• Salah satu ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
  • Taman Kuliner Ulee LheuePusat jajanan dan wisata di Taman Kuliner Ulee Lheue Banda Aceh
  • Kuala BubonJembatan Kuala Bubon Aceh Barat menjadi salah satu daya tarik wisata
  • Sate MatangSalah satu kuliner "Sate Matang" yang berasal dari Matangglumpangdua, Bireuen
  • Tari SeudatiTari Seudati yang merupakan tarian yang begitu populer di Aceh
Slider 11 Slider 22 Slider 33 Slider 44 Slider 55
NSP Single Prang Sabi - Niken

Gerakan Sikat Gigi 3 Tangan Sukses di Gelar di Banda Aceh

Kegiatan menyikat gigi sering kali terlupakan oleh anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini menyebabkan penumpukan kotoran pada gigi susu anak. Gigi susu pun akan cepat berlubang dan menimbulkan sakit gigi yang dapat mengganggu kegiatan sehari-harinya termasuk proses belajarnya disekolah.

Program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat (PKM-M) dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala mengadakan kegiatan “Gerakan Sikat Gigi 3 Tangan” di SDN 70 Gampong Jawa Banda Aceh, Sabtu (6/5/2017).

“Kegiatan yang disponsori oleh Ristekdikti dan Ciptadent ini dimulai dari sebulan yang lalu. Mengapa dikatakan 3 tangan? Karena pada kegiatan ini melibatkan orang tua, wali kelas, dan anak SD itu sendiri sebagai sasaran kegiatan,” jelas Arihta Putri selaku tim ketua PKM-M.

Menurut Aritha, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kebiasaan anak menyikat gigi dengan benar dan pada waktu yang tepat, pagi setelah makan dan malam sebelum tidur. Sebelum penyuluhan,dilakukan pemeriksaan kebersihan rongga mulut anak.

“Tanggal 6 Mei 2017 dilakukan penyuluhan untuk mengedukasi anak mengenai cara menyikat gigi yang benar dan pada waktu yang tepat, dandiikuti dengan kegiatan menyikat gigi bersama. Setelah itu anak diminta untuk mengisi tabel “Ayo Sikat Gigi” di kelas dengan smile emoticon apabila ada menyikat gigi dan sad emoticon apabila tidak menyikat gigi,” sebut Aritha.

Pengisian ini dilakukan selama dua minggu. Tabel akan dievaluasi setiap minggunya oleh wali kelas. Orang tua/wali murid juga dititipkan kartu kontrol untuk mengawasi kegiatan menyikat gigi anak dirumah. Pada akhir kegiatan dilakukan pemeriksaan kebersihan rongga mulut kembali dan kartu kontrol maupun skor tabel “Ayo Sikat Gigi” dibandingkan.

Muhammad Syakir memiliki skor tertinggi dan gigi terbersih dinobatkan sebagai dokter gigi kecil. “Syakir ingin bercita-cita sebagai dokter gigi nanti waktu sudah besar,” sebut bocah kelas V SD tersebut.

“Berkat kegiatan ini anak yang dulunya malas menyikat gigi, sekarang sudah mulai rajin menyikat gigi dan terlihat gigi mereka sudah mulai bersih-bersih,” ujar Cut salah satu guru di SDN 70 Gampong Jawa Banda Aceh.

Sementara itu, Mariani selaku kepala sekolah juga sangat mendukung dari awal hingga berakhirnya kegiatan.

“Fadli Alwi, Cut Iryanti Sabila, Faisal Mardi, dan Cornelia Alhusni D selaku panitia, maupun dosen pembimbing kami drg. Cut Fera Novita, M.Kes berharap kegiatan ini dapat diaplikasikan di sekolah dasar lainnya dan menjadi metode untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut maupun kejujuran pada anak,” tutup Arihta Putri. (ed)

  • Share on Tumblr

Share This Post

Related Articles

© 2017 I Love Aceh. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie