Komunitas @AyoDongeng_Ind Isi Story Telling Workshop di Banda Aceh

Story Telling Workshop Dongeng di Banda Aceh_2Kegiatan perdana Story Telling Workshop bersama Komunitas Ayo Dongeng Indonesia (ADI) Jakarta berlangsung seru, Jum’at (22/4/2016) sore di A Cafe Jeulingke, Banda Aceh.

Dalam workshop yang diisi langsung oleh founder ADI, Mochammad Ariyo Faridh Zidni atau lebih akrap disapa Kak Aio dari Jakarta ini diikuti oleh belasan peserta.

“Kedatangan Kak Aio ke Aceh kali ini memang tujuan pertama ke Kota Lhokseumawe untuk memberikan materi seputar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi murid-murid SD Arun,” jelas Irwanti dari ILATeam Management.

Berhubung Kak Aio berada di Aceh, Komunitas @iloveaceh akhirnya berkolaborasi dengan ADI untuk hadir ke Banda Aceh mengisi workshop seputar dongeng.

Pada kesempatan tersebut, Kak Aio banyak bercerita soal bagaimana menyampaikan pesan-pesan dalam berdongeng, tidak membosankan dan pastinya seru.

“Tema workshop ini memang sengaja kita angkat soal “Dongeng Baik yang Seru dan Mudah” untuk berbagi banyak hal bagi teman-teman di Aceh,” sebut Ariyo.

Tak lupa ucapan terima kasih kami kepada Ayo Dongeng Indonesia yang telah bersedia hadir ke Banda Aceh untuk berbagi banyak hal seru seputar dongeng, pendukung acara mulai dari A Cafe Jeulingke, GoPrint, Mister Piyoh, Cilet Coklat dan juga Ija Kroeng. (ed)

Besok, Puluhan Komunitas di Aceh Gelar Aksi #BebasSampah2020

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016 yang jatuh pada tanggal 21 Februari, sekitar 51 komunitas yang tergabung dalam “Gerakan Banda Aceh Bersih” akan menggelar aksi sosial lingkungan dibeberapa lokasi di Banda Aceh, Minggu (21/2/2016).

Kolaborator HPSN 2016 Aceh, Fauca K. Ramadhan menyebutkan, lokasi kegiatan HPSN 2016 akan dipusatkan dibeberapa tempat, seperti di Pantai Alue Naga, kawasan Peunayong, sekitaran Pantai Ulee Lheue serta komplek pelajar dan mahasiswa (Kopelma) Darussalam.

“Lokasi kegiatan yang telah dibagi ini, nantinya sejumlah komunitas yang tergabung akan dikoordinir oleh beberapa kolaborator kegiatan,” jelasnya.

Kegiatan aksi ini, tambah Fauca akan fokuskan pada aksi pengutipan sampah anorganik nantinya akan dipilah menjadi 2 bagian jenis sampah.

“Pengutipan sampah anorganik dikarenakan sampah tersebut sukar terurai di alam dan sangat mempengaruhi ekostem lingkungan. Nantinya setelah kegiatan aksi mengumpulkan sampah, beberapa kolaborator akan mengarahkan ke satu titik pertemuan di Hutan Kota Tibang. Di sana seluruh komunitas yang telah beraksi akan melanjutkan kegiatan sharing diskusi mengenai sampah,” sebutnya.

Hasil diskusi dan sharing dari puluhan komunitas ini nantinya, menurut Fauca direkomendasikan sebagai langkah-langkah solutif mengenai isu sampah dari masyarakat yang dalam hal ini diwakilkan oleh suara-suara seluruh komunitas di Banda Aceh.

Kegiatan HPSN 2016 yang serentak digelar di 155 kota/kabupaten di Indonesia juga didukung dan diikuti oleh Pemerintah Kota Banda Aceh beserta jajarannya.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mendukung penuh kegiatan aksi serentak komunitas Peduli Sampah yang dilakukan di Banda Aceh lewat tagar kampanye #BebasSampah2020 di media sosial.

Dalam pertemuan dengan perwakilan komunitas, Illiza juga menghimbau kepada seluruh kalangan masyarakat agar dapat mengurangi penggunaan tas kantong belanja yang berbahan plastik dalam kehidupan sehari-hari melalui program pemerintah “Belanja Cantik Tanpa Plastik”.

