Pengalaman Nong Niken Ngisi Coaching Clinic 2

Penyanyi Melayu asal Aceh, Nong Niken baru-baru ini kembali merasakan pengalaman baru disaat diundang menjadi pembicara tunggal di kegiatan Coaching Clinic 2 Program Vokasi Universitas Indonesia, Kamis (28/4/2016) lalu di Kampus UI Depok.

Pelantun single original soundtrack film ‘Kalam-kalam Langit’ ini mengaku sedikit nervous disaat harus berbagi pengalaman dihadapan mahasiswa.

“Agak nervous sih, dulu saya pernah ngerasain jadi mahasiswa dan peer banget harus bikin mahasiswa tetap antusias selama dua jam,” ujar Niken yang kini sehari-sehari berprofesi sebagai host di TVRI dan MNC Muslim.

Undangan dari mahasiswa Vokasi UI tersebut, diakui Niken tidak bisa ditolaknya, mengingat kontribusinya sebagai almamater ditambah lagi, dara cantik ini dihubungi langsung oleh dosennya yang saat ini menjadi Ketua Program Vokasi UI, Amelita Lusia, M.Si.

“Kamu ada di top of mind saya saat anak-anak bilang tema public speaking,” tiru Niken saat dihubungi oleh dosennya tersebut lewat telepon seluler beberapa waktu lalu.

Kegiatan Coaching Clinic yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Vokasi Komunikasi UI tersebut merupakan salah satu agendakan rutin setiap bulannya yang membahas seputar sharing pengalaman dari pelbagai alumni yang sukses dibidang keahlian mereka masing-masing.

Selama coaching berlangsung, Niken juga memberikan sejumlah materi yang mengangkat tema kekinian serta pengalaman pribadinya di dunia entertainment.

Tidak terlalu sulit, hal ini diakui oleh dara kelahiran Kota Lhokseumawe ini karena materi tersebut merupakan hal yang sering dijalaninya sehari-hari.

“Saya combain antara teori dan contoh nyata yang saya alami, Alhamdulillah mahasiswa memahami dan senang dengan paparan saya. Banyak diantara mereka yang langsung praktek,” sebut pelantun lagu Prang Sabi ini.

Niken juga bersyukur kesempatan ini diberikan kepadanya. Baginya, pendidikan itu sangat penting karena lewat pendidikan seseorang tahu bagaimana harus menyesuaikan diri di lingkungan.

“Pendidikan mampu membuat seseorang tahu bagaimana membawa diri dan mengambil sikap. Tentu ini menjadi nilai penting, terlebih persaingan saat ini sangat ketat di industri kreatif,” pesannya. (ed)

Pengalaman Nong Niken Ngisi Coaching Clinic 2

Kisah @CNNiken Berbagi Pengalaman Saat Berakting di FTV

Syuting film Ingin Bertemu Ayah5Selain fokus berkarir lewat dunia tarik suara, siapa sangka dara kelahiran Februari ini juga pintar bermain akting pada salah satu film televisi (FTV) yang beberapa lalu dibintanginya di putar stasiun televisi swasta.

Cut Nyak Niken atau kerap disapa dengan Nong Niken, pelantun “Prang Sabi” ini akhirnya berbagi pengalaman bersama @iloveaceh seputar kisahnya mengawali peran dalam debutnya membintangi FTV.

Ditanya soal pengalaman pertama main film, Niken menyambut dengan rasa luar biasa.

“Pengalamannya luar biasa,” ujar pemeran utama di FTV berjudul “Aku Ingin Bertemu Ayah” tersebut.

Bagi Niken mengasah kemampuan untuk berakting terbilang bukan hal baru lagi, pasalnya saat mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia, penyanyi yang baru-baru ini merilis single “Zikir Cinta” itu sudah terbiasa dengan aktivitas ekstrakurikuler bersama grup teater kampus.

“Gak terlalu susah karena sudah terbiasa dengan teater sih waktu di masih ngampus dulu. Tapi yang paling susah itu tetap ya adegan nangisnya itu,” sebutnya.

