Yuk Dukung Indonesia #BebasSampah2020

Dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016, sejumlah relawan yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Bebas Sampah akan menyelenggarakan kegiatan secara serempak bekerjasama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, swasta, berbagai komunitas, tokoh masyarakat, artis, media dan setiap individu yang memiliki kepedulian akan persoalan sampah yang dihadapi pada tanggal 21 Februari 2016 mendatang di beberapa titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Tanggal 21 Februari merupakan pengingat akan kenangan kelam di mana tragedi longsornya gunungan sampah di TPA Leuwigajah, telah menimpa perkampungan warga Cilimus dan Pojok, Jawa Barat pada tahun 2005 silam yang menewaskan ratusan korban. Kini hampir 11 tahun setelah peristiwa tersebut belum ada perubahan yang signifikan menghadapi persoalan sampah di Indonesia, ironisnya penelitian dari tim yang dipimpin oleh Jenna R. Jambeck dari Universitas Georgia menyatakan bahwa Indonesia berada dalam peringkat kedua dunia sebagai penyumbang sampah plastik ke laut,” jelas Syir Asih Amanati, selaku Humas HPSN 2016.

Hal tersebutlah, tambah Syir yang menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia tengah menghadapi kondisi “Darurat Sampah”.

Menurut Syir, kegiatan HPSN 2016 nanti juga akan serentak dengan berbagai kegiatan yang dipusatkan disejumlah titik-titik strategis disetiap kota di Indonesia.

“Kegiatan nanti lebih ke kerja bakti (clean-up) bersama pada titik-titik strategis di seluruh Indonesia, di mana seluruh peserta akan mengumpulkan sampah di tempat yang ditentukan bersama, memilah sampah yang dikumpulkan menjadi dua, sampah yang dapat diolah/daur ulang dan yang tidak dapat dimanfaatkan kembali kemudian mengumpulkan sampah-sampah tersebut di lokasi yang direkomendasikan oleh pemerintah setempat,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat berkontribusi dengan kampanye melalui sosial media dengan menyertakan tagar #Bebassampah2020. Selain itu, dapat pula melakukan kegiatan dengan menggunakan aplikasi phiruntrophy di mana dari setiap kilometer yang tercatat dalam aplikasi tersebut akan didonasikan Rp 2000,00.- dari sponsor/donatur untuk pengembangan aplikasi www.bebassampah.id dan laporan seluruh dana yang terkumpul dapat dilihat melalui http://charitylights.org/report/.

Tidak hanya itu, masyarakat atau sejumlah komunitas juga dibebaskan untuk menyelenggarakan kegiatan secara kreatif, unik dan semaksimal mungkin demi kepentingan bersama tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan. (ed)

Bebas Sampah 2020

Teater Rongsokan Gelar Pementasan Lakon ‘Dukun-Dukunan’

Membuka awal tahun, Teater Rongsokan UIN Ar-Raniry menggelar sebuah pementasan teater lewat naskah lakon ‘Dukun-Dukunan’ karya Moliere yang siap digelar Sabtu (30/1/2016) mulai pukul 16.00 WIB di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

Pementasan lakon ‘Dukun-Dukunan’ karya Moliere diaptasi oleh Puthut Buchori yang disutradarai oleh Iwan Anakbundo dengan menurunkan pemain campuran mulai dari aktor muda sampai yang berpengalaman yang pernah dimiliki “Rongsokan”.

“Naskah ini merupakan naskah yang sederhana, namun sarat akan pesan moral di setiapdialognya,” kata Rebianti Agusman, selaku pimpinan produksi lakon tersebut.

Pementasan yang akan dibawakan oleh komunitas teater yang bermoto dibuang bukan berarti terbuang ini, akan menampilkan dua sisi kehidupan yang sangat jauh bertolakbelakang. Ketika kita sampai di zaman modern dengan teknologi canggihnya yang hadir memanjakan kehidupan manusia, hal-hal mistik yang tidak masuk akal seperti halnya dukun menjadi barang “mewah” yang sulit dicari dan dipercaya.

“Dukun-dukunan? Bagi sebagian orang ketika mendengar judulnya saja akan berpikirbahwa pementasan kali ini akan berbau mistis, namun tidak menutup kemungkinan adasesuatu yang lain disana. Nah, di sini kita diharuskan berpikir kritis, Don’t judge book by the cover, jangan menilai alur cerita sebuah teater dari judulnya,” papar sutradara lakon tersebut.

Apakah kisah dalam naskah lakon dukun-dukunan ini se-horor judul yang ditawarkanoleh pengarangnya? Bagi Anda yang penasaran dengan jalan cerita dukun tersebut, jangan lewatkan pementasannya dan jangan nonton sendirian ya. (ed)

Teater dukun-dukunan 2016

LBFT Mulai Digulir Pekan Ini

Lomba Berhitung Fakultas Teknik (LBFT) XXII akan digelar mulai hari Minggu (17/1/2016) ini di Aula SMKN 1 Al-Mubarkeya, Kayee Leu, Aceh Besar.

Tahun ini, LBFT mengangkat tema “Berpacu dalam Prestasi, untu Generasi Aceh yang Mandiri”. Sementara itu LBFT juga telah merilis jadwal kunjungan ke 18 kabupaten/kota diseluruh Aceh.

  1. Tanggal 17 Januari 2016, Aceh Besar
  2. Tanggal 24 Januari 2016, Kutacane dan Aceh Tamiang
  3. Tanggal 31Januari 2016, Subulussalam
  4. Tanggal 7 Februari 2016, Aceh Selatan dan Langsa
  5. Tanggal 14 Februari 2016, Aceh Barat Dayadan Aceh Tengah
  6. Tanggal 21 Februari 2016, Nagan Raya dan Bireuen
  7. Tanggal 28 Februari 2016, Aceh Barat dan Lhoksumawe
  8. Tanggal 6 Maret 2016, Pidie Jaya dan Bener Meriah
  9. Tanggal 13 Maret 2016, Aceh Jaya dan Pidie
  10. Tanggal 20 Maret 2016, Sabang
  11. Tanggal 1 Mei 2016, Banda Aceh
  12. Tanggal 2 Mei 2016 Grand Final LBFT XXII, Banda Aceh

Sementara untuk kategori lomba, pihak panitia LBFT membuka mulai dari Umum, SMA/MA/SMK, SMP/MA, SD/MI C (kelas 5 dan 6), SD/MI B (kelas 3 dan 4), dan SD/MI A (kelas 1 dan 2).

Acara yang didukung oleh Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, dan Keluarga Alumni Fakultas Teknik (KAFT).

Buat rakan yang ingin tahu lebih lanjut kegiatan LBFT XXII bisa menghubungi Mursal (085206347680) atau Cut Yuniati Anas (082274645236). Juga bisa mengunjungi Twitter @lbft_aceh, Instagram @lbftaceh dan facebook.com/LBFT2016. (ed)

Poster Lomba Berhitung Fakultas Teknik