“Pemkot Banda Aceh membuat kebijakan dengan menerapkan setiap pembelian/belanja kantong plastik akan dikenakan biaya Rp.500,- dan akan di launching bertepatan di Hari Peduli Sampah Nasional 2016, 21 Februari 2016 yang nantinya lauching di Hutan Kota Tibang bersama sejumlah komunitas serta di pusat perbelanjaan Suzuya Mall,” sebut Illiza. (ed)

Gerakan Banda Aceh Bersih

LBFT Mulai Digulir Pekan Ini

Lomba Berhitung Fakultas Teknik (LBFT) XXII akan digelar mulai hari Minggu (17/1/2016) ini di Aula SMKN 1 Al-Mubarkeya, Kayee Leu, Aceh Besar.

Tahun ini, LBFT mengangkat tema “Berpacu dalam Prestasi, untu Generasi Aceh yang Mandiri”. Sementara itu LBFT juga telah merilis jadwal kunjungan ke 18 kabupaten/kota diseluruh Aceh.

  1. Tanggal 17 Januari 2016, Aceh Besar
  2. Tanggal 24 Januari 2016, Kutacane dan Aceh Tamiang
  3. Tanggal 31Januari 2016, Subulussalam
  4. Tanggal 7 Februari 2016, Aceh Selatan dan Langsa
  5. Tanggal 14 Februari 2016, Aceh Barat Dayadan Aceh Tengah
  6. Tanggal 21 Februari 2016, Nagan Raya dan Bireuen
  7. Tanggal 28 Februari 2016, Aceh Barat dan Lhoksumawe
  8. Tanggal 6 Maret 2016, Pidie Jaya dan Bener Meriah
  9. Tanggal 13 Maret 2016, Aceh Jaya dan Pidie
  10. Tanggal 20 Maret 2016, Sabang
  11. Tanggal 1 Mei 2016, Banda Aceh
  12. Tanggal 2 Mei 2016 Grand Final LBFT XXII, Banda Aceh

Sementara untuk kategori lomba, pihak panitia LBFT membuka mulai dari Umum, SMA/MA/SMK, SMP/MA, SD/MI C (kelas 5 dan 6), SD/MI B (kelas 3 dan 4), dan SD/MI A (kelas 1 dan 2).

Acara yang didukung oleh Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, dan Keluarga Alumni Fakultas Teknik (KAFT).

Buat rakan yang ingin tahu lebih lanjut kegiatan LBFT XXII bisa menghubungi Mursal (085206347680) atau Cut Yuniati Anas (082274645236). Juga bisa mengunjungi Twitter @lbft_aceh, Instagram @lbftaceh dan facebook.com/LBFT2016. (ed)

Poster Lomba Berhitung Fakultas Teknik

Hari Ini, Penghargaan Perempuan Aceh Award 2015 Digelar

Perempuan Aceh Award 2015Penganugerahan Perempuan Aceh Award (PAA) 2015 akan digelar hari ini, Rabu (25/11/20015) di Gedung BKOW atau tepatnya Samping Balai Kota Banda Aceh.

Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memberi pengakuan terhadap para perempuan yang telah mendedikasikan dirinya untuk penegakan hak asasi perempuan di Aceh.

“PAA ditujukan untuk mereka yang selama ini tidak diperhitungkan dan tidak diketahui tapi sebenarnya melakukan kerja-kerja yang cukup penting,” kata Asiah Uzia, ketua panitia PAA 2015 dalam rilisnya yang diterima @iloveaceh.

Tahun ini merupakan PAA yang ke empat dengan tema “Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan”. PAA sebelumnya diadakan pada tahun 2009, 2010 dan 2012.

Acara yang akan berlangsung pada pukul 13.30 WIB tersebut juga akan diawali dengan diskusi publik bertema “Perempuan dan Kesehatan; Berjuang dalam Lingkar Kekerasan dan Diskriminasi” pada pukul 09.00 WIB.

Anugerah PAA pada tahun ini secara khusus diperuntukkan kepada perempuan pejuang pemenuhan hak perempuan korban kekerasan terutama yang bekerja di tingkat gampong/desa.

Proses penerimaan calon penerima PAA 2015 sudah berlangsung sejak Juli 2015. Nama-nama calon diseleksi oleh juri yang terdiri dari unsur aktifis perempuan, pemerintah, akademisi,ulama dan unsur media massa. (ed)

Banda Aceh Coffee Festival 2015 Digelar Hari Ini

Festival Kopi Banda AcehPemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banda Aceh kembali mengelar kegiatan tahunan bagi penikmat dan pecinta kopi, yakni Banda Aceh Coffee Festival 2015.

