Kadisbudpar Sabang Ikuti Konferensi Nasional DMO

photo (1)Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang menjadi perwakilan Aceh di Konferensi Nasional Destination Management Organization (DMO) di Jakarta, Rabu (15/10/2014).

DMO atau biasa dikenal dengan Tata Kelola Pariwisata Terpadu yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kali ini Jakarta menjadi tuan rumah.

Konferensi yang sudah rutin diadakan selama 4 tahun terakhir. Diharapkan pengembagan destinasi wisata Nasional semakin membaik dari tahu-ketahun.

“Tahun ini kementrian pariwisata mengundang 16 cluster untuk hadir dalam konferensi ini, termasuk Aceh. Mengingat Aceh khususnya Sabang sedang dilirik oleh turis lokal maupun asing”, jelas Zulfi Purnawati selaku Kepala Dinas Budaya Pariwisata kota Sabang kepada @iloveaceh lewat telepon.

Konferensi tingkat nasional ini akan berlangsung hingga malam hari. (che)

Upacara Bawah Laut Pertama di Kawasan Titik Nol Indonesia

Upacara Bendera HUT RI Sabang / Foto @acehdivingApa rasanya jika upacara bendera sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-69 tahun dilaksanakan di bawah laut? Penasaran tentunya bukan. Aceh Diving Championship (ADC) yang digelar di Sabang sejak 15 hingga 17 Agustus lalu ternyata berlangsung sukses dan untuk pertama kali melakukan pengibaran bendera bawah laut dengan formasi lengkap di kawasan perairan Gapang, Kota Sabang Propinsi Aceh.

Kegiatan upacara yang menggunakan 2 Kirby Morgan Bandmask (KMB) tersebut digunakan oleh Inspektur Upacara dan Komandan Upacara, sehingga bisa berkomunikasi 2 arah.

Ketua panitia pelaksana ADC, Octowandi menyebutkan, upacara bawah laut tersebut juga didokumentasikan lewat CCTV. “Upacara juga direkam melalui CCTV dari bawah laut, dengan harapan bisa di saksikan langsung oleh masyarakat dari atas KAL Simeulu milik TNI Angkatan Laut Sabang,” sebutnya, Minggu (17/8/2014).

Adapun yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Danlantamal I Belawan Laksamana TNI Pulung Pambudi dan Komandan Upacara Danlanal Sabang Kolonel Laut (P) Imam Musani, SE.

“Sebanyak 200 peserta akan ikut dalam kegiatan upacara pengibaran bendera dibawah laut ini, dan lebih dari 100 orang diantaranya akan menjadi peserta dibawah laut, ini merupakan upacara lengkap selayaknya upacara pengibaran bendera yang dilakukan di lapangan di darat,” jelas Octowandi.

Sementara itu, opacara pengibaran bendera didalam laut mengambil posisi pada kedalaman 10-15 meter yang menghabiskan waktu selama 30 menit. Dari ratusan peserta yang ikut, juga berasal dari berbagai kota di Indonesia, diantaranya Pontianak, Bandung dan Medan, yang kesemuanya merupakan berasal dari berbagai elemen, yakni mahasiswa penghobi olahraga selam dan anggota TNI.

“Ini merupakan kegiatan upacara lengkap bawah laut pertama dilakukan di Indonesia, selain memperingati HUT Kemerdekaan ke-69 RI, sekaligus juga kita memperkenalkan potensi bawah laut yang dimiliki Pulau Sabang yang merupakan kawasan nol kilometer Indonesia,” ujar Octowandi.

Kejuaraan Selam

Selain itu, sebelum pelaksanaan upacara pengibaran bendera lengkap di bawah laut, ADC juga mengadakan kejuaraan diving yang diikuti oleh 152 peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri. Katagori yang diperlombakan adalah katagori Fin Swimming untuk putra dan putri, Orientasi bawah laut (OBA) 5 Point putra dan putri, Bouyancy serta Under Water Clean Up.