Dipercaya menjadi Peran Utama

Walau sudah terbiasa dengan akting dan main teater di kampus, Niken juga masih menyimpan perasaan antara yakni dan tidak percaya dirinya bisa membintangi FTV yang sekaligus dinobarkan menjadi pemeran utama.

Syuting film Ingin Bertemu Ayah9

“Perasaan waktu itu kaget aja antara yakin sama gak yakin. Emang sih sudah biasa ambil peran di teater, tapi tetap FTV (peran, -red) itu beda. Tapi tetap bersyukur dan senang bisa dipercaya untuk main FTV dan dapat peran bagus,” ujarnya dara asal Kota Lhokseumawe ini.

Saat ditanya soal kendala menghadapi peran dalam berakting, Niken beberapa kali harus fokus untuk pertahankan emosi.

“Kendalanya waktu itu susah nangis. Beberapa kali take, tapi harus mempertahankan emosi yang sama itu. Lumayan butuh energi sih. Jadi memang harus fokus dan butuh pendalaman peran untuk hal ini,” pungkasnya. (ed)

Yuk Hijrah di Video Klip Terbaru @CNNiken

Setelah tahun lalu menerbitkan single berbahasa Aceh “Prang Sabi”, kali ini Cut Nyak Niken atau sering disapa Nong Niken kembali merilis single terbarunya berjudul “Hijrah”.

Dalam lagu Hijrah ini, Niken berkisah tentang hijrahnya perasaan seseorang yang sedih dan berusaha untuk move on dari masalah hidupnya.

“Dari judulnya hijrah memang sudah menceritakan, keadaan yang tadinya sedih berusaha tetap tegar dan ikhlas untuk bisa tetap bahagia,” pungkas dara kelahiran Lhokseumawe ini.

Video klip yang berdurasi 5 menit 2 detik tersebut merupakan project kedua Niken bersama ILATeam Management yang digarap secara indie dengan pengambilan gambar beberapa sudut keindahan alam di Aceh dibantu oleh Informatic Movie Maker (IMM) Production.

“Niken rasa Aceh itu banyak sekali tempat yang bisa membuat hati tenang dan sejuk, apalagi lagi suasana dari single ini mengajak kita berjelajah Aceh, setidaknya bisa jadi pilihan Niken untuk mempromosikan keindahan alamnya,” sebut penyanyi yang sempat masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2014 lalu.

Foto Nong Niken

Niken mengaku tidak begitu repot untuk pembuatan video klip Hijrah ini, walaupun kondisi cuaca pada waktu itu lagi musim hujan.

“Pengambilan gambarnya sangat singkat, awalnya memang sedikit repot dengan kondisi cuaca, tapi selama 2 hari saya bersama teman-teman ILATeam dan IMM akhirnya bisa menyelesaikan pengambilan gambar dibeberapa lokasi dan tempat wisata di Aceh,” tambah pelantun lagu Negeri Laskar Pelangi ini.

Sementara itu, Niken juga berencana akan mengeluarkan mini album yang salah satunya memuat single terbarunya Hijrah. “InsyaAllah nanti aka nada mini album, khusus untuk Hijrah akan kita edarkan ke beberapa stasiun TV lokal yang menayangkan program musik dangdut,” ujarnya. (che/ed)

Sore Ini, Cut Nyak Niken Dendangkan “Prang Sabi” di Peringatan #10thnTsunami

Cut Nyak Niken / ILATeam

Penyanyi ibu kota, Cut Nyak Niken siap hadir menghibur penggemar di panggung apresiasi seni peringatan #10thnTsunami pada Sabtu (27/12/2014) sore, di Lapanganan Blang Padang, Banda Aceh.

Niken dipastikan akan membawakan single terbarunya “Prang Sabi”. Dara Aceh yang akrab disapa Niken ini juga salah satu penyanyi yang ikut berpartisipasi dalam Hari Kepedulian (Care Day), sebagai wujud terima kasihnya terhadap seluruh bantuan yang telah disalurkan dunia kepada Aceh.

“Saya sangat bahagia karena diminta untuk menjadi bagian dari peringatan 10 tahun tsunami ini. Saya harap Aceh terus bangkit, dan tetap me,pertahankan martabat Aceh dimata dunia,” ungkap Niken.

