Tereza Rilis Single Terbaru “Kau Hina Aku Dengan Cintamu”

Pelantun hits “Lagu Cinta” sekaligus YouTuber asal Aceh, Tereza, baru-baru ini kembali merilis single dan video klip terbaru dipenghujung tahun 2016.

Kehadiran single terbarunya ini menyusul single sebelumnya yang dirilis awal bulan Januari 2016. Masih dengan nuansa gitar akustik, single teranyar bertajuk “Kau Hina Aku Dengan Cintamu” akhirnya menjawab rasa penasaran penggemar sejak penggalan lagu ini diunggah ke Instagram beberapa waktu yang lalu.

“Preview lagu ini sempat aku unggah 15 detik di akun Instagram beberapa minggu yang lalu, banyak teman-teman follower antusias dan gak sabar pengen dengar versi fullnya, tapi karena kemarin itu aku masih sibuk, jadi aku tunda dulu rilisnya,” ujar Tereza, Selasa (20/12/2016).

Lagu dengan tema patah hati ini, sebut Tereaz masih sangat akrab dengan irama dan nuansa musik akustik yang catchy dan fun, sehingga tetap membawa suasana ceria dibalik lirik lagu yang galau.

“Udah banyak lagu galau yang nuansa musiknya juga galau, kali ini aku mau lagu galau yang beda tanpa ngehilangin elemen musik aku yang gembira dan fun, jadi yang dengar gak bakal sedih, melainkan terhibur,” jelas musisi muda yang juga aktif di sejumlah media sosial ini.

Tereza mengaku jika lagu ini adalah pengalaman pribadi, tentang perpisahannya dengan seorang wanita karena hubungan yang berat sebelah. Dalam penulisan lagunya, ia juga dibantu oleh Azzikra, yang juga sama-sama memiliki hobi menulis lagu.

“Lagu ini emang betul-betul pengalaman pribadi, tahun 2014 lalu aku pisah dengan seseorang karena hubungan yang aku rasa gak seimbang dan gak mungkin dipertahanin. Aku dibantu sama Azzikra untuk penulisan lagu, dan lagunya mulai aku revisi sebelum akhirnya dibawain dengan versi yang sekarang,” ungkap penyanyi pemilik nama lengkap Teuku Reza Fahlevi.

Musisi sekaligus penulis lagu yang aktif mengcover beberapa lagu hits ini juga menggarap video klip “Kau Hina Aku Dengan Cintamu” yang kini telah bisa dinikmati lewat Youtube Tereza Music.

“Untuk video klipnya sendiri konsepnya sederhana, kita ambil lokasi di Banda Aceh yang dibantu oleh beberapa teman untuk proses editing serta finishing,” sebut talenta muda yang kini bernaung di bawah ILATeam Management tersebut. (ed)

Mau Kerjasama dan Media Partner, Nah Ini Dia Syaratnya

iloveaceh-headerNgopi atau ngeteh sore memang jadi andalan dikala cuaca hujan-hujan begini seperti di Banda Aceh dan beberapa daerah lainnya.

Kali ini Komunitas @iloveaceh bersama ILATeam Management juga berbagi sedikit informasi seputar manajemen dan kabar komunitas, serta kerjasama dan partner.

Dari pada bingung, mending kita simak terus beberapa poin yang telah dikabarkan langsung oleh ILATeam di linimasa @ILAcrew berikut ini.

Sembari ngeteh dan ngopi, berikut penjelasannya 🙂

Salam sukses buat semua dan mari berkolaborasi untuk mempositifkan Aceh. (ed)

Dari Tweet Sampai Jalan-Jalan, Ini Dia @TweeTraveler_ID

TweeTraveler Indonesia (Ilustrasi @TweeTravelerID)Apa rasanya dari sebuah Tweet bisa berbuah pada perjalanan menarik dan menyenangkan? Nah, ini dia konsep yang dikembangkan oleh sineas muda Aceh yang tergabung dalam Informatic Movie Maker (IMM) untuk menghadirkan kemasan jalan-jalan dan berkunjung ke berbagai tempat menarik di Aceh.

Tanpa berbasa-basi, video hasil kreasi dari IMM yang dikemas dengan program TweeTraveler ini memang layak untuk diberikan apresiasi. Dimana mereka bisa bergerak untuk mewujudkan promosi Aceh yang kaya wisata lewat media videografi yang diminati.

Dalam video treaser beberapa waktu, IMM telah menggarap hasil karyanya dengan menyajikan sejumlah episode. Episode pertama mereka yang terdiri dari sejumlah bagian akhirnya resmi dikeluarkan dua hari lalu.

Mau tahu episode pertama dari TweeTraveler dari IMM? Ini dia, destinasi awal yang dikunjungi adalah bukit Lamreh di Krueng Raya, Aceh Besar yang dipandu oleh @Zhiemi_Iqbal. (ed)

Band Etnik @Tangke_Official Persiapkan Launching Album

Setelah empat tahun berkarya, band etnik asal Aceh Tangke Band akan segera menggelar launching album perdana “Meleuha” dalam waktu dekat.

Perjalanan album perdana dari Tangke ini terbilang cukup penuh tantangan, sejak 2011 dimulai hingga sekarang asam manis telah banyak dilewati oleh personil hingga pada tahap proses rekaman dan produksi.

