Komunitas Nagekeo Wujudkan Warung Semangat untuk Bang Karim

KOMUNITAS Nagekeo Care Indonesia (NCI) berhasil mendirikan sebuah warung di bilangan Peukan Baro, Pidie. Kedai yang dinamai ‘Warung Semangat’ itu diperuntukkan buat Bang Karim, seorang pekerja keras yang kondisi fisiknya saat ini tak lagi sempurna.

Sebelum mengalami kecelakaan yang mencederainya bagian tubuhnya, Bang Karim sehari-harinya bekerja sebagai buruh pengangkut kayu.

Founder NCI, Fadliana Surya mengisahkan kembali, saat itu Bang Karim sedang mengambil kayu dari pegunungan Seulawah. Pada saat hendak mengantarkan kayu tersebut ke tempat pemesan, di tengah jalan terjadi kecelakaan.

“Mobil kap terbuka yang menampung balok utuh itu langsung terbalik, kayunya berjatuhan dan menimpa tubuh Bang Karim, sehingga kakinya remuk. Ia segera dilarikan ke rumah sakit,” kata Fadliana.

Naasnya, kecelakaan itu mengharuskan Bang Karim merelakan salah satu organ tubuhnya. Dokter mengatakan kakinya harus diamputasi hingga pangkal paha. Selain itu juga, tangannya juga telanjur mengalami cacat usai kecelakaan itu.

“Mendengar cerita Bang Karim, NCI berniat untuk membantu beliau,” imbuh Fadliana.

Mereka lalu melakukan penggalangan dana dari seluruh masyarakat, melalui media sosial. Tak sia-sia, upaya itu berhasil mengumpulkan dana sedikitnya Rp6.000.000.

“Uang tersebut kami gunakan untuk mendirikan Warung Semangat beserta isinya, lalu untuk kebutuhan rumah tangga Bang Karim, jajan anak-anak, dan lain sebagainya, sehingga beliau masih bisa menghidupi keluarganya,” kata dia lagi.

NCI sepakat untuk tidak memberikan dana cash (tunai), karena dikhawatirkan bakal dihabiskan semata untuk kebutuhan konsumtif. “Jika tidak ada perputaran uang, Bang Karim sekeluarga akan kebingungan lagi,” lanjut perempuan yang pernah menjadi Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Aceh 2017 itu.

Dengan berdirinya Warung Semangat, NCI berharap usaha kedai itu dapat dikelola sebaik-baiknya oleh Bang karim sekeluarga.

Fadliana juga mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah rela menyumbangkan rezeki untuk setiap program dari NCI.

Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa untuk Kegiatan di bulan Ramadhan, NCI bakal menggelar program ‘Nagekeo Care Lansia’. Program ini adalah pemberian bingkisan lebaran untuk mereka yang berusia lanjut namun masih bekerja.

“Seperti Nyak-nyak di pasar Aceh, Lansia yang hidup sebatang kara dan kadang hanya hidup dari belas kasih tetangganya, orang-orang seperti merekalah yang akan diberikan bingkisan lebaran nanti,” sebut dia.

Kegiatan ini nanti sumber dananya tetap berasal dari masyarakat luas. Fadliana juga menginfokan, bagi siapa saja yang ingin menyumbangkan sedikit rezekinya, dipersilakan untuk menyumbang ke rekening Bank BRI (002) 2056.01.000571.56.3 An. NAGEKEO CARE INDONESIA.

MAN 1 Pidie Gelar Reuni Akbar Januari 2018

Ikatan Alumni MAN 1 Sigli (IKAMAS) akan mengadakan Reuni Akbar ke-2 pada bulan Januari mendatang yang diselenggarakan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dan sekaligus haul IKAMAS ke-26 di perkarangan MAN 1 Pidie (MAN 1 Sigli).