Adapun nama-nama pemenang dari aneka lomba tersebut seperti untuk kategori Fin Swimming Putra, juara 1 diraih oleh Anwar (POSSI Sabang) 00.50’.35”, disusul M Habibie (Sabang) 00.50’.58” dan Syibran (BASARNAS) dengan waktu 00.52’.37”.

Sedangkan untuk kategori Fin Swimming Putri dimenangkan oleh Pooja Deviana (POSSI Aceh Utara) 01.02’.24” pada urutan pertama dan Isabelle (Bouet Swiss) 01.02’.37” pada urutan kedua serta Sri Mulyana (POSSI Aceh Timur) 01.06’.24”.

Pemenangn kategori OBA 5 Point Putra berhasil dimenangkan secara berturut-turut oleh Ermayudi DKI Jakarta, Wahyudi POSSI Sabang, Hidayat Iqbarullah POSSI Aceh Utara 4. Untuk kategori OBA 5 Point Putri, berhasil diraih oleh Jumiana POSSI Sabang, Dewi Hajriani POSSI Sabang, dan Nurul Najmi BASARNAS.

Sementara perlombaan kategori BOUYANCY, disabet oleh Ari Gunawan POSSI Sabang dengan waktu 00.56’.08”, Wahyudi POSSI Sabang 00.58’.45” pada urutan kedua dan Ermayudi DKI Jakarta dengan 01.17’.56”.

Tidak ketinggalan juga, kategori pemenang untuk perlombaan Under Water Clean Up diberikan kepada Ermayudi & Zuraimi DKI Jakarta & Arun LNG 97 sebagai juara 1, dan Taufiq & Aswa BASARNAS 40 sebagai juara 2 serta Riza & Binsar Sinaga BASARNAS 34  sebagai juara 3.

Menurut Octowandi, kejuaraan bawah laut yang telah sukses dilaksanakan ini, kedepannya akan digelar menjadi even tahunan. “Even kejuaraan dan upacara bawah laut ini akan dijadikan even tahunan, dan tahun depan direncanakan akan diadakan di kawasan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil,” tutup. (ed)

Kejuaraan Aceh Diving Championship Berlangsung Meriah

Sabang Open 2014 Aceh Diving Championship / @acehdiving Kejuaran Sabang Open 2014 Aceh Diving Championship resmi di buka Jum’at (15/8/2014) kemarin. Kegiatan yang berlangsung di pantai Gapang Sabang ini di buka oleh KASDAM IM Brigjen TNI Purwadi Mukson, S. IP dilanjutkan dengan penyerahan fins secara simbolis kepada peserta yang mengikuti perlombaan oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol Endang Sunjaya.

Acara tersebut di hadiri juga oleh Walikota Sabang, Zulkifli H Adam, Kapolres Sabang, AKBP Henny Sorta Lubis SSos, Manajer PT Garuda Air Way, Nano Setiawan, Ketua Pelaksana Aceh Diving Championship, Octowandi.

Sementara itu, perlombaan untuk kategori Finswimming langsung digelar setelah pembukaan resmi kegiatan Sabang Open 2014 Aceh Diving Championship.

Selain itu, pada malamnya, para pemenang di kategori Finswimming Putra dan Putri 3000M langsung diumumkan oleh panitia. Untuk kategori Finswimming Putra 3000M, juara I di raih oleh Anwar kontingen POSSI Sabang, juara II di raih oleh M. Habibie juga berasal dari Sabang, serta juara ke III di bawa pulang oleh Syibran kontingen yang mewakili Basarnas.

Untuk Finswimming Putri 3000M, juara I berhasil di raih oleh Puja Deviana dari kontingen POSSI Aceh Utara, juara II di raih Isabelle Bouet asal Swiss, dan juara III di raih oleh Sri mulyana asal POSSI Aceh Timur.

