Youtuber Aceh @Tereza_1969 Tampil di Yogyakarta

MENYUKAI musik sejak lima belas tahun lalu tidak membuat pria asal Lhoksukon, Aceh Utara ini berpuas diri. Terlebih, pelantun single “Lagu Cinta” tersebut kini konsen menjadi Youtuber.

Siapa sangka, Teuku Reza Fahlevi atau akrab disapa Tereza yang karirnya dibelantikan musik dan tarik suara mulai dari mengcover lagu-lagu yang diunggah ke media sosialnya membuahkan sedikit hasil dan diundang langsung oleh Youtube untuk tampil di Yogyakarta.

“Hampir tidak menyangka juga, akhirnya diundang oleh Youtube Indonesia untuk hadir di salah satu showcase Youtube FanFest 2019,” ujar Tereza sebelum berangkat menuju Yogyakarta, Sabtu (28/9/2019).

Dari sejumlah pengisi untuk showcase, kata Tereza, hanya dirinya sendiri dari Aceh yang diundang.

“Ada banyak nama kreator dari list undangan Youtube FanFest 2019 yang saya dapat, mulai dari Gloria Jessica, Young Lex, Marion Jola, dan nama-nama beken lainnya dan ternyata ada nama saya disitu,” sebut Youtuber yang kini telah memiliki silver button tersebut.

Youtube FanFest sendiri, sebut Tereza, sudah diadakan kelima kali pada tahun ini. Dan ia baru kali ini untuk tampil di showcase yang digelar di lima kota besar.

“Finalnya nanti di Jakarta, jadi sebelumnya Youtube Fanfest 2019 ini juga sudah digelar di Bandung 21-22 September lalu, lalu hari ini di Yogyakarta dan nantinya bakal ada juga di Surabaya dan Makassar,” kata Tereza yang medio April lalu juga ikut hadir saat pembukaan Youtube Space Jakarta.

Ditanya soal bentuk kegiatan sendiri, Tereza juga membeberkan sejumlah bocorannya, mulai dari tanggal penampilan hingga temu fans.

“Kali ini di Yogyakarta akan tampil di Keraton ballroom Marriott Hotel, Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 3 sore. Durasi penampilan 30 menit, baik dari materi perform, bincang kreator, hingga meet and great bersama fans,” ujar pemilik kanal Youtube Tereza Fahlevi tersebut.

Youtube FanFest sendiri merupakan ajang pertunjukan talent yang paling besar dan bervariasi yang digagas langsung oleh Youtube. Dalam kegiatan tersebut juga akan mempertemukan para bintang Youtube serta penggemarnya dari seluruh Indonesia.

Hari Musik Nasional Menurut Seniman Muda Aceh

Hari Musik NasionalDalam rangka Hari Musik Nasional yang jatuh setiap 9 Maret, sejumlah musisi Aceh juga memberikan harapan dan semangat untuk kemajuan musik Aceh pada khususnya.

Teuku Reza Fahlevi, musisi muda yang juga personil dari duo Aurez memberikan apresiasi atas hadirnya Hari Musik Nasional.

“Semoga dengan adanya Hari Musik Nasional, kita (musisi, red) selalu menjadi musisi yang rendah hati, saling berbagi dan yang paling penting jangan menganggap remeh pemula,” sebut pria kelahiran 1991.

Tere –sebutan akrabnya– menilai, musik bukan untuk saling adu skill melainkan juga sebagai bentuk bagian untuk dinikmati. “Menurut saya, musik itu bukan soal seberapa tinggi skill dan keahlian si pemusik, itu lebih pada kejujuran dalam menciptakan musik. Sejatinya musik itu untuk dinikmati, bukan untuk dijadikan ajang adu-adu kehebatan,” sebut pelantun single Tanpamu.

Sementara itu, Cut Nyak Niken atau akrab disebut Nong Niken, penyanyi asal Aceh yang dikenal lewat single terbaru “Hijrah” menyebutkan, Hari Musik Nasional diharapkan mampu memberikan semangat bagi musisi di Aceh untuk lebih kreatif.

“Untuk musisinya di Aceh harus lebih kreatif lagi, terlebih untuk karya khususnya di Aceh semoga bisa semakin dikenal baik dikancah nasional maupun internasional,” harap Niken.

Tidak hanya itu, vokali band etnik Aceh Tangke, Suburdani juga mengungkapkan harapannya di Hari Musik Nasional terlebih bagi Aceh yang harus menjadi tuan rumah bagi negeri sendiri.

“Musik Aceh khususnya etnik, harus menjadi tuan rumah di Aceh sendiri. Bukan musik ciplakan atau karya plagiat lainnya,” sebutnya.

Subur juga optimis, alat-alat musik Aceh juga kedepan harus terus bisa dilestarikan. “Jawa bangga dgn gamelan, Sunda bangga dengan gendang, Papua bangga dengan Tifa. Masak kita tidak bangga dengan alat musik Rapa-i dan Seurune Kale,” jelasnya kepada @iloveaceh yang saat ini sibuk mempersiapkan launching album perdana Tangke Band.

Hari Musik Nasional disahkan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono lewat Keppres Nomor 10 Tahun 2013 tentang penetapan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional.

Selain itu, pemilihan 9 Maret juga sebagai bentuk penghormatan kepada WR Soepratman, sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia. (ed)

Video @AurezMusic Cover Lagu Kahitna “Cantik” ala Akustik

Aurez Music by ILATeam ManagementBerawal dari kegemaran memainkan alat musik gitar dan piano secara otodidak, Teuku Reza Fahlevi (@Tereza_1969) dan Auwi Hidayat (@AuwiHidayat) yang berasal dari Kota Lhokseumawe ini sejak beberapa bulan lalu resmi membentuk formasi baru dengan menghadirkan duo Aurez, gabungan nama mereka.

Aktif bersolo karir dalam dunia tarik suara dan tampil diberbagai cafe dan acara, dou muda Aceh ini pun, Minggu (9/11/2014) lalu menyempatkan diri bertandang kembali ke Rumoh ILA Lampineung dalam rangka mengikuti beberapa kegiatan bersama manajamen di ILA Production.

Disela-sela mengikuti sejumlah kegiatan di Banda Aceh, Aurez sempat menunjukkan bakat tarik suaranya lewat berbagai lagu yang di-cover dengan apik dengan sentuhan musik gitar akustik. Salah satunya tembang hit dari Kahitna yang berjudul “Cantik”.

Penasaran dengan suara mereka, ini dia penampilan mendadak Aurez saat diminta “live show must go on” di Rumoh ILA.

Mereka bisa dikontak dan dihubungi lewat akun Twitter @AurezMusic. Selamat menyaksikan, mari dukung talenta-talenta muda berbakat dari Aceh lewat karya nyatanya. (ed)