Bagi, Anda yang penasaran dengan penampilan livenya, jangan sampai ketinggalan. Sore ini tampil di panggung apresiasi seni. (che)

Cut Niken Siap Meriah Jakarta Melayu Festival 2014

Cut Nyak Niken akan tampil di Jakarta Melayu Festival 2014/ ILACrewPerhelatan Jakarta Melayu Festival (JMF) yang akan digelar 22 Agustus mendatang di Theater Jakarta, Taman Ismail Marzuki hanya tinggal sebulan lagi, sejumlah seniman dan musisi melayu akan ikut meriahkan acara yang bertajuk  “Melayu Menyatukan Kita”.

Tidak ketinggalan, penyanyi asal Aceh yang baru-baru ini mengeluarkan single Hijrah, Cut Niken juga akan turut memeriahkan acara tahunan yang digelar oleh Gita Cinta Production ini.

“InsyaAllah jika tidak ada halangan, Niken akan tampil di Jakarta Melayu Festival dengan membawakan beberapa lagu lewat iringan musik melayu pastinya,” sebut Niken kepada @iloveaceh, Senin (21/7/2014).

Saat ditanya lagu apa yang akan dibawakan, Niken juga membeberkan 3 lagu andalannya yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari. “Nanti akan Niken bawakan tiga lagu, Negeri Laskar Pelangi, Hijrah, dan Selasih ku Sayang yang akan duet juga dengan Mas Darmansyah,” ujar dara kelahiran Lhokseumawe ini.

Dalam JMF 2014 nanti, kata Niken, dia akan tampil dengan iringan musik orkestra dibawah arahan Anwar Fauzi. “Ini akan jadi pengalaman yang tak terlupakan, kebetulan ini kali pertama Niken ikut serta Jakarta Melayu Festival 2014 dengan iringan orkestra,” ceritanya.

Niken juga berharap lewat perhelatan JMF ini, ia bisa ikut serta dalam melestarikan dan mengenalkan lagu melayu dan tentunya persiapan pun harus matang.

“Musik melayu memang harus dilestarikan, apalagi Aceh juga punya musik-musik melayu, namun sayangnya kini mulai redup. Setidaknya lewat JMF ini sejumlah daerah lainnya juga bisa ikut bangkit mengangkat kembali musik melayu, bahwa lagu ini masih begitu bagus untuk didengar,” ungkap pelantun single Prang Sabi yang beberapa hari lalu meluncurkan video klip barunya.

Sementara soal persiapan untuk tampil, Niken pun sudah melakukan latihan bersama. “Beberapa minggu lalu kita sudah latihan pertama, nanti insyaAllah 14 Agustus akan ada latihan lagi di Gita Cinta Production,” sebutnya.

Selain Niken, JMF 2014 nanti juga akan menghadirkan banyak bintang tamu serta seniman nasional untuk memeriahkannya seperti Fadly vokalis dari band Padi, Amigos Band, Uma Tobing (Juara Indonesia Mencari Bakat), Novi Ayla (KDI), Duo Shahab, dan Rafly Kande dari Aceh. (ed)

Behind the Scene: Nantikan Video Klip Terbaru Prang Sabi

Nantikan segera video klip Aceh terbaru dari Cut Niken, yang dalam waktu dekat ini akan segera launching pada bulan ini.

Lagu yang berjudul Prang Sabi merupakan single pertama dari Niken yang kembali ingin mengangkat sebuah nuansa baru dalam belantika musik Aceh.

Video klip yang digarap oleh ILAProduction –bagian dari ILATeam Management– ini mengambil lokasi syuting dibeberapa tempat, seperti di Ulee Lheue, Masjid Raya Baiturrahman, dan tempat-tempat sejarah lainnya.

Hingga kini single Prang Sabi sudah bisa didengarkan secara langsung di jejaring soundcloud.com secara gratis, dan bagi Anda yang ini mengaktifkan Nada Sambung Pribadi (NSP) untuk tembang ini bisa dengan mengetik PSBBO kirim ke 1212 (Telkomsel).