Even tahunan ini akan diselenggaran mulai besok, Jum’at (6/11/2015) hingga 8 November mendatang di Taman Sari, Banda Aceh.

Kegiatan yang mengangkat tema “The Soul of Arabica, From Aceh The World” ini melibatkan banyak komponen, mulai dari pengusaha kopi, petani kopi, komunitas dan pengunjung yang sekedar melihat proses pembuatan stand etnik dan taman kopi.

“Banda Aceh kembali mengelar Coffee Festival 2015 yang melibatkan puluhan komunitas kopi di Aceh,” Kata Kadisbudpar Kota Banda Aceh, Rizha MM.

Rizha menambahkan, Aceh pada khususnya Banda Aceh sangat kental dengan budaya minum kopi. Meskipun Banda Aceh bukan daerah penghasil kopi. Akan tetapi warga Banda Aceh merupakan penikmat kopi. Karena setiap aktifitas warga Kota Banda Aceh banyak dilakukan di warung kopi, baik itu bisnis maupun acara kekeluargaan. Sehingga Kota Banda Aceh dijuluki dengan kota 1001 warung kopi.

“Untuk tahun ini, sedikitnya ada 50 peserta yang diikuti oleh para pengusaha kopi, baik kopi tradisional maupun warung kopi modern, selain itu even ini juga akan ada teh nusantara, dan stand dari Kementrian Republik Indonesia”, tambahnya.

Selain menyuguhkan beragam kompetisi kopi yang unik dan menarik, pengunjung juga dapat menyaksikan pertujukan seni budaya dan diskusi tentang kopi.

Selain itu Banda Aceh Coffee Festival 2015 juga dimeriahkan panggung hiburan. “Selain banyak kegiatan tentang kopi, kegiatan ini juga diramu dengan banyak kegiatan lainya, seperti kuliner Aceh dan ragam acara lainnya,” jelanya. (ed)

Foto Aksi #BecakTerus Saat Kick Off dari Museum Tsunami Aceh

Foto Bersama Pengelola Museum Tsunami, Kadisbudpar Provinsi Aceh, Scott Thompson, dan Farhan di pelataran panggung Museum Tsunami, Banda AcehAksi #BecakTerus yang dilakukan oleh Scott Thompson mendapat sambutan luar biasa sepanjang jalan yang dilaluinya sejak kick off, Minggu (27/9/2015) pagi di Museum Tsunami Aceh.

Ide gila Scott melakukan aksi amal #BecaTerus berawal dari keinginannya yang kuat untuk membangun ‘jembatan’ dengan kaum yang kurang beruntung. Dan begitu juga orang yang tidak bisa meraih mimpi mereka karena bermacam-macam keterbatasan, serta kurangnya ‘dukungan’ dari orang-orang di sekitar mereka.

Hal ini menjadi motivasi utama Scott untuk menjalankan ide gila tersebut dengan menamakan becaknya “The Flying Merah Putih.

Aksi Scott Thompson kali ini juga berusaha memecahkan rekor dunia dari Guinness World Records untuk kategori Longest Journey by Rickshaw (perjalanan terjauh dengan becak).

Selain itu, aksi Scott juga bisa diikuti secara daring lewat media sosial dengan tagar #BecakTerus. Scott berharap bisa mendapatkan dukungan yang lebih luas dari masyarakat terutama netizen utnuk membantunya menyebarkan visi dan misi untuk membantu sesama melalui Twitter @Berlariterus. (ed)

Scott Thompson foto bersama perwakilan anak-anak Rumah Belajar YCAB Foundation Pidie dan penyandang disabilitas di Museum Tsunami Banda Aceh

Scott Thompson foto bersama perwakilan anak-anak Rumah Belajar YCAB Foundation Pidie dan penyandang disabilitas di Museum Tsunami Banda Aceh (Foto ILACrew/Iqbal_Mhd)

Pelepasan #BecakTerus Scott Thompson oleh Farhan dan Kadisbudpar Aceh Reza Fahlevi di Museum Tsunami Banda Aceh (Foto ILACrew/Iqbal_Mhd)

Pelepasan #BecakTerus Scott Thompson oleh Farhan dan Kadisbudpar Aceh Reza Fahlevi di Museum Tsunami Banda Aceh (Foto ILACrew/Iqbal_Mhd)

Scott Thompson mengayuh becak terus melewati Museum Tsunami Banda Aceh / ILACrew

Scott Thompson mengayuh becak terus melewati Museum Tsunami Banda Aceh (Foto ILACrew/Iqbal_Mhd)