Acara yang akan digelar 7 Januari 2018 mendatang, menurut Ketua Panitia Rahmat Haikal, Ahad (31/12/2017) mengatakan, acara Reuni Akbar ini akan melibatkan alumni lintas generasi dimulai dari PGA Sigli, MAN 1 Sigli hingga berganti nama menjadi MAN 1 Pidie yang sekarang.

“Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antar Alumni MAN Sigli serta ingin memperkenalkan IKAMAS kepada dunia luar. Harapan kami bisa menghadirkan seluruh alumni untuk berhadir pada acara Reuni Akbar yang kedua ini,” ungkap alumni angkatan 2013 ini.

Panitia dan pengurus IKAMAS juga sudah menyiapkan beberapa acara untuk memeriahkan kegiatan tersebut seperti lomba fotografi tingkat SMA dan lomba menulis.

Zulfahmi selaku Ketua Umum IKAMAS berharap agar semua alumni bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Saya berharap semua alumni MAN 1 Sigli dapat berpatisipasi dalam kegiatan reuni akbar yang kedua ini dan semoga acara ini bisa berjalan dengan sukses,” imbuhnya.

Selain itu, dalam acara reuni ini juga akan diadakan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Pidie serta penyerahan beasiswa terhadap siswa-siswi MAN yang kurang mampu. (ed)

Pemuda Pidie Ini Garap Film “Hidayah”

SATU lagi karya indie anak Aceh asli Pidie yang menghadirkan sebuah film berjudul Hidayah yang dikemas dalam 4 “dimensi” beralur cerita penuh drama, religi, action dan pastinya tidak ketinggalan aksi kocak dalam balutan komedi.

Film berjudul “HIDAYAH” (Karu Meulaba) ini digarap secara serius dan disutradarai oleh Teuku Dant diproduksi langsung Artjeh Film Production yang baru saja dirilis akhir Agustus 2017 lalu.

Film yang mengangkat cerita tentang kehidupan pedesaan dengan mengambil latar di Kabupaten Pidie.

“Kisah dalam film ini latarnya memang mengangkat kehidupan desa yang ada di Aceh sebelum jaman modern yang kesehariannya terjadi berbagai konflik antar sesama pemuda desa akibat kesalahfahaman dan keegoisan masing-masing,” ujar Dant.

Menurut Dant, film yang diproduksi selama kurang lebih 3 bulan tersebut dibintangi oleh aktor dan aktris pendatang baru yang sangat berbakat dan hampir keseluruhan adalah warga setempat.

“Lokasi syuting film Hidayah ini diambil di Desa Paloh Raya kemukiman Ujong Rimba, Beureunuen, Sigli. Adapun pemain, aktor dan semua yang terlibat dikeseluruhan film ini juga berasal dari desa sama,” sebut pria yang kerap berada dibalik layar film-film FTV ini.

Bagaimana keseruan film Hidayah ini, semuanya bisa Anda tonton secara lengkap di VCD yang telah beredar di toko-toko kaset terdekat kesayangan Anda. Tunggu apalagi, dan dapatkan segera serta jangan lupa kunjungi fans page di Facebook @teukudant untuk update informasi terbaru. (afi)

Perayaan Hari Guru Nasional 2016 di Pidie

Bertepatan pada hari Jumat, tanggal 25 November 2016. Indonesia merayakan Hari Guru Nasional (HGN) dan PGRI secara serentak. Ratusan sekolah di Kabupaten Pidie dengan khidmat mengikuti upacara peringatan HUT PGRI ke 70 dan HGN ke-71 tahun 2016 yang dilaksanakan di sekolah-sekolah masing-masing.

Seusai upacara seluruh guru dan siswa di Kabupaten Pidie merayakan HGN di sekolah dengan serangkaian acara yang berbeda-beda. Seperti SMPN 2 Tijue melepas ratusan balon yang bertuliskan selamat hari guru ke udara. Mereka juga menghias kelas seindah-indahnya, pengalungan bunga untuk guru dan pemotongan kue bersama. Di SMKN 1 Sigli, upacara berlangsung dengan semarak saat perwakilan siswa memberikan kado kepada gurunya. Sementara itu, di SDN 3 para guru dan murid bergantian menyanyikan lagu tentang guru, dimulai dari murid menyanyikan lalu diikuti semua guru. Lalu pembina upacara juga menyanyikan beberapa bait dan diikuti oleh seluruh peserta upacara.

perayaan-hari-guru-nasional-di-pidie-aceh_2

Lain lagi di SMA Negeri 1 Delima. Mereka mengawali HGN dengan baca surah Yasin bersama, lalu upacara, kemudian penyerahan bunga kepada guru, makan kue bersama sambil menonton tari kreasi dari murid, juga pembacaan puisi tematik tentang guru dan diakhiri dengan bersalaman takzim meminta maaf kepada guru. Acara berlangsung haru saat salaman berlangsung, banyak murid-murid yang menitikan air mata.

Beberapa hari sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murthalamuddin, S.Pd.I, M.SP sudah mengarahkan seluruh sekolah di lingkungan Kabupaten Pidie supaya merayakan hari guru dengan membuat rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memuliakan guru. Misalnya pembacaan puisi, Lomba menulis singkat untuk guru, berpidato singkat penghormatan terhadap guru, memberikan hadiah bunga atau kerajinan yang dibuat dengan tangan sendiri untuk guru, mencium tangan guru bersama atau kegiatan lain yang merupakan wujud dari penghormatan terhadap guru.perayaan-hari-guru-nasional-di-pidie-aceh_4

Namun kejutan dan kemeriahan HGN dilaksanakan oleh sekolah-sekolah lebih meriah daripada yang dibayangkan. Selain seperti arahan Kadis, sekolah-sekolah menjabarkan dengan kegiatan yang lebih meriah.

Dari sekolah perkotaan sampai di desa-desa merayakan hari guru. Spanduk-spanduk telah terpasang dihalaman sekolah-sekolah dengan ucapan “Ayo Muliakan Guru” dengan tagline yang diambil dari Hadih Maja; Takzem keu yah meurumpok hareuta Takzem keugurei merumpok Ijazah. khusus di Kabupaten Pidie mengusung tema ini sedangkan di Nasional temanya “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”, tema ini diusung langsung oleh Kadis Pendidikan Pidie, Murthalamuddin, S.Pd.I, M.SP.

“Bagi Guru peringatan HGN ini merupakan kesempatan untuk menginstropeksi diri apakah sudah benar-benar menjadi guru yang sejati? Bagi siswa hari ini merupakan momen mengenang dan menghargai betapa besar peran guru bagi pendidikan mereka. Sedangkan untuk masyarakat Teacher Day (hari guru) bisa dijadikan sebagai renungan bahwa guru mengambil peran penting bagi mencerdaskan bangsa ini. Sehingga butuh kerja sama antara pihak guru, murid dan masyarakat untuk bersama-sama mencapai cita-cita bangsa,” lanjut Kadis Pendidikan lagi.

Rusdi Ali, M. Tesol seorang guru SMAN 1 Delima yang sempat kami wawancarai mengatakan, “Dengan adanya kegiatan ini kami para guru sangat merasa bahagia dan tersanjung OSIS bersama seluruh siswa untuk menghormati guru-gurunya dan mendoakan tetap tabah dan sabar dalam mendidik mereka. mudah-mudahan kegiatan ini akan berlanjut dimasa yang akan datang serta siswa akan memiliki sikap menghormati gurunya sebagai orang tua kedua mereka di sekolah dan hubungan antara kepala sekolah, majelis guru, TU dan seluruh siswa tetap harmonis untuk mencapai Visi misi sekolah untuk masa sekarang maupun yang akan datang”.

