Kopi Kertoep / @indieGem

Kopi Kertoep, Minuman Turun Temurun di Gayo

Kopi Kertoep / @indieGemJalan-jalan ke dataran tinggi di Aceh belum lengkap jika belum mengunjungi daerah Gayo, daerah penghasil biji kopi yang terkenal di dunia ini tidak saja memanjakan mata, sejumlah adat dan budayanya pun sangat menarik untuk kita telusuri.

Nah, menariknya ini jika kita melihat sebuah kebiasaan ngopi di masyarakat Gayo yang beda dari orang-orang pada umumnya. Minuman turun temurun yang disebut dengan kopi kertoep. Kertoep sendiri dalam bahasa Gayo berarti gigit, yakni menggigit tanpa menegunyah.

Penyajian kopi kertoep ini disajikan secara klasik dengan menyeduhnya seperti kopi tubruk lalu diselingi dengan gula aren. “Kopi kertoep disajikan dengan cara klasik, yaitu kopi diseduh tubruk sedikit gilingan halus dan disajikan juga dengan gula aren,” sebut Danurfan salah satu penikmat kopi Gayo.

Cara meminumnya pun diawali dengan menggigit gula aren sebesar dadu 1-2 cm, baru setelah itu kopinya diseruput pelan-pelan. Menurut Danurfan metode minum kopi kertoep tersebut menghasilkan sensasi tersendiri bagi penikmatnya. “Dengan secangkir kopi Gayo, dipadu dengan gula aren manis dan pahitnya kopi, jadi gula tadi akan meleleh di mulut saat saat kita meminumnya. Inilah sensasi nikmatnya,” ujarnya.

Kopi identik dengan kafein, tapi dengan merasakan kopi kertoep akan terasa begitu beda. “Ketika gula aren menyatu dengan kafein, kita akan merasa langit-langit rongga mulut menangkap sebuah kenikmatan hebat juga,” tambah si pemilik akun @indieGem ini.

Penasaran dengan kopi ini, jangan lupa berkunjung ke Gayo ya. Manis, pahit, dan dinginnya hawa disana pasti akan membuat Anda betah menikmati panorama keindahan Gayo Highland ini. (ed)

  • Share on Tumblr