Adapun agenda dari kejuaraan Sabang Open 2014 Aceh Diving Championship, Sabtu (16/8/2014) meliputi perlombaan untuk kategori OBA 5-Point, Perfect-Buoyancy, serta Underwater Clean-up di pantai Gapang, Sabang. Sementara itu, para peserta upacara pengibaran bendera di bawah laut Sabang sedang melakukan gladi resik untuk kesiapan besok, 17 Agustus 2014 melaksanakan upacara bendera HUT kemerdekaan RI ke-69. (alf/ed)

Upacara HUT RI di Bawah Laut Aceh, Siap Digelar

BunErWWCQAAqzamDalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-69, beberapa intansi pemerintah, swasta dan komunitas pencinta selam Aceh akan mengadakan beberapa rangkaian acara di Sabang yang mengambil tema Aceh Diving Championship – Sabang Open 2014.

Agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah upacara pengibaran bendera di dalam laut di kedalaman antara lima hingga 15 meter. Nantinya yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal I) Belawan Laksma TNI Pulung Prambudi. Pengibaran bendera merah putih itu sendiri akan dilaksanakan di bawah laut pantai Gapang, Sabang jam 14.00 tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara pengibaran bendera di bawah laut akan diikuti oleh 200 penyelam dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Perhelatan ini terbukan untuk umum, tetapi harus melampirkan sertifikat selam yang dimiliki jika ingin mendaftar.

Selain pengibaran bendera di bawah laut, di perhelatan ini juga diadakan perlombaan Finswimming, Perlombaan OBA – 5 point, dan Perfect-Buoyancy. Pada keseluruhan kegiatan ini akan memperebutkan hadiah juataan rupiah, trophy, voucher menginap di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, tiket Garuda Indonesia rute Banda Aceh – Jakarta (PP) dan berbagai hadiah doorprize menarik lainnya.

Sementara itu, ketua panitia Aceh Diving Championship – Sabang Open 2014 Octowandi menyampaikan bahwa kegiatan diving ini akan menjadi agenda tahunan. “Kegiatan nantinya akan menjadi agenda tetap tahunan di Aceh untuk mempromosikan potensi wisata bawah laut Aceh dan memasyarakatkan olahraga selam yang belum begtitu populer di Aceh saat ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini nantinya akan ditutup dengan Underwater Clean-up. dimana para penyelam melakukan pembersihan bawah laut secara bersama-sama. kegiatan ini sebagai bentuk dedikasi para penyelam untuk melindungi keberlangsungan hidup biota laut. (alf)

Aceh Diving Championship 2014 Kian Rampung Untuk di Gelar

Persiapan Aceh Diving Championship 2014 / ILATeamAceh merupakan provinsi ujung barat Nol Kilometer Indonesia yang memiliki potensi bawah laut sangat menjanjikan. Potensi bawah laut ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam maupun luar negeri. Maka untuk terus memperkenalkan itu pada mata dunia,  POSSI (Persatuan Selam Seleruh Indonesia)-Aceh bekerja sama dengan Hermes Palace Hotel, Serambi Indonesia, Disbudpar Aceh, Pemkot Sabang, Lanal Sabang, Basarnas, Yonif 112/Raider, Polairud Polda Aceh, SUPM Ladong, DADC, LSP Pariwisata Archipelago, PHRI Aceh, Garuda Indonesia, ODC Unsyiah, dan KONI Aceh berencana akan menggelar kegiatan Aceh Diving Championship dengan tagline “Nature in Paradise”.

Bertempat di Aulia Kantor Walikota Sabang, Panitia Aceh Diving Championship 2014 menggelar rapat koordinasi dengan Pemkot Sabang yang turut hadir Sekda Kota Sabang, Sofyan Adam, SH, Senin, (14/7/2014).