Selamat HUT PGRI Ke-71 dan HGN 2016 semoga guru-guru maju terus. (rio)

perayaan-hari-guru-nasional-di-pidie-aceh_3

perayaan-hari-guru-nasional-di-pidie-aceh_1

Peringatan Hari Aksara Internasional 2016 di Aceh

Dinas Pendidikan Pidie berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pidie mengadakan pameran besar-besaran di Kota Sigli sejak tanggal 17-20 November dalam rangka peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) yang ke-51.

Pameran yang meriah ini diikuti oleh puluhan stan dari beberbagai Kabupaten dan Instansi yang berjejer rapi di Lapangan Alun-Alun Kota Sigli.

Pembukaan pameran juga tidak kalah meriah. HAI yang dibuka di Lapangan Kuta Asan ini dihadiri oleh kontingen dari semua peserta pameran.

Berbagai kreativitas tersaji di pameran yang berlangsung selama empat hari ini, dari mulai tarian adat yang dipertontonkan setiap malam di panggung utama Alun-alun kota. Tariannya ada ranup lampuan dan tari kreasi lainnya. Peserta tari datang dari berbagai sekolah di Kabupaten Pidie.

hai_selamat-datang-dihari-aksara-internasional_rio

Yang menjadi pertunjukan utama adalah para peserta stan daerah, sekolah dan UPTD Kabupaten. Semua stan berlomba-lomba menunjukkan keindahannya. Dari desain stan yang menarik sampai yang paling penting isi stan yang bisa membius para pengunjung untuk berlama-lama didalamnya.

Dimualai dari stan yang paling megah, Stan Kabupaten Pidie yang menjadi tuan rumah. Di kabupaten yang terkenal dengan keripik melinjo (krupuk Mulieng) ini, tidak hanya menampilkan produk, tapi masyarakat bisa juga turut andil ikut dalam proses pembuatannya. Misalnya bisa mengetes cara membuat krupuk mulieng itu bagaimana caranya. Juga cara menjahit Kupiah Riman (peci salat dari pelepah aren) dan cara membuat tembikar seperti tikar, raga dan alas menaruh panci.

Belum lengkap ke pameran HAI ini kalau belum berfoto dengan manekin yang dipakaikan pakaian adat daerah masing-masing. Yang menjadi daya tarik pengunjung adalah pakaian adat Aceh Tenggara, Simeulue dan Gayo Lues. Pengunjung rela mengantri, demi bisa berdiri disamping menekin ini.

Stan Gayo Lues, Aceh Tengah dan Bener Meriah menarik animo masyarakat karena para pengunjung senang dengan kopinya, keramahan para penjaga stan dan bahasa mereka yang berbeda dan sangat suka didengar oleh pengunjung melalui pengeras suara.

hai_roasting-kopi-di-stand-aceh-tengah_hari-aksara-internasional_rio

Ngomong-ngomong soal pengeras suara, stan Aceh Selatan tak-henti henti mempromosikan stannya di mikrofon, yang menginformasikan tentang khasiat minyak pala dari daerahnya, katanya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk masuk angin. Karena dengungnya begitu besar orang-orang jadi berdatangan dan menghabiskan 1000 botol minyak pala juga dari pengeras suara terdengar mereka menyediakan madu asli dari hutan Buloh Seuma.

Berbagai kerajinan tangan bisa dibawa pulang dari stan, tentu saja dengan membayar sesuai harga. Kerajinan dari seluruh kabupaten di Aceh terpajang disini. Dari mulai tas, hasil alam –seperti di Simeulu ada sejenis bunga karang, Lobster yang sudah di awetkan dan makanan khas daerah. Demikian juga distan lain, makanan-makanan yang sudah dipacking dengan unik bisa kita bawa pulang dengan harga murah. Juga tersedia kerajinan dari kayu, rajutan benang, tempurung, barang-barang bekas sampai dari kartu perdana.

Acara yang dimulai dari jam 09.00 pagi sampai jam 11.00 malam ini dipadati pengunjung sampai memacetkan jalan disekitar, dari pusat kota sampai alun alun dipadati warga yang ingin ke pameran HAI yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie ini, pak polisi dibantu oleh pamong praja kewalahan mengatur jalur lalu-lintas dari sejak pertama hari acara.

