MAN 1 Pidie Gelar Reuni Akbar Januari 2018

Ikatan Alumni MAN 1 Sigli (IKAMAS) akan mengadakan Reuni Akbar ke-2 pada bulan Januari mendatang yang diselenggarakan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dan sekaligus haul IKAMAS ke-26 di perkarangan MAN 1 Pidie (MAN 1 Sigli).

Acara yang akan digelar 7 Januari 2018 mendatang, menurut Ketua Panitia Rahmat Haikal, Ahad (31/12/2017) mengatakan, acara Reuni Akbar ini akan melibatkan alumni lintas generasi dimulai dari PGA Sigli, MAN 1 Sigli hingga berganti nama menjadi MAN 1 Pidie yang sekarang.

“Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antar Alumni MAN Sigli serta ingin memperkenalkan IKAMAS kepada dunia luar. Harapan kami bisa menghadirkan seluruh alumni untuk berhadir pada acara Reuni Akbar yang kedua ini,” ungkap alumni angkatan 2013 ini.

Panitia dan pengurus IKAMAS juga sudah menyiapkan beberapa acara untuk memeriahkan kegiatan tersebut seperti lomba fotografi tingkat SMA dan lomba menulis.

Zulfahmi selaku Ketua Umum IKAMAS berharap agar semua alumni bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Saya berharap semua alumni MAN 1 Sigli dapat berpatisipasi dalam kegiatan reuni akbar yang kedua ini dan semoga acara ini bisa berjalan dengan sukses,” imbuhnya.

Selain itu, dalam acara reuni ini juga akan diadakan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Pidie serta penyerahan beasiswa terhadap siswa-siswi MAN yang kurang mampu. (ed)

#7thiloveaceh | Selamat untuk Pemenang Lomba Review Buku BBoS

Setelah melewati proses pendaftaran yang diperpanjang hingga 6 Mei lalu untuk lomba review buku karya Nur Janah Nitura yang diterbitkan oleh Batavia Publishing Jakarta, kini giliran penentuan pemenang alias hasil review buku berjudul “Blak-blakan Our Secret”.

Dari proses kurasi yang dilakukan dewan juri utama Nur Janah Nitura dan Aida MA hanya ada dua tulisan yang dinyatakan lolos keluar sebagai review terbaik, yakni untuk pemilik blog www.cutdekayi.com (terbaik pertama) dan pemilik blog www.khairiah.com (terbaik kedua).

Untuk proses pengambilan hadiah, diharapkan kepada pemenang dapat mengirimkan informasi data diri sebagai bentuk validasi berupa foto identitas diri atau KTP beserta nomor kontak/handphone ke email iloveaceh(at)ymail.com dengan mencantumkan subject Pemenang Review Buku BBos.

Data validasi tersebut ditunggu paling lama 2×24 jam setelah pengumuman ini diterbitkan dan nantinya panitia lomba akan menghubungi pemenang untuk konfirmasi hadiah. Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada pemenang. (ed)

Aceh Gayo Manual Brewing Gelar Kompetisi Seduh Kopi Manual

Komunitas penikmat dan pecinta kopi yang menamakan diri Aceh Gayo Manual Brewing yang konsen dalam kopi arabika seduh dengan alat manual ini akan kembali menggelar kompetisi seduh kopi 14 Mei mendatang di Museum Tsunami Aceh.

Ketua Panitia Kegiatan kompetisi ini Reza Maulana mengatakan, pada tahun 2017 Komunitas Aceh Gayo Manual Brewing akan mencoba menggalakkan kembali metode seduh kopi manual lewat kompetisi seduh kopi menggunakan alat manual V60 diikuti yang terbuka untuk umum.

“Kompetisi ini terbuka untuk peserta umum, baik barista yang merupakan delegasi dari coffee shop atau kedai kopi maupun home barista. Kompetisi akan digelar di Museum Tsunami Banda Aceh, Minggu tanggal 14 Mei 2017 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Selain kompetisi seduh kopi, even sehari penuh ini juga diselingi live acoustic music, dan stand up comedy dengan tema Kopi Gayo,” sebut Reza, Sabtu (6/5/2017).

