Selamat Jalan Adik Kami Daffa Delfira

Daffa DelfiraRasa duka menyelimuti keluarga besar Komunitas @iloveaceh dan lintas komunitas yang setahun lalu bersama berjuang untuk kesembuhan adik kami, Daffa Delfira yang berusia 2 tahun.

Tagar #PeduliDaffa masih begitu membekas dalam benak kami, tepat Minggu (29/11/2015) sekira pukul 15:11 WIB kabar duka pun akhirnya kami terima dari Nyafara Foundation, yang selama ini telah menemamani keluarga Hermanjal dan Rita Mailinar memperjuangkan buah hati mereka di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Selamat jalan adik kami, semoga berbahagia disana. Serta buat pihak keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan sabar atas musibah ini. (ed)

Pianis Wanita Aceh, Erlinda Sofyan Gelar Konser ‘Denting Damai’

Berbagai kelompok masyarakat yang mendambakan keberlangsungan perdamaian di Aceh punya berbagai cara untuk menunjukkan keinginannya. Konser ‘Denting Damai’ adalah salah satu bentuk untuk menampakkan keinginan itu yang akan diwujudkan pada Sabtu (28/11/2015) malam di Auditorium RRI Banda Aceh.

Hal inilah yang mendasari tekad komponis wanita Aceh, Erlinda Sofyan yang akan menunjukkan sejumlah karya dari komposisi ciptaannya dengan tema perdamaian Aceh.

Sembilan karya dari pianis kelahiran lahir Nagan Raya, 11 Agustus 1985 silam ini akan membawakan jenis musik instrumental.

“Untuk lebih memperjelas pesan-pesan dalam konser ini, saya mencipta dua lagu untuk vokal, yang satu berirama seriosa dan satu lagi berirama folk,” sebut Erlinda dalam rilisnya yang diterima @iloveaceh.

Konser yang akan berlangsung selama kurang lebih 90 menit ini nantinya melibatkan 45 penampil. Selain menampilkan karyanya sendiri, komponis yang sekaligus pianis ini juga mengundang penampilan bintang tamu Rapai Tuha dari Lamreung, Aceh Besar dan kelompok paduan suara New Laras Cita dari Banda Aceh.

“Saya ingin menampilkan komposisi musik ciptaan saya setidaknya satu kali dalam setahun,” ujar Erlinda Sofyan, komponis dan pianis yang mengajar di Sekolah Musik Moritza, Banda Aceh dan di ISBI Aceh, Jantho.

Konser ‘Denting Damai’ tersebut merupakan konser keduanya setelah konser pertama yang berjudul ‘Sultan Iskandar Muda’ yang berlangsung tahun lalu di Yogyakarta. Seperti konser sebelumnya, konser ‘Denting Damai’ ini juga terwujud atas dukungan Hibah Cipta Perempuan Kelola.

“Berbeda dengan konser pertama di Yogyakarta pada Oktober 2014 lalu yang seluruh komposisinya saya tulis untuk orkestra penuh, kali ini untuk konser di Banda Aceh, komposisi yang saya buat lebih variatif. Konser ini akan saya buka dengan komposisi piano solo yang saya mainkan sendiri. Saya juga akan berkolaborasi secara duet dengan penyanyi seriosa, penyanyi folk, penari, pembaca sajak dan pemain contrabass. Selain itu sayaadamembuat komposisi untuk trio, kwartet hingga combo band,” jelasnya.

Menurut Erlinda, konsernya ini akan banyak berbicara tentang Aceh.

“Bila pada konser orkestra tahun lalu saya bercerita tentang secuplik sejarah melalui konser ‘Sultan Iskandar Muda’ maka pada tahun ini yang bertepatan dengan 10 tahun perjanjian damai Aceh, saya akan mengumandangkan pentingnya merawatperdamaian Aceh melalui konser ‘Denting Damai’ ini. Perdamaian itu harus selalu didengungkan agar dia terawat,” harap wanita lulusan pascasarjana ISI Yogyakarta tahun 2012 lalu.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan pertunjukkan konser ‘Denting Damai’ jangan lupa hadir pada pukul 20.15 WIB dan terbuka untuk umum tanpa tiket masuk. (ed)

November_ILA_Erlinda Sofyan Poster Konser Denting Damai

Hari Ini, Penghargaan Perempuan Aceh Award 2015 Digelar

Perempuan Aceh Award 2015Penganugerahan Perempuan Aceh Award (PAA) 2015 akan digelar hari ini, Rabu (25/11/20015) di Gedung BKOW atau tepatnya Samping Balai Kota Banda Aceh.

Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memberi pengakuan terhadap para perempuan yang telah mendedikasikan dirinya untuk penegakan hak asasi perempuan di Aceh.

“PAA ditujukan untuk mereka yang selama ini tidak diperhitungkan dan tidak diketahui tapi sebenarnya melakukan kerja-kerja yang cukup penting,” kata Asiah Uzia, ketua panitia PAA 2015 dalam rilisnya yang diterima @iloveaceh.

Tahun ini merupakan PAA yang ke empat dengan tema “Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan”. PAA sebelumnya diadakan pada tahun 2009, 2010 dan 2012.

Acara yang akan berlangsung pada pukul 13.30 WIB tersebut juga akan diawali dengan diskusi publik bertema “Perempuan dan Kesehatan; Berjuang dalam Lingkar Kekerasan dan Diskriminasi” pada pukul 09.00 WIB.

Anugerah PAA pada tahun ini secara khusus diperuntukkan kepada perempuan pejuang pemenuhan hak perempuan korban kekerasan terutama yang bekerja di tingkat gampong/desa.

Proses penerimaan calon penerima PAA 2015 sudah berlangsung sejak Juli 2015. Nama-nama calon diseleksi oleh juri yang terdiri dari unsur aktifis perempuan, pemerintah, akademisi,ulama dan unsur media massa. (ed)

Foto-foto Kemeriahan Pesta Sains Nasional 2015

Pesta Sains Nusantara 2015 yang berlangsung selama dua hari, 14-15 November lalu berlangsung meriah yang sekaligus menjadi puncak acara dengan mengumumkan langsung sejumlah peserta yang berhasil menang dari berbagai kompetisi yang diperlombakan.

Inilah beberapa foto kemeriahaan puncak dari PSN yang menampilkan para juara kompetisi. (ed)

Pesta Sains Nasional 2015 (3)

Pesta Sains Nasional 2015 / Dok. Panitia

Pesta Sains Nasional 2015 (5)

Pesta Sains Nasional 2015 (8)

Pesta Sains Nasional 2015 (1)

Ini Dia Pemenang Kompetisi Lomba Pesta Sains Nasional 2015

Pesta Sains Nasional 2015 / Dok. PanitiaRangkaian acara Pesta Sains Nasional 2015 pada hari kedua, Minggu (15/11/2015) berlangsung dengan sangat meriah.

Pada hari kesempatan tersebut, panitia PSN mengumumkan peserta yang lolos babak semifinal pada tiap cabang lomba.

Setiap semifinalis kemudian dimobilisasi untuk mengikuti babak semifinal di setiap cabang lomba. Sedangkan peserta lain yang tidak lolos mengikuti Mentor Session dengan tema “Kita Indonesia, Kita Bisa Mendunia”.

Dalam Mentor Session yang terbagi dua sesi, diisi oleh Andrea Faadilah sebagai peraih medali emas dalam PIMNAS 2015 dan Ikrom Mustofa sebagai mahasiswa berprestasi IPB. Sedangkan penyampaian materi pada sesi dua oleh KangZaini Alif seorang founder dari Komunitas Permainan Tradisional (Hong Community).

Acara PSN kali ini juga dimeriahkan dengan pelepasan balon yang berisi harapan-harapan seluruh peserta. Tidak ketinggalan, peserta juga dihibur oleh Shena Malsiana, salah satu finalis dari X-Factor Indonesia. Disesei istirahat, peserta juga dipersilahkan untuk mengunjungi booth yang berisi pameran dari setiap departemendi FMIPA serta pameran karya inovasi peserta lomba STEM guru dan STEM siswa.