“Ada banyak tantangan pastinya, tapi seiring waktu terus berjalan kita harapkan karya album perdana ini bisa menjadi obat perindu untuk masyarakat Aceh pada umumnya dan rakan-rakan Tangke khususnya,” ujar vokalis Tangke, Suburdani kepada @iloveaceh.

Subur menambahkan, dalam rangka memberikan apresiasi tersebut kepada masyarakat dan penggemar setia, Tangke secara sederhana memberikan persembahan lewat launching yang akan digelar di indoor Sultan II Selim.

“InsyaAllah saat ini kita masih dalam persiapan, launching album kita rencanakan di Gedung Sultan II Selim pada hari Sabtu, 28 Maret mendatang,” ujarnya.

Launching Album Meleuhe Tangke Band

Bagi Hadiah dan Donasi

Pada malam launching nanti, Tangke juga akan menyumbangkan penjualan perdana VCD untuk dana kebencanaan Geuroebee (Geurakan Sidroe Siribee).

Selain itu, masih dalam rangka HUT #5thiloveaceh, Komunitas @iloveaceh juga akan membagikan album perdana “Meleuha” kepada sejumlah followers alias #ATwitLovers dengan beberapa kejutan dan linimasa akun @iloveaceh. (ed)

Duo @AurezMusic Cover Lagu Bastille Berjudul “Pompeii”

Ditengah kesibukan menggarap single terbarunya, dua Aurez yang terdiri dari Auwi Hidayat Ilyas (Auwi) dan Teuku Reza Fahlevi (Reza) tak lepas untuk terus berkreasi dengan meng-cover sejumlah lagu-lagu hit yang sedang naik daun.

Setelah tampil menjadi bintang tamu disalah satu panggung kegiatan ektrakurikuler SMA di Aceh Besar beberapa waktu lalu, Aurez kerap menghabiskan waktu di studio untuk proses rekaman dan mixing.

Dibalik layar, personil Aurez yang kini terpisah jarak tidak menyia-nyiakan waktu untuk berdendang dengan petikan akustik.

Tere dan Auwi diwaktu senggang / ILACrewLagu terbaru yang di cover duo Aurez kali ini adalah dari grup band Bastille yang berjudul “Pompeii”. Alunan permainan akustik dan olah vokal dari duo muda asal Aceh ini terbilang unik, tentunya Anda harus melihat sendiri.

Selain kesibukan membuat single terbaru, lewat akun Twitter @AurezMusic juga kerap berinteraksi dengan sesama followers untuk memberikan ide dan tembang yang bisa mereka bawakan selanjutnya lewat kanal YouTube.

Konsistensi menyapa penikmat musik akustik, tak ayal membuat duo Aurez ini punya keluarga baru alias fans yang datang dari sejumlah daerah di Indonesia. Lewat kecekatan mereka di media sosial, Aurez Family (@fans_aurez) muncul sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap karya-karya mereka dibelantika musik Indonesia. Sukses buat Aurez. (ed)

Community Festival dan Semangat di #5thiloveaceh

Logo 5 tahun iloveacehUsia 5 tahun bukanlah usia yang masih balita, masa pertumbuhan disaat jiwa dan raga sedang siap-siap untuk berkembang jika diibaratkan seorang anak.

Belajar dari followers, begitulah sebuah harapan yang kini muncul dan kelak terus menjadi inspirasi untuk memberi dan mengabdi.

Lewat 140 karakter, segenap keluarga besar Komunitas @iloveaceh terus berupaya menjadi baik dan lebih baik. Kata-kata yang masuk lewat mention, terkadang terlewati, dan kadang pula kami mengambil begitu banyak arti.

Tak ada kata berhenti, disaat begitu banyak do’a dan semangat yang tercurahkan sehingga terus membanjiri linimasa kami. Terus saja kami pantau, kami tidak luput untuk terus berterima kasih, karena tepat 23 Februari penanggalan masehi kami terlahir.

Pesan Lewat Kesederhanaan

Belajar dari lima tahun sudah perjalanan Komunitas @iloveaceh, rasa-rasanya tidak ada hari yang tak terlewat tanpa kesan dan alasan.

Tahun ini kami telah sepakat untuk memberikan sebuah hal yang masih terbilang belum begitu familiar, namun kami pun terbuka dengan lintas komunitas untuk mengangkat sebuah ide yang bertajuk Community Festival.

HUT Komunitas @iloveaceh ke-5 tahun di Liberia Street CafeAda harapan, ada semangat, ada perubahan, dan pastinya langkah yang kita angkat nantinya kedepan adalah bentuk dari kesederhanaan.

Kami yakin tidak bisa bergerak sendiri, disetiap persimpangan yang kami lewati akan terus ada rakan-rakan bisa menjadi tempat kami belajar, berdiskusi, serta beraksi (social movement) untuk lagi dan lagi memberikan nilai positif bagi Aceh.

Salam lima jari, dan jangan lupa terus pantau linimasa kami di tagar #5thiloveaceh serta bakal ada sejumlah hadiah-hadiah menarik yang akan dibagikan oleh sejumlah partner kita di Aceh. (ed)