yang luar biasa serta interaksi yang baik antara pihak sekolah dengan @iloveaceh Tim. (che)