Dalam sambutannya Sofyan Adam menyampaikan terima kasih kepada para penggerak acara Aceh Diving Championship yang akan berlangsung pada 15-17 Agustus 2014 mendatang.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya kegiatan Aceh Diving Championship ini. Tentunya dengan kegiatan ini Sabang akan terkenal lebih luas lagi. Saya selaku yang mewakili Walikota Sabang, yang saat ini sedang berhalangan untuk hadir dalam rapat, berterima kasih sekali pada pihak panitia yang telah susah payah memikirkan acara ini untuk bisa di gelar,” sebutnya.

Sementara itu dalam rapat koordinasi persiapan acara, ada beberapa hasil yang telah di sepakati dan beberapa hal yang turut pula mendapat penambahan.

“Hari ini kita duduk bersama dengan Pemkot Sabang untuk merumuskan kembali apa yang telah di konsepkan. Seperti list kebutuhan akan acara, perlengkapan acara, serta koordinasi yang sinergi dengan pihak-pihak yang nantinya akan terlibat langsung dalam kegiatan ini,” kata Nurjannah Husein, salah satu panitia Aceh Diving Championship.

Kegiatan yang akan berlangsung di Pulau Weh (Sabang) ini nantinya akan memperlombakan Kejuaraan Selam (Fins Swimming dan Orientasi Bawah Air), Fun Competition (Bouyancy dan Underwater Cleanup). Serta acara puncak dari Aceh Diving Championship 2014 ini adalah upacara bawah laut pengibaran bendera merah putih dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69.

Nantinya ada puluhan penyelam yang akan mengibarkan bendera merah putih di taman bawah laut Sabang tepat pada tanggal 17 Agustus. (alf)

Penutupan FSF: Ada Gebyar HUT Kota Sabang

HUT ke-49 Kota SabangPulau yang berada paling ujung pulau Sumatera, Sabang, hari ini Selasa (24/6/2014), tepat berusia 49 tahun sejak Presiden Republik Indonesia Soekarno menandatangani Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1965 tentang Pembentukan Kotapraja Sabang, pada tanggal 14 Juni 1965.

Tujuh hari sudah perhelatan budaya, Festival Sabang Fair (FSF) dan pada penutupan hari ini akan berlangsung meriah. Sejumlah agenda untuk Gebyar HUT Kota Sabang ke-49 juga telah dipersiapkan yang nantinya akan hadir di pentas utama arena Taman Sabang Fair.

Sebagai bentuk peringatan HUT Sabang jelas setengah abad ini, besok akan ada kilas balik sejarah Pulau Weh. Dilanjutkan juga penabuhan rapa’i serta yang tidak ketinggalan penampilan berbagai kesenian Aceh dan bintang tamu drumer cilik asal Aceh, Yafi ‘n Friends juga ikut meriahkan FSF besok malam.

Turis Nikmati FSF

Selain ramai dikunjungi oleh warga Kota Sabang dan wisatawan lokal, arena taman Sabang Fair juga menarik perhatian sejumlah turis nasional dan mancanegara.

Turis asing di Sabang FairBeberapa turis asing dari Inggris, Amerika Serikat, dan negara lainnya juga turut antusias melihat sejumlah kegiatan di pentas utama FSF.

“Aceh luar biasa. Terlebih Sabang, keindahan Alamnya luar biasa serta kebudayaannya kaya sekali. Ini perhelatan yang keren. Kami betah berada disini,” sebut Thatiana, turis asal Amerika.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Graham dan Jane, turis asal Inggris ini juga sangat suka dengan pemandangan dan seni tari dari Aceh. “Sabang, so beautiful,” sebut mereka dengan kompak.

Jelang penutupan FSF, sejak sore tadi di arena taman Sabang Fair juga kedatangan awak media Trans TV berserta beberapa krunya yang turut hadir dan berkeliling meliput sejumlah pertunjukan yang ada di pentas utama.

Buat Anda yang belum hadir ke Sabang Fair, jangan lupa masih bisa untuk berhadir jelang penutupan dan sekali lagi selamat ulang tahun untuk Kota Sabang. (ed)