Fadliana Surya: Bahagia Melihat Senyuman Tulus Mereka

Konsintensi berbagi kembali ditunjukkan oleh sekumpulan anak muda komunitas Nagekeo, kali ini bertepatan dengan lebaran mereka berbagi dengan tajuk Nagekeo Care Lansia.

Setelah April dan Juni 2016 lalu mereka berbagi untuk penderita thalassemia, kanker, tumor dengan tajuk Nagekeo Care Thalassemia, kali ini mereka berbagi dengan para lansia, renta yang luput dari perhatian orang-orang, Sabtu (2/7/2016).

Fadliana Surya selaku leader di komunitas ini mengatakan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan untuk orang-orang tua yang hidupnya sebatang kara, rumah reyot, ringkih tubuh rentanya membuat para lansia menjadi prioritas pada kegiatan kali ini.

“Terimakasih kepada Allah yang telah menggerakkan hati para donatur, kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa sumbangan dari donatur. Para donatur ini berasal dari berbagai kalangan dan dari seluruh penjuru di Indonesia. Tanpa uluran tangan mereka saya tidak bisa menyampaikan amanah mulia ini,” urai Pemuka Pemuda pilihan Gerakan Mari Berbagi 2014.

Alhamdulilah kami menyalurkan Paket lebaran di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar pada hari ini Sabtu 27 Ramadhan 1437 H. wilayah Banda Aceh di Desa Lingke dan Desa Tibang, dan Desa Siem kec. Darussalam untuk Kabupaten Aceh besar.

“Ada kejadian mengharukan tadi, Ita salah satu volunteer sempat menangis melihat kondisi para lansia dengan berbagai katagori ada lansia tidak bisa melihat kakek Razali Do namanya, adalah Nyak Aji nenek tinggal digubuk penuh lubang tidur tanpa kasur beralaskan dipan, gak kebayang kalau hujan bagaimana,” ujar Duta Wisata Bahari 2013.

Bantuan kali ini lebih kurang 30 paket berupa kain sarung, tasbih, sirup, teh, susu dan minyak goreng. Semua ini telah kami sampaikan kepada benar-benar orang yang benar-benar membutuhkan.

Dara yang akrab diapa Lily tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan sosial yang digelarnya haruslah mencapai dua hal, pertama tepat sasaran dan yang kedua tepat jumlahnya.

“Nagekeo tidak bisa bergerak sendiri selalin penggerak, harus ada pula volunteer dan para donator tentunya. Terimakasih untuk Volunteer yang hari ini telah bekerja keras dan kerja cerdas, akhirnya memberikan senyuman bahagia di wajah para sesepuh yang kami temui tadi,” sebutnya.

Diakhir kegiatan wanita alumni FKIP Biologi ini berpesan kepada anak muda, berbagilah hal kebaikan menurut kemampuan, karena dengan berbagi kalian akan menginspirasi. (ed)

Fadliana Surya_Bahagia Melihat Senyuman Tulus Mereka

Fadliana Surya_Bahagia Melihat Senyuman Tulus Mereka_2

Fadliana Surya_Bahagia Melihat Senyuman Tulus Mereka_1

Tiga Mahasiswa Aceh Terpilih dalam Kegiatan Kapal Pemuda Nusantara 2016

Setelah melewati tahapan proses seleksi yang cukup ketat, 3 mahasiswa yang berasal dari Prodi Ekonomi Pembangunan Muhajiburrahman, Prodi Teknologi Hasil Pertanian Maulidiya Izzati, dan Prodi Teknik Industri Ichwan terpilih mewakili Aceh dalam Kegiatan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (LNRPB) atau dikenal juga dengan nama lain Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Sail Karimata 2016.

Kapal Pemuda Nusantara merupakan salah satu program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga, Kementrian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut dalam upaya menanamkan nilai-nilai dunia bahari yang potensial jika diberdayakan lebih optimal dan serius.

Pemuda pemudi yang lolos seleksi program KPN dari masing-masing Provinsi di seluruh Indonesia serta perwakilan pemuda dari negara se-ASEAN akan bergabung untuk bersama-sama berlayar mengarungi samudra dengan menggunakan kapal perang dan melakukan sejumlah kegiatan di beberapa tempat yang disinggahi.

“Kegiatan ini luar biasa bagi saya, jiwa nasionalisme kita sebagai pemuda Indonesia akan dibuktikan. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membuat kita akan sadar betapa kecilnya kita sebagai makhluk ciptaanNya, dan betapa luas kebesaranNya,” ucap perempuan yang akrab disapa Molly.

Kegiatan Sail Indonesia ini dimulai sejak 2009 yaitu Sail Bunaken tahun 2009, Sail Banda tahun 2010, Sail Wakatobi-Belitong tahun 2011, Sail Morotai tahun 2012, Sail Komodo tahun 2013, Sail Raja Ampat tahun 2014, Sail Tomini tahun 2015, dan Sail Karimata pada tahun 2016 ini.

Pada tahun 2016 Sail rute yang akan mereka lewati yaitu dimulai dari Jakarta – Belinyu – Dabo Singkep – Pulau Bintan – Tarempa – Pulau Laut (pulau terluar) – Pulau Serasan – Pontianak – Karimata Kayong – dan akan kembali ke Jakarta. Kegiatan yang akan dilaksanakan selama kurang lebih 30 hari ini akan dimulai pada September-Oktober 2016 mendatang.

“Senang sekali bisa menjadi perwakilan Aceh dan punya kesempatan untuk belajar mengenai potensi kelautan dan bertemu dengan seluruh pemuda dari 34 provinsi lainnya,” ungkap Ichwan.

Kegiatan yang akan mereka lakukan dikapal meliputi diskusi, kegiatan kelompok, olahraga, homestay di rumah keluarga angkat, kegiatan kemasyarakatan, pergelaran seni budaya, dan masih banyak kegiatan lainnya.

“Bangga sekali rasanya dapat menjadi bagian dalam kegiatan ini, semoga perjalanan kami nanti dapat memberikan konstribusi positif setelah pulang dari kegiatan Sail Karimata ini,” ucap Muha.

Untuk mengetahui seperti apa perjalanan mereka mengelilingi indonesia dapat dilihat di akun instagram @ayokelaut.

“Semoga kegiatan ini nanti kami dapat berbagi Aceh dimana saja dan pulang dengan sejuta ilmu baru yang akan kami bagikan di Nanggroe tercinta,” harap mereka. (ed)

Tiga Mahasiswa Aceh Terpilih dalam Kegiatan Kapal Pemuda Nusantara 2016