Para pedagang lokal maupun luar daerah juga memamerkan dagangannya diluar dan di sekitar panggung utama, dari yang berjualan balon anak-anak sampai pelukis inai hadir disini. Juga tidak kalah para penjual makanan. Pameran HAI51 ini bisa memacu ekonomi para pedangan kecil.

Semoga kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Karena dengan adanya pameranlah, hasil karya seni dari berbagai daerah bisa ditampilkan. disamping menghasilkan pundi-pundi rupiah dari barang yang diperdagangkan, para pengrajin souvenir juga bisa tampil didepan masyarakat untuk menunjukkan hasil karya mereka. Siapa tahu bisa menjadi ajang promosi ajakan kerja sama dari pihak pengusaha untuk memperluas jaringan usaha atau meningkatkan pesanan kerajinan yang mereka buat.

hai_hasil-bumi-aceh-tengah_hari-aksara-internasional_rio

Disamping itu pameran HAI ini kembali mengingatkan kita tentang sejarah bagaimana perkembangan keberaksaraan bangsa Indonesia, kalau tahun 90-an masih banyak yang buta aksara, sampai-sampai pemerintah membuat program khusus bagi para orang-orang yang belum bisa membaca, bisa bersekolah lagi setelah anak sekolah pulang sekolah, hanya untuk kursus membaca dengan guru-guru SD.

Kini masyarakat tahun 2000-an sudah bisa membaca walaupun tidak 100%. Kita sudah melek ilmu pengetahuan dengan sekolah-sekolah yang sudah ada diseluruh pelosok propinsi. Bahkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Pidie sudah menghantarkan siswa-siswanya bersaing ditingkat nasional. Juga sudah ada banyak sekolah unggul di Kabupaten ini, termasuk didalamnya SMU Unggul Blang Galang, SMU Unggul 3 Sigli, Sukma Bangsa dan kelas unggul disekolah-sekolah lain. (rio)

hai_mayeum-tika_hari-aksara-internasional_rio

Kampung IT Cot Baroh di Pidie Terkendala Anggaran Operasional

Laman resmi Gampong Cot Baroh (ist)Tidak tersedianya anggaran operasional yang memadai, akhir membuat laman daring Gampong Cot Baroh (gampongcotbaroh.desa.id) yang berada di Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie akan berhenti beroperasi.

Hal tersebut disampaikan oleh admin pengelola, Selasa (28/1/2014) kepada @iloveaceh lewat jejaring sosial Facebook. “Untuk saat ini belum ada anggaran operasional khusus dari Pemerintah Gampong/Desa di sebabkan karena Pemerintah Gampong/Desa tidak paham masalah IT (tik, website, dll),” tulis di akun Gampong Cot Baroh tersebut.

Pihak pengelola laman resmi salah satu kampung IT di Pidie ini mengaku masih mengalami kesulitan terkait aparat desa yang juga belum mumpuni soal teknologi informasi. “Jadi belum ada alokasi anggaran, untuk membuat Pemerintah Gampong/Desa agar mengerti masalah Tik harus melalui proses panjang dan matang dengan cara step by step,” tambahnya.

Salah satu pengelola, Safwatur Rahman juga mengakui dari Geuchik setempat juga tidak ada alokasi dana (pulsa, -red) untuk akses jaringan internet, sehingga pihak mereka membuka peluang untuk mencari donatur atau sukarelawan yang ingin turut andil dalam pengembangan IT di desa setempat.

“Semoga ada donatur yang berjiwa meuseuraya (gotong royong) untuk membantu pengembangan IT di Gampong Cot Baroh, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Situs web Gampong Cot Baroh http://gampongcotbaroh.desa.id, Email Gampongcotbaroh@gmail.com,” harapnya.  (ed)