Berawal dari Nama Abu Nawas hingga Menjadi @alikebabaceh Cafe

PicsArt_1385726882910 Siapa yang tinggal di Banda Aceh, tapi belum pernah makan Ali Kebab?  Wah, pertanyaan yang menarik mengingat @alikebabaceh –akun Twitter resmi Ali Kebab– sendiri salah satu panganan favorit di Banda Aceh dan hanya tersedia di Banda Aceh pula. Penikmatnya mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Nah, bagaimana bisa panganan sehat ini bisa ngetrend di Banda Aceh?

Kisahnya berawal dari seorang mahasiswa lulusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta yang kembali ke daerah asalnya Banda Aceh. Ia memulai peruntungan di jalur kuliner pada tahun 2008 dengan cara Frienchise Kebab di daerah Peunayong, Banda Aceh.

Selanjutnya pada tahun 2010, Muhammad Fadli yang akrab di sapa Ali ini menuturkan  kepada @iloveaceh, Jum’at (29/11/2013) bahwa dia mulai memberanikan diri untuk membuat citarasa kebab sendiri dengan membuat kebab yang di beri nama Abu Nawas.  Namun, karena Abu Nawas merupakan tokoh yang berwatakan negatif, maka dia memutuskan untuk menamai kebabnya dengan namanya  sendiri yaitu Ali Kebab.

Muhammad Fadli owner dari Ali Kebab / @iloveaceh“Ali Kebab sendiri dari segi cita rasa pasti berbeda. Mulai dari saos, mayonaise, dan yang paling penting dagingnya dari produsen yang berbeda dari kebab-kebab lain di Banda Aceh. Nah, itu yang membedakan cita rasa Ali Kebab ini”, tutur pria kelahiran Banda Aceh, 33 tahun silam ini.

Tepat Minggu (10/11/2013) lalu, Ali Kebab yang berpusat di Lampineung ini juga baru saja soft launching outlet baru “Ali Kebab Café” di Kampung Laksana, Jalan Al-Huda dengan membagikan 1000 kebab gratis. Hingga kini Ali Kebab pun sudah membuka cabang sendiri hingga 6 tempat dan beberapa di warung kopi seputaran Banda Aceh.

“Sejauh ini @alikebabaceh hanya tersedia di daerah Banda Aceh, namun ada rencana untuk menghadirkannya di luar daerah Banda Aceh dalam waktu dekat”, lanjut owner Ali Kebab ini.

Jadi, siapa yang belum coba menu sehat asal Timur Tengah ini? Langsung saja usir rasa penasaran Anda dengan mencicipi @alikebabaceh di cabang terdekat, bisa ajak teman bahkan keluarga untuk menyantapnya. (che/ed)

Penulis : @cherarara

Liputan Kuliner: @PancakeKupi Paduan Citarasa Pancake dan Kopi

Menu Pancake / @antoniogayo

Bicara soal makanan yang satu ini tentu sudah populer di kalangan penikmat kuliner rasa manis, apalagi kalau bukan pancake. Di Banda Aceh sendiri warung-warung atau cafe pancake memang terbilang masih sangat sedikit yang menyajikan menu utama pancake, kali ini #ILATeam berkesempatan untuk meliput salah satu cafe Pancake yang pertama dan satu-satunya di Banda Aceh. Ini dia laporan selengkapnya.

Diantara pertengahan pagi menjelang siang, Jumat (19/4) tim dari @iloveaceh alias #ILATeam berkunjung ke salah satu usaha kuliner baru di Banda Aceh. Terpampang namanya ‘Pancake & Kupi’.   Tempat yang semi warkop ini dengan interior cafe ini menyediakan aneka menu utama Pancake dan Kopi. Jika Anda sering melintasi jalan Lamnyong tepatnya di Jalan T. Nyak Arief No 53C atau sekitar 300 m dari Simpang Mesra akan menemukan cafe ini.

Ketika #ILATeam mengunjungi @PancakeKupi, kami langsung disuguhi berbagai menu pancake dengan nama-nama yang menarik seperti Himalaya Pancake, Chocolate Party Pancake, Pancake Cheesy Sausage dan banyak lainnya. Yang tentu tidak ketinggalan adalah menu-menu kopi seperti Kopi Aceh, Kopi Arabica Gayo, Kopi Toraja, Kopi Bali, Kopi Papua bahkan ada Kopi Rusia dan Kopi Irlandia yang disajikan dengan Vietnam Drip.

Pancake Sausage / @PancakeKupi

Pancake chocolate ice cream + segelas kopi ule kareeng / @PancakeKupi

@PancakeKupi yang dibuka Selasa (16/4) lalu ini baru saja tahap soft launching hingga malam minggu ini . Anda bisa saja mendapatkan pancakenya hanya dengan Rp5.000 rupiah di @PancakeKupi ini yang dibuka mulai dari pagi pukul 7 hingga malam hari.

Nah, tanpa harus berpikir lama, Anda bisa langsung datang dan  rasakan sendiri sensasi ragam menu pancake di warung kopi bersama teman-teman atau kerabat Anda untuk melepaskan penat dan juga santai sejenak, jangan lupa soal rasa atau lainnya langsung saja mention ke @PancakeKupi yang akan siap dilayanan dan selalu terbuka dengan pelanggan. (ed/mag)

@RisdiIrawan: Awalnya @PancakeKupi Hobi Saya Memasak

CaptureNux 2013-04-19 15.57.57

Setelah sebelumnya kita sedikit membahas tentang @PancakeKupi, Paduan Cita Rasa Pancake & Kopi. Yuk, kita mengenal ada siapa sih dibalik ramuan khas dari Pancake Kupi yang berada di Jalan T. Nyak Arief No 53C, Lamnyong, sekitar 300 m dari Simpang Mesra.

Namanya Risdi Irawan atau sering disapa Risdi. Pria kelahiran Pekanbaru yang sehari-harinya menggunakan kacamata ini adalah owner atau pemilik dari ‘Pancake & Kupi’ yang baru-baru ini menggelar soft launching.

“Awalnya sih saya memang hobi masak makanan dan @PondokBango itu juga usaha saya. Saya terinspirasi dari Kopi Pak Oey di Jakarta miliknya Pak Bondan,” sahut Risdi ketika ditanya mengenai awal dan inspirasi mendirikan usaha @PancakeKupi.

Lelaki asal kota Pekanbaru ini sudah membuka usaha pancakenya selama 3 hari sejak Selasa (16/4) lalu. “Banyak peminat Pancake di Banda Aceh mulai dari remaja bahkan sampai ibu-ibu hamil seperti yang terpantau di timeline @PancakeKupi,” tambahnya.

“Dari awal hamil ngidam pancake,,eeh udh ada aja @PancakeKupi di Banda, alhamdulilla.. ngidam bakal terpenuhi,” sebut pemilik akun @ikaadisty.

Risdi juga menambahkan, usahanya ini akan selalu menerima kritikan dan saran dari pelanggan yang sifatnya membangun. “Ada yang minta interiornya dibenahi dan ada juga pelanggan yang minta pancakenya dibesarin lagi,” jawab Risdi sambil tersenyum ketika ditanyai oleh #ILATeam. (mag)

Foto bersama @RisdiIrawan