Selain itu, peserta juga disuguhi dengan seminar motivasi bertema Youth Indonesian Scientist Movement (YES I’m) dengan penyampaian materi oleh Leo Wibisono kemudian diikuti dengan hiburan oleh Rury Doremi Arifin sebagai mahasiswa beprestasi nasional.

Puncak acara yaitu pengumuman dan penganugerahan piala kepada pemenang.

Juara umum PSN 2015 diraih oleh SMAK Penabur Gading Serpong. Juara untuk guru teladan diraih oleh Slamet Widodo, S.Pd, M.Pd dari SMAN 1 Wonogiri.

Untuk kompetisi STEM guru ,juara 1 dimenangkan oleh Yosi Kustian, SPd, MSi dari MAN 1 Kota Sukabumi, Juara 2 oleh Yanuar Anas Bokiah, SSi dari MAN Pembangunan UIN Jakarta, dan juara 3 oleh Sri Subekti, SPd, MPd dari SMAN 2 Batu.

Untuk kompetisi STEM siswa, juara 1 diraih oleh tim dari SMAN 13 Jakarta, juara 2 oleh SMAN 98 Jakarta, dan juara 3 oleh SMA Al-Muttaqin Fullday School Tasikmalaya.

Sedangkan untuk cabang Kompetisi statistika junior (Komstat Jr), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh tim dari SMA Santa Laurensia, tim dari SMA Insan Cendekia Alkausar, dan tim dari SMA Santa Laurensia. Untuk kompetisiMeteorologi Interaktif (Metrik), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh tim dari SMA Negeri 1 Bogor ,tim dari SMA Semesta, dan tim dari MA Husnul Khotimah.

Untuk kompetisi Lomba Cepat Tepat Biologi (LCTB), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh tim dari SMA Pribadi BBS Bandung, tim dariSMA Negeri Unggulan MH Thamrin, dan tim dari SMA Semesta. Untuk kompetisi Chemistry Challenge (CC), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh tim dari SMA K Penabur Gading Serpong, tim dari SMA Kharisma Bangsa, dan tim SMA PU Al-Bayan.

Untuk kompetisi Matematika Ria (MR), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh Otto Alexander dari SMA K Penabur Gading Serpong, Timothy Jacob Wahyudidari SMA Santa Laurensia dan Asyraf Ridho Rizki dari SMA Negeri Unggulan MH Thamrin.

Sementara untuk Computer Problem Solving Competition (CPSC), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh Kezia Sulami dari SMAK IPEKA Sunter, Giffary Al-Fatah dari SMA Pribadi Depok dan Prawiro Hadi Triyono dari SMA Negeri 2 Tangerang Selatan.

Di Kompetisi Fisika (KF), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh tim dari SMA K Penabur Gading Serpong, tim dari SMA Negeri 1 Singaraja dan tim dari SMA Santa Laurensia. Untuk Lomba Karya Ilmiah Populer (LKIP), juara 1, 2 dan 3 berturut-turut diraih oleh tim dari SMKN 13 Bandung, tim dari SMK Al-Hikmah Surabaya dan tim dari SMAN 1 Selong. (ed)

Yayasan Pulih Aceh Gelar Diskusi Publik Soal Hukuman Kebiri

Yayasan Pulih Aceh kembali menggelar diskusi publik dan sharing bersama yang mengangkat tema “Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kekerasan Seksual: Masalah atau Solusi” yang akan berlangsung Sabtu (14/11/2015) di Keude Kupi Aceh Lambhuk.

Selain itu, juga akan ada sesi pemaran Laporan Singkat Hasil “Survey Bullying di Lingkungan Pendidikan Banda Aceh” yang akan disampaikan oleh Resti Amirullah dan Silfana Amelia Nasri (mahasiswa Angkatan ke II Sekolah The Puliher’s Institute)

Sementara itu, Koordinator Yayasan Pulih Aceh, Taufik Riswan juga akan memberikan pemaparan “Penanganan dan Pemulihan Korban Kekerasan Seksual terhadap Anak di Aceh” serta launching The Pulihers Institue Angkatan Ke III.

Dalam diskusi ini nantinya menghadirkan sejumlah pembicara dan peserta dari berbagi kalangan yang terbuka umum dan gratis. (ed)

November_ILA_Yayasan Puleh