Hingga kini, tambah Reza jumlah peserta dalam kompetisi tersebut dibatasi hanya sebanyak 24 peserta, dimana pendaftaran akan ditutup pada 11 Mei 2017 mendatang.

“Saat ini yang mendaftar untuk peserta ada dari Banda Aceh, Bireuen, Aceh Tengah, Lhokseumawe, dan Jakarta. Dalam kompetisi ini, seorang barista dituntut tidak hanya mampu menyajikan kopi yang nyaman, namun harus juga bisa bercerita tentang kopi yang diraciknya,” ungkapnya.

Dalam kompetisi juga akan dinilai oleh dewan juri Danurfan, Wan Rantoni, dan Pang Gayo Ari Emun Bengi.

“Harapan Kami dengan diadakannya acara ini dapat mengenalkan kopi-kopi Aceh (Arabika khususnya), untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Aceh terutama Kota Banda Aceh dan dapat menjadi sebuah wadah untuk ajang silaturahmi sesama pengusaha, penggiat, dan penikmat kopi di Aceh,” ujar Reza Maulana. (ed)

Giliran @GenPIAceh Viralkan #PenasXV2017 di Twitter

Komunitas netizen yang tergabung dalam Generasi Pesona Indonesia (GenPI) berkompetisi sehat. Masing-masing menjadi motor penggerak dalam mempromosikan event dan destinasi wisata di daerahnya secara massif, agar terdeteksi oleh penduduk dunia maya.

Kali ini Genpi Aceh yang tak mau tertinggal dari prestasi GenPi Jateng. Setelah sukses membuat trending topic Sail Sabang, GenPi Aceh langsung pasang kuda-kuda untuk memboosting Penas Petani-Nelayan XV 2017. Hashtag ‘memikat’ ikut disiapkan untuk mendrive isu tadi menjadi trending topic baru.

Meski bersaing, tetapi antar GenPI pun saling mensupport dengan hastag yang sedang diposting. Inilah, adu kreativitas, adu kepintaran mendesain sebuah pesan yang bisa menjadi materi promosi dan perlu diketahui publik.

Untuk urusan promosi via dunia maya, GenPi Aceh memang tak kalah kreatif dari GenPi Jateng. Kibaran trending topic launching GenPI Jateng, Semarang Great Sale (SemarGres) 2017, #LiveInBejalendan #GenPiSukaKuliner langsung diimbangi dengan melesatnya #sailsabang2017 sebagai trending topic.

Anak-anak muda kreatif Aceh yang hobi berseluncur di dunia maya itu membidik Penas Petani-Nelayan XV 2017. Targetnya, mendorong Penas Petani-Nelayan XV 2017 naik menjadi trending topic dan menjadi perbincangan netizen di dunia maya.

“Pada Sabtu, 29 April, kami sudah mengadakan kopi darat media sosial bersama pegiat lintas komunitas dan netizen di Aceh. Ada sekitar 50-an netizen Aceh yang ikut serta. Semua langsung berembuk, sharing info dan pengalaman di Keude Kupi Aceh Lambhuk,” terang Koordinator GenPI Aceh Makmur Dimila yang didampingi Wakil Koordinator GenPI Aceh Aulia Fitri, Selasa (3/5/2017).

Sama seperti GenPi Jateng, GenPi Aceh juga selalu mencari tema-tema unik dan kekinian. Yang diincar sangat clear dan jelas! GenPi Aceh ingin membuat netizen penasaran dan mencari tahu info seputar cuitan yang akan diviralkan di dunia maya. “Selain tema unik, kami akan membuat pemilihan tagar yang umum sehingga bisa digunakan seluruh GenPi yang ada di Indonesia,” ucap pria penyuka kopi khas Indonesia itu.

Pemilihan tagar memang jadi kunci utamanya. Lewat tagar itu, cuitan yang diposting anak-anak GenPi bisa didorong menjadi trending. Karenanya, dalam melakukan aksinya nanti, anak-anak GenPi Aceh juga akan menginformasikan ke teman-teman GenPi lain untuk ikut berpartisipasi menggunakan tagar tersebut untuk di repost sehingga bisa menjadi pembicaraan banyak orang di medsos.

“Ini sudah kami bahas bersama perwakilan dari Humas Setda Aceh dan Ketua Tim Publikasi Pekan Nasional (Penas) Petani – Nelayan XV 2017. Jadi nanti mulai dari akun fanpage dan website, retweeters, original tweets, most popular, highest impact, hingga top photografer, semua kompak mempromosikan Pekan Nasional (Penas) Petani – Nelayan XV 2017,” ucapnya.

Stafsus Menpar Bidang Komunikasi, Don Kardono gembira dengan aktivitas GenPI yang semakin meluas di media sosial. “Hampir setiap hari di semua channel media sosial semakin penuh dengan foto, video, grafis, slide show, tentang pariwisata. Perbincangan seputar destinasi, event, festival, dan semua kebijakan kepariwisataan semakin seru dan menarik,” kata Don.

Inisiatif GenPi Aceh itu juga ditanggapi Menpar Arief Yahya. Menurutnya, GenPI Aceh bisa menjadi contoh konkret peran C (community) dalam Pentahelix yang melibatkan Academician, Business, Community, Government, Media (ABCGM). Nah, GenPI ini adalah komunitas yang sifat keanggotaannya volunteer.

“Ini sangat kreatif. Kota-kota yang punya GenPI men-support aktivitas pariwisata di kotanya masing-masing. Sukses! Salam Pesona Indonesia!” ujar Menpar Arief Yahya.

Untuk menembus 20 juta wisman di 2019, kata dia, tidak bisa dengan cara-cara biasa. Tidak cukup dengan modal marketing dan pengembangan destinasi yang linear. Membutuhkan sesuatu yang baru, yang belum dimiliki oleh manapun, itulah yang dibutuhkan pariwisata saat ini. “Salah satunya lewat digital,” ucap peraih Men’s Obsession 2015 dan 2016 ini.

Era digital itu, kata dia, tidak bisa dilawan. Sebuah keniscayaan, yang cepat atau lambat akan terjadi. Karena itu, cara yang paling cerdas adalah menjemput masa depan dengan digital marketing. Mengkampanyekan setiap event via dunia maya.

“Sekali lagi, teknologi tidak bisa dilawan, kreativitas tidak bisa dibendung, digital tidak bisa ditunda. Dalam persaingan ke depan, yang cepat dan sigap akan mengalahkan yang besar dan lambat,” kata dia. (ed)

Sabtu Ini, @GenPIAceh Gelar Kopdar Media Sosial

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Aceh kembali mengadakan kopi darat (kopdar) media sosial bersama pegiat komunitas di Aceh, kegiatan kopdar itu akan dilaksanakan di Keude Kupi Aceh, Lambhuk, Sabtu (29/4/2017) mendatang.

Ketua Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) GenPI Aceh, Reyhan Gufriyansyah mengatakan kopdar kali ini dilaksanakan oleh pihaknya akan membicarakan tentang “Etika dan Regulasi Media Sosial”.

“Pengguna media sosial di Aceh cukup tinggi, tetapi masih banyak yang belum begitu paham soal etika dalam media sosial. Sudah ada kasus-kasus yang berujung pada pelanggaran UU ITE, penyebaran kabar bohong misalnya. Tentu ini menjadi landasan bagi kami untuk mengadakan diskusi dengan narasumber yang sudah berkompeten di bidangnya,” ujar Reyhan, yang juga penyiar salah satu radio swasta di Banda Aceh ini.

Reyhan juga mengajak para netizen pengguna media sosial di Aceh untuk hadir pada acara tersebut, karena pendaftaran gratis dan kuota peserta terbatas, peserta terlebih dahulu melakukan registrasi ke narahubung sms/whatsApps 0823 7054 5748 (Reyhan) dengan menyebutkan nama dan komunitas/lembaga atau tempat tinggal.

Sementara itu, Koordinator GenPI Aceh Makmur Dimila mengatakan, kopdar medsos ini dilaksanakan juga dalam rangka peran serta pihaknya dalam membantu promosikan kegiatan Pekan Nasional (Penas) Petani – Nelayan XV 2017 yang akan dilaksanakan 6-11 Mei 2017 di Banda Aceh.

“Kopdar Medsos kali ini akan dihadiri oleh panitia Penas Petani-Nelayan XV 2017 juga, Humas Setda Aceh dan Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Aceh,” ujar Makmur Dimila yang juga jurnalis traveler Aceh ini.

Makmur menyebutkan, GenPI Aceh selaku laskar digital pariwisata siap menyambut dan menyebarkan informasi terkait Penas Petani-Nelayan XV 2017 di media sosial, karena itu akan berdampak positif bagi perkembangan dan jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh nantinya. (ed)

#7thiloveaceh | Yuk, Ikut Lomba Review Buku Blak-blakan Our Secret

Rangkaian HUT #7thiloveaceh masih banyak memberikan kejutan baik untuk semua followers atau pun masyarakat umum untuk ikut serta dalam berbagai agenda kegiatan yang digelar online atau offline.

Seperti diketahui, dalam waktu dekat Workshop Self Healing Therapy juga telah dibuka pendaftarannya hingga 15 April mendatang, dan pada kali ini lomba review buku juga masih sangat nyambung dengan workshop tersebut, yakni lomba review buku karya Nur Janah Nitura berjudul “Blak-blakan Our Secret”  yang diterbitkan oleh Batavia Publishing Jakarta.

“Adanya lomba review ini kita gelar untuk memberikan wawasan solusi terhadap permasalahan anak, remaja, perempuan dan keluarga. Mengingat banyak hal menarik yang jarang diketahui masyarakat luas, dijelaskan dalam buku tersebut, sehingga adanya review ini bisa membuka lagi penyebebaran informasi bagi publik,” sebut Irwanti.

Periode lomba, sebut Irwanti sudah dimulai dari tanggal 1 hingga 25 April (diperpanjang hingga 6 Mei) sebagai batas akhir, dimana akan diumumkan pada tanggal 13 Mei 2017.

“Waktu lomba memang tidak begitu lama, jadi bagi yang sudah baca buku sila ikut. Bagi yang belum memiliki buku juga bisa didapatkan di toko buku atau juga bisa beli langsung di Psikodista Konsultan Jalan T. Imum Luengbata No. 22 Banda Aceh,” jelasnya.

Inilah syarat dan teknis lomba review buku:

  1. Setiap peserta lomba wajib membuat resume buku Blak-blakan Our Secret dari salah satu bab (Bab I Mozaik Anak, Bab II Dunia Remaja, Bab II Keluarga, dan Bab IV Perempuan);
  2. Maksimal review 500 kata dengan jumlah paragraf antara 2 sampai 5;
  3. Tulisan review bisa ditulis di blog pribadi, catatan (note) Facebook, atau di IG dan wajib melampirkan cover buku Blak-blakan Our Secret.
  4. Hasil review dari blog, berupa tautan (link) dikirimkan ke surel (e-mail) nurjanah.nj@gmail.com dan cc iloveaceh@ymail.com dengan subjek e-mail Lomba Review BBoS;
  5. Peserta diperbolehkan membagikan tautan hasil review di akun media sosial dengan mencantumkan tagar #7thiloveaceh dan #Blak2anoursecret serta mention atau tag ke Twitter @iloveaceh atau IG @atwitlovers;
  6. Penilaian dalam lomba buku berupa kualitas, kesesuaian dengan bab yang di pilih dan antara satu paragraf dengan paragraf yang lainnya saling berkesinambungan;
  7. Dewan Juri Nur Janah Nitura dan Aida MA;

Jadi, tunggu apa lagi buruan ikut dan dapatkan hadiah menarik, seperti uang tunai total jutaan rupiah untuk 3 terbaik, Compact Disk (CD) musik healing, voucher konseling test bakat minat/inteligensi serta buku tabungan BMT An-nisa. (ed)

Lomba Review Buku 2017_iloveaceh